Keysha

Keysha
Kisah Farel



Setelah dari rumah Zahra, Keysha pun langsung pulang sedangkan Alena kembali ke butik melanjutkan pekerjaannya, karena Keysha menitipkan butik pada Alena.


Keysha baru saja tiba di rumah, dan tidak lama ponselnya berbunyi tanda pesan masuk, yang ternyata itu dari Marvel.


"Sayang, selesai dari rumah Zahra kamu pulang yaa dan istirahat" Bunyi pesan Marvel.


Keysha tersenyum karena perhatian yang di berikan oleh suaminya itu, dia pun membalas pesan Keysha.


"Iya sayang, aku udah pulang kok dan sekarang aku mau istirahat" Jawab Keysha, setelah mengetik dan mengirim pesan kepada Marvel, Keysha pun melangkah menuju kamarnya untuk beristirahat.


Marvel pun tersenyum melihat ponsel nya setelah menerima balasan pesan dari Keysha.


"Nurutnya istri ku" Batin Marvel, dia tidak membalas pesan Keysha agar istri nya itu bisa beristirahat.


"Tuan, ruang meeting sudah siap" Ucap Farel memberitahukan kepada Marvel.


"Baiklah" Marvel pun menyimpan ponselnya kembali dan keluar dari ruangan kerja menuju ruang meeting.


Di sisi lain Rania tengah menonton tv diruang keluarga, dan pada saat itu pula Aditya pulang ke rumah.


"Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam" Jawab Riani.


"Sendirian Ran?" Tanya Aditya, ini kali pertama Aditya berbicara dengan Rania setelah Rania tinggal di kediaman Aditya.


"Iya kak " jawab Rania.


"Bella mana?" Tanya Aditya.


"Ada di kamar kak" Jawab Rania lagi.


"Ini, tadi di jalan aku lihat ada penjual mangga, siapa tahu kamu mau" Aditya memberikan sekantung mangga kepada Rania.


"Terimakasih kak" Ujar Rania, tanpa membalas perkataan Rania, Aditya langsung melangkah menaiki tangga menuju kamar nya.


Rupanya Harun melihat kejadian itu, dia tersenyum karena Aditya sedikit demi sedikit mulai perduli kepada Rania.


Rani melihat mangga pemberian dari Aditya tadi, "wah enak nih siang - siang makan mangga, pasti seger" Ucap Rania tersenyum senang. Dia pun menuju dapur untuk mengupas mangga nya.


Bella yang tengah berbaring sambil menyenderkan tubuhnya ke kepala ranjang pun heran karena Aditya pulang cepat.


"Tumben mas jam segini udah pulang?" Tanya Bella.


"Iyaa udah senggang tadi, jadi aku pulang" Jawab Aditya sambil duduk di samping Bella.


"Kamu mau makan??" Tanya Bella.


"Boleh, kamu udah makan?" Tanya Aditya.


"Udah mas, tapi nanti aku temenin kamu kok" Ujar Bella.


"Ya udah yuk turun" Ajak Bella, mereka berdua pun turun ke lantai satu menuju meja makan.


Saat melangkah menuruni tangga Bella melihat Rania yang tengah memakan mangga dengan Harun ayah mertuanya.


"Wahh enak banget nih siang - siang makan mangga" Ucap Bella.


"Iya kak di kasih kak Adit tadi" Ujar Rania.


Bella pun menatap Aditya," benar mas??" Tanya Bella, dan Aditya hanya mengangguk sebagai jawaban dan berlalu menuju meja makan.


"Kamu mau nak?" Tawar Harun.


"Boleh, Rania minta yaa" Ijin Bella.


"Silahkan kak,masih banyak kok" Jawab Rania.


"Makasih" ucap Bella sambil menyuap mangga ke mulut nya, " aku ke meja makan dulu ya, nemenin mas Adit" Pamit Bella, dia pun melangkah menyusul Aditya.


"Makasih ya mas" Ucap Bella sambil memeluk Aditya dari belakang.


"Makasih untuk apa?" Tanya Aditya bingung.


"Cuman mangga Bella" Ujar Aditya.


"Tapi tetep aja itu namanya kamu mulai menerima kehadiran Rania" Ucap Bella.


"Udahlah, aku udah laper sayang" ujar Aditya mengalihkan pembicaraan, tidak mau membuat Aditya menunggu lama Bella pun langsung menyiapkan makan siang untuk suami nya.


Sore hari Marvel baru saja tiba dikediaman nya dan sudah di sambut hangat oleh Keysha.


"Wahh senang nya di sambut istri" seru Marvel, dia sengaja mengeraskan suaranya bermaksud meledek Farel.


Keysha hanya tersenyum melihat tingkah suaminya itu, dia pun mencium tangan Marvel, dan tidak lupa Marvel Akan mencium kening Keysha.


Farel hanya mendengus kesal karena terus di ledek oleh Marvel, namun dia tidak bisa melawan, biar bagaimana pun juga Marvel adalah atasannya.


"Kamu nggak pengen cepet nikah??" Tanya Marvel kepada Farel yang masih diam.


"Nanti tuan" Jawab Farel.


"Nanti kapan? Keburu di tikung orang lain baru tau rasa kamu" Ucap Marvel mengancam Farel.


"Ucapan tuan benar juga" Batin Farel.


"Lagi pula apa yang kamu tunggu Rel? Aku lihat Lavanya juga sudah sangat siap untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius" ucap Keysha mendukung Marvel.


"Saya takut tuan" Ucap Farel sendu.


"Apa yang kamu takutkan? Uang? Kamu kan sudah mapan, bahkan sangat" Ucap Marvel.


"Saya takut, kalau pernikahan saya akan berakhir seperti orang tua saya kelak" Jawab Farel sendu.


"Jadikan pernikahan orang tua kamu sebagai pembelajaran, coba menurut kamu apa yang salah dari kedua orang tua kamu dalam mengarungi bahtera rumah tangga mereka " tanya Marvel.


"Mereka sama - sama sibuk hingga terjadi miskomunikasi, akhirnya sering terjadi kesalahpahaman" Jawab Farel.


"Itu tahu kamu dimana letak kesalahannya, jadi kamu seharusnya menjadikan itu pelajaran, nanti saat kamu mengarungi bahtera rumah tangga, jangan lakukan itu. Mungkin kamu dan Lavanya sama - sama sibuk namun luangkan waktu berdua, atau biasakan sebelum tidur kalian berdua ngobrol, itu juga bisa menjadi salah satu cara agar kalian selalu dekat" Jelas Marvel.


"Benar Rel, apa lagi yang kamu tunggu.. Lavanya sudah terlalu lama menunggu kepastian kamu, kamu sudah berani datang menemui orang tua Lavanya, itu sudah bagus. Tapi akan sampai kapan kamu akan mempertahankan hubungan seperti ini, bagaimana pun pasti orang tua ingin melihat anak mereka menikah, apa lagi usia kalian sudah sama - sama matang" Ucap Keysha.


Farel pun mencoba merenungi semua perkataan Marvel dan Keysha, "benar apa kata tuan dan nyonya Keysha" Batin Farel.


"Baiklah nona, aku akan coba fikirkan lagi, bagaimana pun menikah adalah keputusan terbesar dalam hidup" Jawab Farel.


"Iya pikir kan lagi, sekarang kamu sudah boleh pulang" Ucap Marvel.


"Baik tuan kalau begitu saya permisi, mari nyonya Keysha" Pamit Farel, dia pun melangkah menuju mobil dan meninggalkan kediaman Marvel.


"Kasihan Farel, perceraian orang tuanya membuat dia trauma dalam pernikahan" Ucap Keysha sendu.


"Benar, apa lagi sampai akhir hayatnya paman Albert tidak menikah lagi" jelas Marvel.


"Lalu dimana ibu nya Farel?" Tanya Keysha penasaran.


"Di Australia, dia sudah hidup bahagia dengan keluarga barunya" Jawab Marvel.


"Pantas aku tidak pernah melihat nya" Ucap Keysha.


"Semenjak menikah dia memang tidak pernah datang untuk menjenguk Farel, dia seolah lupa kalau dia juga punya anak dari pernikahannya yang dulu" ujar Marvel.


"Aku masih ingat, bagaimana hancurnya Farel dulu, ketika Ayah nya meninggal, namun pada saat dia berduka ibu nya sama sekali tidak datang atau sekedar menghubungi nya, pada saat itu lah kali pertama aku melihat Farel menangis, dan rasanya itu juga terakhir kalinya" Ujar Marvel bercerita.


.


.......


......**Wahh ternyata Farel trauma akan pernikahan, lalu bagaimana dengan Lavanya yaa??......


...Readers jangan lupa ya setelah baca klik Like, vote dan komen sebanyak - banyaknya.....


...Terimakasih**...