Keysha

Keysha
cerita Bi Darmi



Pukul 6 pagi Keysha dan Alena sudah bersiap untuk pergi ke pasar bersama Bi Darmi ,mereka tengah menunggu Delman untuk mengantar mereka ke Pasar tradisional



...(style Keysha)...



...(style Alena)...


Tak berapa lama delman yang mereka tunggu akhirnya datang,


"bisa non?" tanya Bi Darmi kepada Keysha dan Alena


"Bisa bii" jawab mereka berdua serempak


dan happ mereka bisa menaikinya meskipun cukup kesulitan, untungnya mereka memakai celana panjang


Delman pun berjalan santai, Keysha dan Alena menikmati pemandangan yang sangat asri, banyak pepohonan dan kebun teh yang luas ,benar kata Alby suasana disini sangat nyaman


"neng berdua ini saya kok baru liat bu Darmi" tanya pak Asep yang menjadi kusir


"iyaa ini Non Keysha dan Non Alena dari Jakarta Pak Asep baru dateng kemarin sore" jelas Bu Darmi


"ohh pantes saya baru liat, ini mau kepasar kan ya bu Darmi" ucap Pak Asep


"iyaa pak, Non berdua ini katanya pengin ikut liat pasar tradisional disini"


"emang gak takut kotor neng, bau juga loh disana"


"enggak pak, dijakarta juga kita sering kepasar kok" ucap Keysha


"ohh begitu Neng , terus saya bingung Bu Darmi bukannya cucunya Bu Lastri itu laki laki yaa"


"iyaa namanya Den Alby, ini teman temannya , dirumah juga ada lagi den Dimas namanya mereka lagi pada kerja bakti dirumah"


"oh iya iyaaa, berati kemarin Mang Ujang ke pak Kades itu buat laporan ada tamu ya Bu?"


"iyaaa Pak, gimanapun harus lapor itukan peraturan karena akan menginap "


"wahh meskipun dari kota tapi rajin semua ya Bu mau gitu kerja bakti ,sama kepasar lagi"


"alhamdulillah pak" jawab Bu Darmi


Sedangkan Keysha dan Alena hanya tersenyum, mereka sangat suka dengan pemandangan di desa ini


Tak berapa lama akhirnya mereka sampai dipasar, keadaan pasar cukup ramai pengunjung dipasar, Keysha dan Alena mengikuti Bu Darmi dibelakang semua mata tertuju pada mereka mungkin terasa asing dengan Keysha dan Alena, tiba tiba Bi Darmi berhenti dipenjual daging ayam


"pak 2 kilo yaa,harganya biasakan?" ucap Bi Darmi


"iyaa Bu " ucap pedagang ayam tersebut


setelah membeli daging Bi Darmi pun membeli sayur mayur


"Bi biar saya sama Alena yang bawa belanjanya" ucap Keysha


"ga usah Non , Bibi udah biasa kok" ucap Bi Darmi


"kita juga udah biasa kok Bu" Alena mengambil alih belanjaan Bi Darmi begitu juga Keysha


setelah dirasa belanja sudah cukup mereka pun pergi ketempat jajanan tradisional dan membeli beberapa untuk camilan dirumah nanti .


"Non kita makan bubur sum sum mau?"


"wahh mau Bi" ucap Keysha dan Alena kompak


mereka pun berjalan menuju penjual bubur sumsum


"Mbok maryam, minta 3 yaa", ucap Bi Darmi ,mereka bertiga pun duduk dibangku yang kosong


"iyaaa" ucap mbok Maryam penjual Bubur


tak berapa lama pesanan mereka pun datang



"silahkan Non dimakan" ucap Bi Darmi


"waahh enak bi" ucap Keysha


"iyaa aku juga suka" ucap Alena


"syukurlah kalau non suka" ucap Bi Darmi


Mereka pun memakan bubur sumsum dengan diselingi obrolan tentang pedesaan.


pukul 08.30 pagi mereka baru sampai dirumah


"wihh semangat ya kerja baktinya" ledek Alena


"sini bantuin" ucap Dimas


"semalem siapa ya Len yang bilang katanya mau kerja bakti biar sehat" ledek Keysha


"oh iyaa kok sekarang minta dibantuin" ucap Alena


"sudah sudah ini Den Alby Den Dimas dimakan dulu camilannya" ucap Bi Darmi yang keluar membawa jajanan tradisional dan minuman dingin


"wahhhh makasih Bi Darmi" ucap Alby dan Dimas kompak


"sama sama Den, kalau begitu bibi masak dulu ya" pamit Bi Darmi


"Bi ikuuttt" Keysha dan Alena berlari mengejar Bi Darmi masuk kedapur


"non Keysha sama non Alena suka makanan apa?"


" apa aja bi saya suka" jawab Keysha


"iyaa bi seadanya aja" jawab Alena


"nanti kapan kapan coba jalan jalan ke perkebunan pasti non Keysha sama non Alena suka"


" iyaa bi kita pengin kesana, tapi mungkin besok ya Len" sahut Keysha


"iya Bi, masih pengin keliling rumah dulu"


"dulu orang tuanya Den Alby tinggal disini non dari Den Alby lahir sampai umur 5 tahun, setelah itu mereka pindah karena perusahaan papahnya Den Alby berkembang pesat saat itu, Bu Lastri neneknya Den Alby meninggal ketika Den Alby berusia 4 tahun, jadi saya disuruh menjaga rumah ini" tutur Bi Darmi


!


"kalau kakeknya Alby Bi?" tanya Alena


"Pak Mizwar suami Bu Lastri meninggal karena kecelakaan ,pada saat itu Bu Lastri melahirkan Pak Hendra yang tak lain papah Den Alby, sampai akhir hayat Bu Lastri tidak mau menikah Non karena Pak Mizwar sosok suami yang setia dan sangat mencintai istrinya ,pernikahan mereka sangat harmonis meskipun diusia pernikahan yang ke 6 tahun Bu Lastri baru dinyatakan positif hamil, padahal Bu Lastri selalu mengatakan kepada Pak Mizwar untuk menikah lagi agar beliau memiliki keturunan tapi Pak Mizwar menolak mentah mentah karena beliau sudah berjanji akan menikah sekali seumur hidup dan beliau menepati janjinya"


"wahh Pak Mizwar berarti laki laki yang memegang janjinya ya Bi" ucap Alena


"betul Non,semoga Non Alena dan Non Keysha juga bisa mendapatkan jodoh yang setia, bertanggung jawab ya Non"


"amiinn Bi" ucap Keysha dan Alena


"Bibi dan Mang ujang juga tidak memiliki anak Non" ucap Bi Darmi ,dan sontak membuat Keysha dan Alena terkejut


"kami sudah berumah tangga 25 tahun, alhamdulillah pernikahan kami baik baik saja Non, karna kami ingin berjodoh duni akhirat" ucap Bi Darmi


"aaammiin Bi" Keysha dan Alena mengamini doa Bi Darmi


"mendengar cerita bi Darmi tentang pernikahan setia sehidup semati, gue jadi yakin untuk mengambil keputusan berpisah dari mas Adit" batin Keysha


"lalu apa tanggapan bibi tengtang poligami?" ujar Keysha tiba tiba , sontak membuat Alena kaget


"gila nih anak" batin Alena


"poligami? bibi salah satu wanita yang menentang pernikahan poligam Non, karena didalam pernikahan tersebut hanya akan menyakiti satu sama lain, wanita mana yang rela jika cintanya di bagi" ucap Bi Darmi


"benar bi" ucap Keysha tersenyum


Tak berselang lama akhirnya masakan mereka pun jadi, Keysha dan Alena membantu Bi Darmi menyiapkan dimeja makan


"masih jam 11 gue mandi dulu deh Len" ucap Keysha


"okeeee" jawab Alena


.


.


Sedangkan Aditya masih terus menghubungi Keysha tapi tidak aktif


"kamu dimana Key" ucap Dimas frustasi


Dimas mengacak rambutnya frustasi, tak berapa lama pintu rumah Aditya terbuka dan menampilkan Bella disana


"mas kamu lupa? aku kan minta dijemput hari ini" ucap Bella dengan nada marah


"aku lupa Bell" jawab Aditya santai


"mas kamu kenapa sih jadi berubah banget sama aku" ucap Bella sambil terus mendekat kearah Aditya


"aku pusing Bella! " bentak Aditya


Bella pun mundur perlahan mendapat bentakan Aditya, air matanya mulai keluar, Aditya tersadar dengan apa yang dia lakukan


"astaga Bell maaf bukan maksudku..." belum sempat Aditya menyelesaikan ucapannya Bella langsung berlari kearah kamar


"Bella..!!!" Aditya berlari mengejar Bella


"Belll...." panggil Aditya lembut sambil mengelus puncak kepala Bella, kini Bella tengah menangis sambil menutupi wajahnya dengan bantal


"maafkan akuu, aku nggak sengaja sayanggg" Aditya mencium kepala Bella


Bella pun mendongak menatap wajah Aditya yang selama ini dia rindukan, akhirnya Bella memeluk Aditya


"aku kangen kamu mas.. hikkss" ucap Bella


"aku juga sayanggg" jawab Aditya , Aditya mengelus kepala Bella melepas kan pelukannya kemudian dia menatap manik mata Bella dia pun menghapus sisa air mata istrinya


"maafin aku yaa"


"iyaaa" Bella pun mengangguk


Aditya mendekatkan wajahnya mencium lembut bibir Bella, semakin lama semakin dalam dan menuntut..


.


.


.


haii maaf ya baru bisa up ,


jangan lupa tinggalin jejak dengan Like Vote dan Komen


terimakasih🥰