
Aditya menyugar rambutnya frustasi, sedangkan Desi
menggelengkan kepalanya, dia merasa pening melihat permasalahan dua rumah
tangga dihadapannya ini.
“Pah, harusnya Papah nggak perlu marah sama Mamah, karena
lambat laun aku juga akan tahu kebusukan tante Keysha, dia menyudutkan aku
karena merasa aku sudah merebut Nando dari anaknya, padahal dirinya sendiri
dulunya juga orang ketiga bukan? Dan aku yakin, kenapa Nando sekarang malah
menikah dengan ku, itu semua adalah karma dari tante Keysha lewat putrinya
Keysha,” ujar Indira yakin.
Mendengar semua ucapan Indira, Desi langsung mendekat kearah
Indira dan melayangkan satu tamparan dipipi kiri Indiria, membuat Bella dan
Indira terkejut.
“Kamu itu anak kemarin sore, tahu apa kamu tentang masalalu
kedua orang tua kamu!” seru Desi kesal.
“Bu …” Bella ingin membela Indira, namun lengannya langsung
dicekal oleh Aditya.
“Ini semua karna kamu!” seru Aditya seraya menunjuk tepat
diwajah Bella.
Aditya begitu kesal dan kecewa dengan Bella, karena mereka
sudah berjanji kepada Keysha dan Marvel bahwa mereka akan mengubur masalalu
mereka apapun yang terjadi, mereka sudah berjanji tidak akan membiarkan
anak-anak mereka tahu tentang masalalu mereka semua, namun Bella sudah
mengingkari perjanjian.
“Kamu tahu Indira? bukan tante Keysha yang menjadi orang
ketiga, tapi ini semua sudah takdir,” ujar Aditya, dia pun menjelaskan awal
mulanya bertemu sampai dia menikah dengan Keysha, lalu memutuskan menikahi
Bella selang satu minggu pernikahannya dengan Keysha. Aditya juga menjelaskan
bagaimana dia menjalani pernikahannya, dimana Keysha yang menjadi istri pertama
hanya berstatus sah diatas kertas, sedangkan Bella adalah istri seutuhnya bagi
Aidtya.
Indira terdiam, karena semua penjelasan yang dikatakan oleh
Aditya sama persis dengan apa yang dikatakan oleh Keysha, hal itu tentu saja
membuat Indira bingung dan merasa bersalah atas apa yang sudah dia katakana,
belum lagi dia juga sudah membentak ibu mertuanya, Indira yakin kalau sekarang
ibu mertuanya itu sangat membenci Indira dan belum tentu mau menerima Indira
lagi.
“Papah tidak mau kalau keluarga kita terkena masalah lagi,
sekarang kalian berdua pergi minta maaf kepada Keysha!!” seru Aditya kepada
Bella dan Indira.
“Tapi Pah, sulit untuk bisa menemui tante Keysha,” ucap
Indira.
“Benar mas apa yang dikatakan Indira,” ujar Bella membela.
“Aku tidak mau tahu, kalian harus pergi menemui Keysha dan
minta maaf,” usir Aditya pada istri dan anaknya. Akhirnya mau tidak mau Bella
dan Indira pun pergi, meski sejujurnya mereka bingung harus bagaimana meminta
maaf kepada Keysha.
Disisi lain, Keysha masih tidak percaya dengan apa yang dia
dengar tadi, seorang Indira bayi kecil yang dulu sering dia timang-timang kini
sudah berubah, bahkan dengan tega Indira mengatakan bahwa dia tidak menyesal
sama sekali atas apa yang menimpa Kanaya karena dirinya.Karena rasa kesalnya
itu, Keysha memutuskan untuk pulang lebih awal, dan semua pekerjaan butik akan
dia selesaikan di rumah.
Saat Keysha baru saja tiba di rumah, dia melihat Indira dan
Bella yang tengah duduk di kursi tamu dengan jamuan yang tersedia di meja
makan, awalnya Keysha merasa aneh kenapa bisa Bella dan Indira ada dirumahnya,
sedangkan dia dan Marvel sudah mewanti-wanti satpam untuk tidak memperbolehkan
keluarga Bella kecuali bu Desi untuk masuk ke rumahnya.
Namun, melihat ada putra dan putrinya yang ada di rumah,
Keysha pun sudah tahu jawabannya.
dengan wajah tegas.
“Mah, jangan begitu … kedatangan mereka kemari untuk menemui
Mamah,” ujar Raka Menyampaikan maksud dan tujuan Bella serta Indira.
“Menemui Mamah? Untuk apa? setelah apa yang dia
memepermalukan Mamah di depan umum, dia mau apa lagi?” Keysha nampaknya begitu
kecewa dan marah akan sikap Indira.
Melihat hal itu, Kanaya dan Raka pun saling memandang dengan
penuh pertanyaan, karena mereka tidak tahu menahu apa yang terjadi sebenarnya.
“Tante, saya minta maaf …” Indira bermaksud maju mendekati
Keysha dan meminta maaf, namun Keysha seolah menolak didekati olehnya.
“Cukup! Saya lelah berurusan dengan keluarga kalian, saya
tidak mau lagi melihat wajah kalian!” seru Keysha, “sekarang kalian pergi!!”
usirnya.
“Mah …” Kanaya menggenggam jemari ibunya mencoba
menenangkan, “sabar Mah,” ucap Kanaya diserta tepukan lembut dibahu Keysha.
Setelah dirasa tenang, Keysha pun meminta ibunya untuk
duduk, juga diikuti oleh Indira dan Bella. Jika ada yang bertanya kenapa Bella
dan Indira bisa masuk, jawabannya karena Raka dan Kanaya lah yang
meperbolehkan, hingga satpam tidak lagi menghalangi jalan mereka.
“Mah, kita selesaikan dengan kepala dingin ya?” ujar Raka.
“Baiklah tante Bella, kalau boleh tahu kenapa kalian ingin
minta maaf kepada Mamah saya? Memang kesalahan apa lagi yang kalian perbuat?”
tanya Raka dengan raut wajah serius, karena dia yakin tidak mungkin mamahnya
semarah ini kalau kedua wanita dihadapannya tidak melakukan kesalahan lebih
dulu.
“Ini semua salah tante Raka, tante yang sudah membuat Indira
melakukan ini semua. Tante sudah menceritakan kepada Indira tentang masalalu
kami, antara saya, suami saya dan juka Mamah kalian,” tentu saja Kanaya dan
Raka lagi-lagi memiliki pemikiran yang buntu.
“Masa lalu apa? apa ada yang tidak kami tahu?” tanya Kanaya.
“Mamah pernah menikah dengan om Aditya,” Keysha yang sedari tadi
bungkam pun mulai bersuara, namun pengakuan Keysha malah membuat kedua anaknya
terkejut.
“Apa? menikah?” ucap Kanaya dan Raka bersamaan.
“Iya kami menikah karena perjodohan,” Keysha menjelaskan
secara detail pertemuannya dengan Aditya dan juga bagaimana proses pernikahan
mereka yang akhirnya dimana Keysha dimadu dengan kedatangan Bella yang sah
menikah dengan Aditya selang 1 minggu pernikahan Keysha dengan Aditya.
“Tapi, Indira malah menuduh Mamah menjadi seorang pelakor
dan orang ketiga, dan mengaitkan dengan dirinya yang sudah merebut Nando. Bahkan
dengan tega Indira mengatakan semua yang terjadi dengan Keysha adalah karma
yang menimpa pada anak Mamah,” ujar Keysha sembari terisak, “hati ibu mana yang
tidak sakit hati mendengar kata-kata seperti itu?” tanya Keysha kepada Bella.
“Keysha, aku tahu apa yang anak ku sudah katakana sangat
menyakiti perasaan kamu, tapi aku mohon maaf kan aku dan putriku,” ucap Bella
dengan nada memohon dan berderai air mata.
“Maaf? Atas apa yang sudah kalian lakukan selama ini kepada
kakak ku kalian minta maaf?” tanya Raka dengan
nada tak percaya. “Kalian pikir, kata maaf bisa menghapus rasa sakit hati kedua
orangtuaku dan juga kak Kanaya?!” seru Raka.
“Tante tahu Raka, kalau tante dan Indira tidak pantas
mendapatkan maaf kalian, tapi tante mohon …” belum selesai Bella berkata, namun
sudah disela oleh Kanaya.
“Aku nggak nyangka Indira, kalau aku pernah memiliki sahabat
dengan watak yang begitu picik,” ucap Kanaya penuh penekanan, “sebaiknya
sekarang kalian pergi,” usir Kanaya, dan tidak lama ada dua anak buah Marvel
yang datang dan langsung menyeret Bella dan Indira pergi dari kediaman Kanaya.