
Keesokan harinya, Keysha sudah bersiap untuk berangkat ke butik, kini Keysha tengah sarapan bersama dengan Marvel.
"Besok hari pernikahan Alby dan Dewi kan sayang?" Tanya Marvel.
"Iya sayang, tapi aku belum punya baju yang pas nih, semuanya udah sempit" keluh Keysha.
"Mau beli? Sekalian kamu belanja" tawar Marvel.
"Mau" Jawab Keysha dengan bersemangat.
"Ya sudah, jam makan siang aku jemput ya?" tanya Marvel.
"Jam makan siang? sayang memang nya kamu nggak sibuk?" tanya Keysha, pasalnya Farel masih cuti.
"Enggak kok, hari ini tidak terlalu banyak, jam makan siang sampai jam pulang kantor aku free sayang," Jawab Marvel.
"Ya sudah kalau begitu" jawab Keysha. Setelah sarapan, Keysha dan Marvel pun berangkat bersama menuju butik.
Saat baru sampai di butik, rupanya Keysha dan Marvel berpapasan dengan Dimas yang juga baru saja mengantar kan Alena.
"Hai Dim," sapa Marvel.
"Hai Vel," Dimas balik menyapa.
"Mumpung ada Dimas di sini, Dim loe bisa nggak ikut gue dulu ke ruangan, sama Alena juga," ucap Keysha.
"Boleh, gue juga ada janji sama Client di dekat sini, itu juga masih 1 jam lagi," ucap Dimas.
"Syukurlah kalau gitu," ucap Keysha.
"Ya sudah sayang, aku pamit ke kantor dulu ya," ucap Marvel berpamitan.
"Iya sayang, hati - hati," Keysha mencium tangan suaminya, tidak lupa Marvel juga mencium kening istrinya.
Setelah Marvel melajukan mobil, Keysha pun mengajak Dimas dan Alena menuju ke ruangan nya.
"Silahkan duduk Dimas, Alena," ujar Keysha mempersilahkan.
"Jadi ada apa ya Key?" tanya Dimas.
"Ini masalah rencana resign nya Alena, gimana apa kalian sudah membicarakan dengan baik - baik?" tanya Keysha.
"Sudah kok Key, dan kamu juga sudah menyetujui nya," jawab Alena.
"Syukurlah kalau permasalahan sudah selesai, jadi deal kamu bakalan resign dalam waktu dekat Alena?" tanya Keysha memastikan.
"Sebenarnya berat buat aku Key, tapi aku juga nggak boleh egois, aku mau menuruti apa kata suami, karena itu juga yang terbaik buat aku dan calon anak yang ku kandung ini," jawab Alena.
"Aku berdoa, semoga keluarga kalian selalu di beri kebahagiaan, resign nya nanti kamu dari sini, nggak akan pernah memutus tali silaturahmi antara kamu dan aku, serta butik ini Alena. Kamu masih bisa datang kemari kok, butik selalu terbuka untuk kamu," ujar Keysha.
"Iya Key, makasih ya" ucap Alena.
"Terus kamu udah ada pengganti posisi Alena nanti Key?" tanya Dimas.
"Ini juga yang ingin aku bahas, aku punya salah satu orang yang aku yakin dia bisa berada di posisi ini, tapi aku perlu bicara juga dengan Alena," ucap Keysha.
"Emang nya siapa Key?" tanya Alena penasaran.
"Bella." jawab Keysha.
"Aku sih setuju aja, apa lagi Bella pernah bekerja di salah satu perusahaan yang bonafid, jadi membuat beberapa berkas sudah bukan hal tabu lagi bagi Bella," ujar Alena.
"Baiklah kalau kamu setuju Len, nanti aku akan coba untuk menghubungi Bella dan menanyakan apakah dia bersedia atau tidak, " ujar Keysha.
"Iya Key," ucap Alena.
"Makasih ya Key, kamu sudah mau mengerti posisi dan kondisi Alena," ujar Dimas.
"Santai Dim, kaya sama siapa aja," ucap Keysha seraya tersenyum.
"Ya udah, kalau gitu gue pamit ya," ujar Dimas.
"Siap," jawab Keysha.
"Aku juga pamit Key, mau kedepan," ujar Keysha.
"Iya Len, makasih ya Dimas, Alena atas waktunya." ucap Keysha.
"Sama - sama," jawab Alena dan Dimas bersamaan, setelah itu mereka berdua keluar dari ruang kerja Keysha.
Setelah Alena dan Dimas pergi, Keysha mengambil ponselnya dan mencari nomor telepon Bella, untuk membicarakan soal pekerjaan.
"Assalamu'alaikum Bell."
"Waalaikumsalam Key."
"Aku ganggu nggak Bel?" tanya Keysha.
"Enggak kok, aku juga lagi santai aja, emang kenapa Key?" tanya Bella.
"Ada sesuatu hal yang ingin aku bicarakan Bel, tapi aku agak nggak enak," ucap Keysha.
"Ngomong aja nggak papa kok," ujar Bella.
Bella tersenyum sebelum menjawab, "jangan terlalu merendah begitu Key, butik kamu sudah cukup terkenal di kalangan kaum sosialita. Suatu kebanggaan juga karena kamu menawarkan pekerjaan itu ke aku, karena kamu percaya dengan ku jadi insyaallah aku akan menjaga amanat, tapi aku juga harus meminta izin kepada mas Aditya, apa dia memperbolehkan aku bekerja lagi atau tidak," jawab Bella.
"Jadi kalau Aditya mengizinkan, kamu mau bergabung dengan butik ku?" tanya Keysha.
"Iya Key, nanti aku tanyakan dulu kepada mas Aditya, dan aku akan segera menghubungi jawaban nya," jawab Bella.
"Baiklah, aku tunggu kabar baik dari kamu ya Bell," ujar Keysha.
"Iya Key," jawab Bella.
"Kalau begitu aku tutup dulu telepon nya, terimakasih banyak ya," ujar Keysha.
"Sama - sama Keysha," Setelah itu panggilan pun terputus.
Keysha menghembuskan napas lega, karena satu persatu permasalahan nya mulai teratasi, dia pun mulai mengambil pensil dan mulai menarikan pensilnya di atas kertas yang biasa Keysha gunakan untuk mendesign.
Sedangkan Bella baru saja menutup telepon nya langsung menatap Desi yang juga mendengar pembicaraan nya dengan Keysha.
"Keysha yang telpon Bel?" tanya Desi.
"Iya Bu," jawab Bella.
"Ada apa?" tanya Desi.
"Keysha menawarkan pekerjaan Bu di butik nya, aku cukup tertarik dengan penawaran Keysha, mengingat Keysha salah satu designer yang aku sukai, pasti akan sangat menyenangkan bisa bekerja didekat Keysha. Tapi aku juga harus meminta izin lebih dulu ke mas Aditya Bu," ujar Bella.
"Katakan lah dengan hati ke hati, ibu yakin Aditya akan mengerti Nak," ujar Desi.
"Iya Bu, nanti akan coba Bella bicarakan dengan mas Adit." jawab Bella.
Jam makan siang tiba, Keysha sudah menunggu di jemput oleh Marvel, dan tidak lama Dewi mengabarkan bahwa Marvel sudah datang. Alena sendiri sudah di jemput oleh Dimas untuk makan siang bersama.
"Kamu menunggu lama sayang?" tanya Marvel.
"Enggak kok, " jawab Keysha.
"Ya sudah,ayo kita berangkat," ajak Marvel, mereka pun melangkah menuju mobil,tidak lupa Marvel membukakan pintu mobil untuk Keysha.
"Silahkan tuan putri," gurau Marvel.
"Terimakasih pengawal," balas Keysha seraya tertawa.
"Kita mau makan dulu atau belanja?" tanya Marvel sambil mengemudikan mobil.
"Belanja," jawab Keysha bersemangat.
"Nggak makan dulu?" tanya Marvel.
"Enggak, kalau makan dulu aku lupa pulang karena udah kenyang, tapi kalau kita belanja dulu aku pasti nggak kebablasan karena aku akan merasakan lapar," jelas Keysha.
"Baiklah kalau begitu kita pergi belanja lebih dulu," ujar Marvel. Dia pun mengemudikan mobilnya ke salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta, yang tidak lain milik Atmadja group.
Sesampainya di pusat perbelanjaan Keysha melihat baju bayi laki - laki yang sangat lucu, dia pun memutuskan untuk membeli beberapa untuk Baby Alden dan baby Tamasha.
"Bagus kan sayang?" tanya Keysha.
"Bagus," jawab Marvel.
"Kita beli sepatunya juga ya," ujar Keysha.
"Emang Alden sama Tama udah bisa pakai?" tanya Marvel.
"Buat nanti dong sayang kalau udah besar," jawab Keysha, Marvel pun hanya ber oh ria.
Setelah puas melihat kek baby shop dan sudah membeli beberapa, Keysha pun beralih melihat gaun yang akan dia pakai nanti di acara pernikahan Alby.
Keysha akhirnya memilih sebuah 3 buah gaun dengan warna navy, Keysha berniat memberikan kepada Alena dan juga Zahra, tidak lupa Keysha juga memilih jas untuk Marvel nanti.
Keysha juga memilih flatshoes untuk nanti dia pakai, karena Marvel sudah tidak mengizinkan Keysha memakai high heels lagi.
"Kemana lagi kita sekarang sayang?" tanya Marvel.
Keysha melihat barang belanjaan yang dipegang oleh anak buah Marvel, "seperti nya sudah, kita makan yuk sayang aku lapar," ucap Keysha seraya memegang perutnya.
"Ya sudah ayo kita makan," ajak Marvel. Dia pun masuk kedalam ruang VIP, sedang kan para anak buahnya berada di ruang VIP yang berbeda.
Marvel dan Keysha pun mulai memesan makanan yang mereka inginkan, namun tetap memperhatikan makanan tersebut boleh dimakan atau tidak oleh ibu hamil.
"Sayang, aku sudah berbicara dengan Bella tentang tawaran pekerjaan di butik," ucap Keysha.
"Oh iya? Memang Alena sudah benar - benar akan resign?" tanya Marvel.
"Iya sayang, Alena sudah menyetujui nya, aku juga sudah membicarakan hal ini pada Alena, dan Alena pun setuju, kalau posisi nya di butik akan di gantikan oleh Bella," ujar Keysha.
"Syukurlah, lalu bagaimana jawaban Bella?" tanya Marvel.
"Dia akan meminta izin lebih dulu ke Aditya, Bella bilang sebenarnya Bella cukup tertarik dengan penawaran ku, tapi ya dia harus tetap minta izin dulu ke Aditya." jawab Keysha.
"Semoga saja Aditya mengizinkan ya? jadi kamu nggak perlu lagi mencari orang lain," ujar Marvel.
"Iya sayang," jawab Keysha. Dan akhirnya pesanan mereka pun datang, Keysha dan Marvel pun menyantap makan siang mereka.