
Akhirnya mereka sampai dikediaman Alvaro, jenazah almarhum omah Lisa diturunkan dari mobil ambulance dan dibawa masuk kedalam rumah
Kerabat ,tetangga dan saudara mulai berdatangan mereka silih berganti mengucapkan bela sungkawa, Lavanya tetap berada disamping Laura menjadikan dirinya sandaran untuk Keysha
Syok,tidak percaya itu yang Keysha rasakan, kecelakaan orang orang yang dia sayangi tepat didepan mata dan merenggut nyawa omah Lisa
"Nona ,anda belum ayo kita makan dulu" ucap Lavanya
"Aku tidak lapar Lavanya" jawab Laura
"Nona, saya tau ini berat untuk anda , tapi jaga kesehatan nona juga ya, omah pasti sedih melihat nona seperti ini"
"Bagaimana aku bisa makan, kejadian itu masih terngiang di ingatan ku Lavanya" lagi lagi air mata Keysha mengalir
"Kenapa kebahagiaan tidak pernah datang pada ku Lavanya, pernikahan yang harus nya bahagia antara aku dan Marvel hancur, sekarang aku harusnya juga bahagia karna antara aku dan Aditya sudah selesai tapi kenapa omah pergi" punggung Keysha semakin bergetar
Lavanya tak kuasa melihat Keysha yang sangat rapuh sekarang, dia memeluk Keysha mencob memberi kekuatan agar Keysha tak merasa sendiri
Disisi lain keluarga Aditya tengah berunding, siapa yang telah tega melakukan ini kepada Omah Lisa dan Alena
"Menurut kamu siapa yang tega melakukan ini Aditya?" tanya Harun
"Entahlah Pak, aku tidak tahu" jawab Aditya
"Apa mungkin musuh Keysha?" Desi
"Musuh Keysha kan hanya keluarga ini" jawab Harun menatap Bella
"Kenapa Bapak menatap ku begitu?" tanya Bella gugup
"Tidak mungkin hanya perasaan kamu, tapi bukankah benar hanya keluaga kita yang saat itu tengah bermasalah dengan Keysha?" tanya Harun
"Keysha kan juga seorang designer Pak, mungkin ada yang merasa tersaingi" ucap Desi
"Kalau Keysha yang menjadi saingan kenapa Alena dan omah korbannya?" ucap Aditya
"Aditya, kan Alena asisten pribadi Keysha yang paling Keysha percayai, mungkin dia berpikir dengan mencelakai Alena Keysha akan kelimpungan mengurus butik" ucap Desi
"Entah lah tapi Bapak merasa ini bukan tentang bisnis, tapi lebih ke pribadi" jawab Dimas
"Sudahlah Pak Bu, kasus ini kan tengah diselidiki polisi, kita lihat saja hasil akhirnya siapa dalang dari semua ini" ucap Bella
"Kamu benar Bella, aku yakin pelaku itu akan mendapat hukuman berat" jawab Aditya
Sedangkan keluarga Alena baru saja tiba dirumah sakit, mereka sangat terkejut melihat keadaan putrinya yang tengah terbaring lemah
"Alenaa.." Isak Ibu Susi yang tak lain ibu kandung Alena
"Bu ,jangan begini ibu harus tenang,kita doakan putri kita yaa" ucap Suami Bu Susi Pak Ahmad menenangkan
"Anak kita pak lihat..." Bu Susi semakin terisak
Pak Ahmad pun langsung membawa Bu Susi keluar, karena tangisan Bu Susi yang semakin tidak terkontrol
"Nak mana Fahri?" tanya Ahmad kenpa Alby
"Iyaa.. pacar Alena " ucap Ahmad
Alby dan Dimas pun saling berpandangan, mereka menatap bingung satu sama lain
"ini Alena gak pernah cerita dia udah putus?" batin Alby
"Ada apa nak?" tanya Ahmad
"Em gak papa kok om, kami gak tau" ucap Dimas bohong
Kini jenazah omah dibawa untuk disholatkan, baru kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum. Kini mereka tengah berjalan menuju pemakaman, Lavanya juga selalu berada di sisi Keysha
"Kalau nona tidak kuat untuk ikut, kita bisa pulang nona" ucap Lavanya
Keysha menggeleng pelan "aku akan mengantarkan omah ketempat peristirahatan terakhir nya" ucap Keysha
Omah Lisa akan dimakamkan disamping makam suaminya yaitu Opah Ferdi, kini mereka sampai diliang lahat yang sudah disiapkan, disampingnya terdapat makam yang sangat terawat, bahkan bunga segar menjadi pelengkap keindahan makam tersebut, ya itu adalah makam Opah Ferdi suami omah Lisa
Keluarga Alvaro memperkerjakan pengurus makam untuk menjaga dan membersihkan makam Opah Ferdi,setiap hari bunga yang layu akan diganti dengan bunga segar
Keranda Omah Lisa mulai dibuka Keysha masih terus menatap para pelayat yang membantu pemakaman omah Lisa, bahkan Bagas yang tak lain anak dari omah Lisa juga sudah turun ke liang untuk mengadzani jenazah
"Omaahhh!!" Keysha berteriak histeris ketika jenazah omah Lisa mulai dimasukkan ke liang lahat, Lavanya sigap menahan tubuh Keysha dan menenangkannya
"Tuan, andai anda ada di sini,nona membutuhkan mu" batin Lavanya
Farah yang sedari kemarin terlihat tegar pun ternyata langsung pingsan ketika menyaksikan jenazah omah diturunkan, Ibu ibu sigap menopang tubuh Farah dan membawanya pulang
Prosesi pemakaman omah Lisa sudah selesai, doa doa terbaik untuk omah Lisa pun mulai terdengar, setelah selesai satu persatu pelayat mulai pergi
"Nak ayo pulang?" ajak Bagas
"Aku akan disini sebentar lagi" ucap Keysha
"Biar saya yang akan menjaga nona Keysha tuan Bagas" ucap Lavanya
"Baiklah" Bagas pun pulang dengan kerabat dekat dan para tetangga
Keysha masih betah menatap tanah kuburan yang masih basah, Keysha mengelus batu nisan yang bertuliskan nama omah Lisa , air mata Keysha menetes beriringan dengan hujan yang mulai jatuh membasahi bumi, seolah langit ikut bersedih dengan Keysha
Keysha mendongak kan kepalanya ketika merasa tubuhnya tidak terkena air hujan, padahal hujan begitu deras, Keysha pun mendongakkan kepalanya, dia melihat seorang lelaki bertubuh tinggi tengah memegang payung
"Kamu..."
.
.
Haii kira kira udah tahu siapa pelakunya ? terus siapa yang Keysha lihat? Aditya? atau siapa?
tulis di komentar yaaa , 🥰 jangan lupa Like vote nya selalu aku tunggu
Terimakasih 🥰