Keysha

Keysha
Season 2 (menyusun rencana)



Kanaya begitu terkejut mendengar cerita teman-temannya, kiya


kini mereka tengah berada di kediaman Kanaya, mereka tengah membicarakan


kembalik apa yang seharusnya mereka lakukan, tapi ada satu hal yang ingin


Kanaya tanyakan kepada Indira, dia sangat yakin pastinya Indira memiliki


kecurigaan terhadap sikap Nando, sekecil apapun itu.


“Ra? Loe punya hal yang mungkin bisa menguatkan dugaan kita


nggak sih?” tanya Kanaya dengan raut wajah serius.


“Ada sih, itu terjadi setelah Nando pulang dari Amsterdam,


gue lihat di baju kemeja dia, ada bekas lipstick ditambah lagi bau parfum wanita,


tapi saat itu gue masih berusaha buat berpikir positif sama Nando, karena gue


nggak mau ada masalah antara kita,” jawab Indira,


“Ra … kenapa loe nggak cerita?” tanya Anita gemas.


“Karen ague berpikir positif Ta, gue pikir bisa aja itu


cuman nggak sengaja,” jawab Indira.


“Tapi ada yang harus loe tahu Ra, Nando cuman seminar pp 3


hari, dan saat kita makan siang di restaurant loe, waktu loe bilang Nando belum


balik dari Amsterdam, temen gue Leo yang juga ikut seminar disana udah pulang


Ra,” ujar Kanaya.


Indira begitu terkejut dengan pengakuan Kanaya, “kamu yakin


Nay?”


“Iya, gue yakin banget, pada saat itu gue juga inget waktu


loe bilang Nando lagi seminar selama satu minggu disana, makanya gue sempet


tanya apa Nando balik bareng mereka juga? Dan loe tahu apa jawaban mereka? Mereka


bilang Nando nggak balik bareng mereka, dengan alasan Nando mau menghabiskan


waktunya disana sama istrinya, sedangkan waktu itu kita makan siang bareng ..”


ujar Kanaya membuat Indira terkejut.


Indira merasa menjadi wanita paling bodoh, dia ditipu


mentah-mentah oleh suaminya dan Indira yakin kalau kedua mertuanya juga


mengadopsi anak dengan alasan dia ingin menikmati waktu bersama.


“Jangan-jangan Nando semalam bukan di rumah sakit,” ucap


Indira curiga, dia hendak bangkit dan memeriksanya sendiri, tapi langsung


ditahan oleh Kanaya dan teman-temannya yang lain.


“Jangan gegabah Ra …” tegur Anggel.


“Tapi gue nggak bisa diem aja …” ucap Indira seraya terisak.


“Gue tahu … tapi loe tahu? Satpam gue bilang ada mobil


mencurigakan depan rumah, nih,” Kanaya memperlihatkan foto mobil yang nampak


tengah mengintai rumahnya.


“Ini kan ….” Indira terkejut karena itu adalah mobil


miliknya, dan Indira yakin itu dikendarai oleh Agus, supir yang diperintahkan


Nando untuk menjaganya.


“Gue yakin, dia mata-mata loe Ra, dia ingin memastikan kalau


loe aman dalam pengawasan dia,” ucap Anita. Rupanya Nando bukannya ingin


menjaga Indira, melainkan dia ingin menjaga rahasianya sendiri, agar tetap


aman.


‘Apa yang kamu coba sembunyikan Nando? Benarkah kamu


memiliki wanit lain dibelakangku?’ batin Indira, mengingat wanita, Indira jadi


ingat wanita yang tidak sengaja bertemu denngan Indira di rumah kedua orangtua


Nando, yaitu Amanda.


“Gue pernah ke rumah orang tua Nando, dan saat itu gue


berpapasan sama seorang wanita, namanya Amanda. Tapi gue ngerasa aneh, karena


mereka seolah terkejut dan salah tingkah gue dateng kesana, dan satu hal lagi,


gue mencium bau parfum wanita itu sama persis sama bau parfum yang nempel di


kemeja Nando,” ujar Indira.


Akhirnya setelah berpikir beberapa saat, mereka mulai


menyusun sebuah rencana, untuk bisa membongkar kebusukan Nando tentunya.