Keysha

Keysha
Ayo Menikah



Disini lah Keysha dan Marvel ,pantai ya salah satu tempat bersejarah bagi Keysha dan Marvel karena disinilah mereka mengutarakan perasaan mereka masing-masing, Marvel dan Keysha tengah menikmati sejuknya angin pantai serta indah nya langit sore sambil berjalan dan bergandengan tangan


"Vel?" Panggil Keysha 


"Iya?" Jawab Marvel 


"Kamu masih ingatkan sejarah tempat ini?" tanya Keysha


"Ingat dong, disini kan aku ngutarain perasaan aku ke kamu" jawab Marvel sambil tersenyum mengingat masa masa indah itu


"Nggak nyangka ya Vel kita bertahan sampai di titik ini" ucap Keysha sambil tersenyum ke arah Marvel


"Iya, itu karena kamu wanita kuat dan penyabar" jawab Marvel 


"Ayo kita menikah" ajak Keysha 


"Hah?" Marvel masih belum konek "maksud kamu?" tanya Marvel sambil menghentikan langkahnya


"Iya,ayo kita percepat pernikahan kita" ucap Keysha


"Kamu yakin?" tanya Marvel memastikan, tapi dari sorot matanya dipastikan dia sangat bahagia,Keysha menjawab dengan anggukan kepalanya tanda iya dia yakin dengan perkataannya. Marvel memeluk Keysha dengan erat "terimakasih" 


"Kenapa terimakasih?" tanya Keysha 


"Karena aku sangat bahagia" ucap Marvel,kemudian dia melepaskan pelukan mereka dan menatap mata Keysha dalam


"Kita harus memberitahukan ini pada mamah dan papah kamu Key" ucap Marvel


"Mereka akan datang kemari,kamu tenang lah" jawab Keysha dengan tersenyum


"Kamu.. sudah menghubungi mereka?" tanya Marvel dan Keysha mengangguk


Marvel mengajak Keysha untuk kembali melanjutkan jalan jalan sore mereka


"Lalu ada apa dengan pak Harun?" tanya Marvel


"Dia mencoba melakukan bunuh diri Vel" jawab Keysha sendu


Marvel terkejut "hah, bunuh diri?" tanya Marvel memastikan


"Iya, Pak Harun bilang dia malu dengan semua yang dilakukan Bu Desi" ucap Keysha


"Tapi kenapa pak Harun yang bunuh diri sih, kenapa nggak Bu Desi, eh" Marvel menutup mulutnya sendiri 


"Marvel" tegur Keysha sambil menatap Marvel marah


"Iya iya maaf, aku kan cuma menyampaikan pendapat readers"


"Apa aku salah Vel, karena telah memenjarakan Bu Desi?" tanya Keysha sambil menghentikan langkahnya


"Key, apa maksud kamu? Bu Desi sudah berbuat kesalahan fatal dia pantas menerima hukumannya" ujar Marvel


"Tapi aku kasihan dengan Pak Harun" ucap Keysha


"Key dengarkan aku" Marvel berdiri di depan Keyhsa "pak Harun akan semakin tak enak hati kalau kamu membebaskan Bu Desi, beliau akan merasa sangat malu kalau kamu melakukan itu" ucap Marvel


"Kenapa malu?" tanya Keysha


"Pak Harun akan berfikir, sudah banyak kamu membantu keluarganya tapi apa yang kamu dapat? Bu Desi malah melakukan tindak kejahatan, pak Harun pasti semakin tak enak kalau lagi lagi kamu bersikap baik pada Bu Desi yang telah melakukan tindakan kriminal, biarkan hukum ini tetap berlanjut" ucap Marvel meyakinkan


,"Jadi memang sebaiknya begini?" ucap Keysha dan diangguki Marvel


"Sekarang ayo pulang" ajak Marvel dan diangguki Keysha,mobil Keysha sudah dibawa oleh Leo tadi, jadi sekarang Marvel dan Keysha menaiki satu mobil dengan Marvel yang mengemudi


"Om Rayyan mau Dateng loh Key" ucap Marvel


"Iyaa" jawab Marvel


"Aku suka bingung kalo ngenalin mereka berdua" ucap Keysha sambil tertawa


"Sekarang ada bedanya, om Rayyan jadi botak tau" ucap Marvel sambil tertawa mengingat om nya itu


"Hust kamu itu" Keysha menggeplak lengan Marvel


Disisi lain Aditya dan Bella masih di rumah sakit menemani Harun


"Sudah Bell, bapak sudah kenyang" ucap Harun, Bella tengah menyuapi Harun sekarang


"Baiklah pak, ini bapak minum dulu" Bella memberikan air putih pada Harun


"Terimakasih ya nak" ucap Harun 


"Sama sama pak" jawab Bella sambil tersenyum


Harun menatap Aditya yang tengah melamun,


"Kamu kenapa Aditya?" tanya Harun


Aditya yang tengah melamun pun sedikit terkejut "eh pak, ada apa?" 


"Ada yang kamu pikirkan" tanya Harun lagi


Aditya berjalan dan duduk di kursi samping ranjang Harun "aku memikirkan ibu pak" jawab Aditya sendu


"Kamu masih bisa menjenguknya besok" ucap Harun


"Pak, bapak bisakan meminta kepada Keysha supaya mencabut tuntuntannya?" tanya Aditya


Harun menatap Aditya " biarkan ibu mempertanggungjawabkan perbuatannya Aditya"  ucap Harun


"Bapak tidak kasihan pada ibu?" tanya Aditya


"Aditya, dengan perbuatan ibu yang seperti ini saja Bapak sudah sangat malu, bapak tidak punya muka untuk meminta hal itu pada Keysha" ucap Harun


"Pak, ibu sudah tua kasihan ibu" ucap Aditya


"Mas, jangan terlalu memaksa bapak" tegur Bella


"Bapak tahu dia ibu kamu, tapi dia telah melakukan kesalahan" jawab Harun


"Pak.."


"Bapak tahu kamu pasti akan membelanya karena hanya darahnya yang memang mengalir ditubuh kamu" potong Harun 


"Maksud bapak apa? Aku juga kan anak bapak" tanya Aditya


"Kamu tanyakan pada ibu kamu" setelah itu Harun membaringkan tubuhnya dan memejamkan mata


.


.


.


...Hallo readers , apa kabar? aku berharap kalian selalu sehat, hari ini Keysha up buat nemenin para readers semua 😉 jangan lupa setelah baca klik Like Vote dan Komen yaa sebagai dukungan ke author🥰...


...dan jangan lupa klik favorit supaya kalian nggak ketinggalan update ceritanya 😉...


......Terimakasih......