Keysha

Keysha
kantor polisi



Kini Keysha tengah berada di apartemen nya bersama Marvel sang kekasih, mereka tengah menyantap makan malam yang dibuat oleh Keysha


"Jadi kamu sudah mendapatkan bukti sayang?" tanya Marvel


"Iya dan besok aku akan kekantor polisi dengan orang tua Alena" jawab Keysha 


"Mau ku antar?" tanya Marvel


"Ngga usah" jawab Keysha sambil tersenyum


"Kamu yakin?" tanya Marvel memastikan


Keysha pun tersenyum "yakin" 


"Mamah papah nanyain kamu terus" ucap Marvel


"Maaf ya aku jarang ada waktu sekarang buat kamu,aku janji setelah ini selesai aku akan lebih memikirkan tentang rencana pernikahan kita" jawab Keysha


"Kamu ngga perlu khawatir, mamah dan papah paham kok" ucap Marvel


"Makasih yaa kamu memang paling pengertian" ucap Keysha


"Siapa dulu dong Marvel.." ucapnya dengan bangga " Oh iya terus kapan kamu akan menangkap pelakunya" tanya Marvel


"Nanti,setelah resepsi" ucap Keysha


"Baiklah, aku yakin kamu sudah memikirkan semuanya dengan matang" ucap Marvel


Kini Keysha tengah berada di perjalanan menuju kantor polisi bersama Alby dan kedua orang tua Alena, sedangkan Zahra dan Dimas menemani Alena di apartemen karena Alena sudah diperbolehkan pulang


"Ayah, Bunda sekali lagi Keysha pesan harus jaga emosi yaa" ucap Keysha 


"Iyaa nak" jawab Ahmad 


Tak lama akhirnya mobil pun sampai diparkiran kantor polisi


Keysha ,Alby,Susi dan Ahmad kini tengah duduk menunggu Fahri yang tengah dipanggil polisi, Fahri menunduk kala pandangannya bertemu dengan ayah Alena


Brugh Fahri langsung bersujud dikaki Ahmad 


"Ayah,Fahri minta maaf" ucap Fahri sambil terisak


"Jangan panggil aku Ayah, aku bukan ayah 


kamu" ucap Ahmad


"Bunda aku minta maaf" ucap Fahri pada Susi yang beridiri disamping Ahmad


"Aku mungkin bisa memaafkan orang yang menyakiti ku, tapi kalau orang itu menyakiti anak 


ku aku tidak akan memaafkan mereka" ucap Susi yang kini terisak


"Fahri tahu Fahri salah , Fahri akan bertanggung jawab dengan semua perbuatan Fahri" ucapnya 


"Memang itu yang harus kamu terima, aku berdoa semoga kamu mendapatkan hukuman seberat-beratnya , saya yakin hukuman yang pantas bagi kamu adalah hukuman mati atau seumur hidup kamu akan membusuk dipenjara" setelah mengatakan itu Ahmad pergi dari kantor polisi disusul oleh Susi, Keysha hendak mengejar namun dicegah oleh Alby


"Biar gue aja Key" ucap Fahri,Keysha pun mengangguk menyetujui


"Fahri duduk loe" ucap Keysha setelah Ahmad, Susi dan Alby pergi


Fahri duduk berhadapan dengan Keysha dan berbatas meja


"Loe jujur sama gue, siapa orang yang dibalik loe? yang bantu loe selama ini?" tanya Keysha dengan nada tegas 


"Ngak ada" ucap Fahri kekeh


"Setelah apa yang loe lakuin loe tetep sembunyiin dia?" tanya Keysha "dibayar berapa loe?" lanjutnya


"Nggak ada yang bayar gue Keysha" ucap Fahri


"Oke kalo loe nggak mau ngaku,toh gue udah tahu sendiri siapa orangnya" ucap Keysha dengan memperlihatkan ponsel milik Fahri yang kini berada di tangannya


"Pacar loe gampang banget buat diajak kerja sama" ucap Keysha sambil tersenyum "kasian, loe selama ini cuma dijadiin mesin penghasil uang,tanpa loe tau anak yang ada dikandungan dia bukan anak loe" ucap Keysha dan itu membuat Fahri membelalakkan matanya


"Maksud loe?" tanya Fahri penasaran 


"Dia udah nikah sama orang lain yang menjadi ayah biologis bayi yang dia kandung, ngga tau kan loe? selama ini loe bodoh sih mau aja ditipu, loe sia siain Alena demi cewek kayak dia? liat hasilnya loe disini" ucap Keysha, dan itu membuat hati Fahri semakin sedih dan merasa bersalah


"Terus gimana kabar Alena?" tanya Fahri penasaran


"Masih berani loe tanya kabar Alena?" tanya Keysha sinis


"Key gue mohon jawab gue, bukan Alena kan yang meninggal" tanya Fahri


Tanpa sepatah katapun Keysha pergi meninggalkan Fahri


"Key,jawab gue!!" teriak Fahri


Alby tengah menenangkan Ahmad yang kini nampak marah setelah melihat Fahri di dalam


"Ayah? Ayah harus sabar, tenangkan diri ayah ya?" ucap Alby


"Hati ayah sakit melihat laki laki yang ayah percaya malah melakai putri ayah" ucap Ahmad dengan terisak


"Yah aku yakin dia akan dihukum setimpal, ayah tidak perlu berlarut larut dengan kesedihan ini, kasihan Alena, toh mereka belum memasuki jenjang yang lebih serius bukankah sebaiknya Alena tahu sekarang tentang kelakuan Fahri daripada Alena tahu nanti" ucap Alby 


"Apa yang nak Alby ucapkan benar Yah, kita harus bersyukur karena Yang Maha Kuasa menunjukkan sifat asli Fahri sekarang" ucap Susi menimpali 


"Iya, sekarang ayah akan lebih memilih lagi laki laki yang kelak akan menjadi suami anak ayah nanti" ucap Ahmad


Tak lama Keysha datang menghampiri mereka


"Ayah dan bunda sudah lebih tenang sekarang?" tanya Keysha


"Sudah nak" ucap Susi


"Syukurlah, ya sudah kita pulang sekarang?" tanya Keysha 


"Ayo" ajak Alby 


"Bunda juga mau masak" ucap Susi 


"Gak usah masak Bun, aku udah pesenin makanan tadi mungkin bentar lagi sampai di apartemen Alena" tutur Keysha 


"Nak kok kamu repot repot sekali?" ucap Susi tak enak hati


"Bunda kan juga pasti capek karna harus bolak balik jaga Alena selama di rumah sakit, belum lagi hari ini bakalan rame ada Alby, Zahra sama Dimas" ucap Keysha 


"Kok loe gak di hitung?" tanya Alby


"Gue gak bisa ikut, ada urusan lain" ucap Keysha


"Ya sudah terimakasih ya nak" ucap Ahmad 


"Sama sama yah, ya udah yuk masuk mobil" ucap Keysha, kemudian Ahmad dan Susi pun memasuki mobil


"Leo masih ngurusin orang dibalik Fahri?" bisik Alby sebelum memasuki mobil


"Iya, sebentar lagi, loe tunggu aja" ucap Keysha dengan tersenyum


"Mantep" Alby memberikan jempol kepada Keysha dengan tersenyum


.


.


Haii yang penasaran siapa?? oke oke bentar lagi author kasih tahu siapa orangnya


Tapi jangan lupa dong Like vote dan komen ,serta klik favorit supaya kalian nggak ketinggalan update ceritanya , aku juga nunggu hadiah dari kalian loh 🤣


oke semua nya happy reading 😉