
Aditya berjalan keluar dari pengadilan, melihat kedatangan Aditya para wartawan yang sudah menunggu pun langsung menghadang Aditya dengan berbagai pertanyaan
"pak Aditya bagaiman sidang mediasinya?"
"apakah kalian akan tetap berpisah?"
"tolong jawab pak"
"mediasi berjalan lancar, saya sudah berusaha keras untuk mempertahankan rumah tangga saya ,tapi Keysha bersikeras untuk pisah" ucap Aditya dengan sendu ,dia pun kembali melangkahkan kakinya menuju tempat parkir yang bersebrangan dengan kantor pengadilan
"pak lalu apa tindakan anda selanjutnya pak?"
Aditya tak menjawab dia terus melangkah menjauhi kerumunan, sedangkan Keysha yang mendengar pembicaraan Aditya di depan awak media merasa muak
Alena langsung membawa Keysha kesuatu tempat lalu memoleskan bedak sedikit di bibirnya agar terlihat pucat
"nah selesai" ucap Alena
"mana obat matanya?" tanya Keysha
"nih" Alby memberikan obat mata, lalu Keysha langsung memakainya
"siap?" tanya Dimas , Keysha pun mengangguk kemudian mereka berdua berjalan keluar pengadilan dengan dikawal beberapa bodyguard
wartawan langsung menghampiri Keysha yang tengah berjalan
"bu bagaimana jalannya mediasi bu?"
" apa bu Keysha sakit? lalau apa arti air mata ibu kali ini bu? apa ibu menyesal karna akan bercerai?"
Keysah menghentikan langkahnya "saya tidak menyesal karna akan bercerai, saya hanya sedih atas sikap suami saya, kami sebenarnya sudah sepakat agar perceraian ini berjalan cepat , dia berjanji tidak akan datang tapi dia nyatanya dia hadir " Keysha terisak dan menjeda ucapannya "
saya tidak masalah dengan hal itu, tapi yang saya sayangkan kenapa dia mengatakan bahwa dia ingin mempertahankan rumah tangga kami seolah olah ingin mengikat saya dengan pernikahan poligami ini" lanjutnya
"saya hanya ingin lepas dari pernikahan ini dengan cara baik baik, tapi tidak di indahkan, coba sekarang saya tanya apa ada wanita yang mau berbagi cinta dan suami? tidak ada kan? " ucap Keysha terisak setelah itu dia melanjutkan langkahnya memasuki mobil para bodyguard membantu mengamankan Keysha
Kini giliran Dimas yang dicecar pertanyaan dari wartawan
" pak Dimas apa anda yakin bahwa pengadilan akan mengabulkan gugatan cerai dari Bu Keysha?"
"saya yakin" ucap Dimas
"kenapa anda begitu yakin Pak?"
"atas semua bukti yang telah kami serahkan saya rasa itu semua sudah cukup , sedangkan Pak Aditya sendiri hanya mengatakan ingin diberi kesempatan tanpa adanya bukti ataupun tindakan, sebenarnya kesempatan kedua sudah pernah diberikan tapi beliau kembali mengecewakan Bu Keysha " jelas Aditya setelah mengatakan itu Aditya pun berjalan kearah mobil dimana Alby dan Alena sudah berada didalam mobilnya
Sedangkan Keysha kini tengah tersenyum menang didalam mobil bersama Lavanya
"anda hebat nona" puji Lavanya
"aku rasa aku akan jadi aktris Lavanya" ucap Keysha tersenyum
"anda benar, saya akan jadi fans nomer satu anda nanti" ucap Lavanya sambil tersenyum
Sedangkan Aditya baru saja sampai dirumahnya , Bella yang melihat wawancara Aditya pun geram dengan pernyataan Aditya yang ingin mempertahankan rumah tangganya
"mas apa maksud pernyataan kamu di depan para wartawan?" ucap Bella emosi
"sudahlah Bella aku lelah" ucap Aditya
"jangan mengelak mas, apa kamu benar-benar mencintai Keysha?" tanya Bella
"Bel, Aditya baru saja pulang, biarkan dia beristirahat dulu, kamu bisa tanyakan ini nanti" ucap Harun mencoba memberi pengertian kepada Bella
" tidak bisa pak, aku harus mengatakan ini langsung kepada mas Aditya" ucap Bella
"Bell kamu lihat Aditya dia nampak lelah" Harun memberi pengertian kepada Bella dengan sabar
"sudahlah pak, bapak tidak perlu ikut campur, ini masalah rumah tanggaku dan mas Aditya" ucap Bella
"Bella CUKUP!!" bentak Aditya , kesabaran Aditya habis sekarang
"kamu bentak aku mas" ucap Bella lirih
"ak.. akuu hanya takut kehilangan kamu mas" ucap Bella lirih
"kalau sifat kamu seperti ini terus ,maka kamu akan benar benar kehilangan aku" ucap Aditya, dia pun pergi menuju kamarnya
Bella menatap Harun dengan tak enak hati "maafin Bella pak, aku tidak bermaksud berkata begitu, beberapa hari ini aku terus dihantui rasa takut akan kehilangan mas Aditya " ucap Bella
"bapak mengerti, tapi seharusnya kamu bisa melihat keadaan Aditya dulu jika ingin bertanya Bell, dan bertanyalah dengan nada halus, jaga intonasi bicara kamu didepan suami" ucap Harun memberi nasihat
"iya pak, sekali lagi maafin Bella ya pak, Bella janji akan selalu mengingat nasihat Bapak" ucap Bella
Sore hari Keysha sudah berada di rumah sakit untuk menjemput omah Lisa yang sudah diperbolehkan untuk pulang
"omah" Keysha berlari memeluk omah Lisa
"akhirnya omah sudah boleh pulang" ucap Keysha
"iya omah juga sudah tidak betah disini" ucap omah Lisa
"ya sudah ayo kita pulang, oh iya mamah papah dan omah akan tetap di Jakarta kan?" tanya Keysha sambil menatap kedua orang tuanya dan juga omah Lisa
"iya Nak, setidaknya sampai sidang putusan kamu selesai" ucap Bagas
"kami ingin mendampingi kamu nak" ucap Farah
"makasih ya mah pah" ucap Keysha " ya sudah ayo kita pulang" mereka pun keluar dari rumah sakit dan berjalan memasuki mobil
"Mah ,Pah, omah sebenarnya ada kabar baik yang sudah lama ingin aku sampaikan" ucap Keysha sontak membuat Farah, Bagas dan Omah Lisa menatap Keysha penuh tanda tanya
"kabar baik apa Nak?" tanya Farah
"Marvel sudah ditemukan beberapa hari lalu tapi dalam keadaan hilang ingatan" ucap Keysha dengan tetap fokus mengemudikan mobilnya
semua yang ada dimobil terkejut mendengar penuturan Keysha
"apa ? Marvel ditemukan?" ucap Omah Lisa
"iya omah" jawab Keysha
"lalu dimana dia? bisakah kita menjenguknya Key?" tanya Bagas
" Marvel sedang menjalani pengobatan di Swiss , doakan yah Mah ,Pah , omah agar Marvel segera pulih" ucap Keysha penuh harap
"pasti nak" ucap Omah tersenyum ke arah Keysha
"Key ngomong-ngomong ini bukan jalan ke apartemen kamu kan?" ucap Farah yang sadar jalan yang Keysha ambil berbeda
"iya mah, aku dibelikan apartemen oleh mamah Sinta" ucap Keysha
"kapan nak?" tanya Farah
"kemarin mah, tapi sumpah aku tidak pernah meminta " ucap Keysha sungguh-sungguh
"iya kami percaya Nak, berarti kamu masih sangat dekat dengan keluarga Marvel?" tanya Omah
"iya omah, meskipun pada waktu itu Marvel hilang aku tidak pernah memutuskan hubunganku dengan keluarga Marvel, bahkan ketika aku sudah menikah pun aku mengatakan semuanya pada mereka" ucap Keysha
"mereka sangat baik, papah ingin bertemu mereka" ucap Bagas
"nanti ya pah, kalau Marvel sudah kembali ke Indonesia, karena mamah Sinta dan Papah Ryan sekarang juga di Swiss menemani Marvel"
"baiklah Nak"
.
.
Haii readers aku dateng lagi nih bawa bonus 1 episode buat para readers ku yang baik hati 🥰 jadi terus kasih Like Vote dan komen sebanyak banyaknya yaa supaya aku semangat buat up 😉
Terimakasih semuanya 🥰
Happy reading all 🥰