
"berarti Bu Desi ingin mempertahankan anda sebagai menantunya karna anda seorang designer terkenal? sedangkan Isabella hanya karyawan kantor biasa?" ucap salah satu wartawan setelah rekaman selesai diputar
"dan bukankah itu berarti Ibu Desi tidak sepenuhnya tulus menerima anda sebagai menantu? itu semua beliau lakukan demi kepentingannya, karna dengan pengakuan nya sebagai ibu mertua dari seorang designer terkenal itu berarti status sosialnya meningkat?" ucap salah satu wartawan lagi
"saya rasa semua rekan rekan media dan masyarakat bisa menilai sendiri, saya tidak mau menyimpulkan karena saya tidak mau menggiring opini publik untuk membenci beliau" ucap Keysha
"baiklah, lalu siapa pengacara yang akan mendampingi anda?"
dengan gagahnya Dimas berjalan menghampiri Keysha dan berdiri disamping Keysha
"perkenalkan saya Dimas Prasetya kuasa hukum dari Ibu Keysha " ucap Dimas sambil tersenyum
" pak Dimas, langkah apa yang akan anda lakukan untuk membantu perceraian Ibu Keysha?"
"saya rasa saya tidak perlu banyak melakukan hal, karena semua bukti sudah kami kumpulkan yang akan memperkuat gugatan Ibu Keysha kepada pak Aditya "
"kira kira kapan sidang pertama akan digelar pak?"
"kami belum tahu, karna dari pengadilan belum memberikan keputusan"
"kira kira sidang akan digelar dimana pak? mengingat Ibu Keysba adalah orang Bandung, dan menurut kabar pernikahan itu juga terjadi di Bandung"
"memang, tapi kemarin pihak pengadilan sudah memberikan keputusan bahwa kasus perceraian Ibu Keysha bisa dilangsungkan di Jakarta"
"baik terimakasih atas jawabannya Bu Keysha dan Pak Dimas , mungkin untuk Akhir acara ada yang ingin Ibu Keysha sampaikan?"
"saya ingin menyampaikan kepada Ibu Desi ,mungkin Bu Desi menonton ini saya hara Ibu bisa menerima Bella sebagai menantu ibu, dia wanita yang baik bu, saya juga ingin menyampaikan permintaan maaf saya kepada seluruh masyarakat yang mungkin tidak nyaman dengan pemberitaan saya"
"hanya itu bu Keysha?"
"iya saya rasa cukup, terimakasih kepada rekan rekan media yang sudah membantu saya banyak hal, kalau begitu kami pamit undur diri"
"Bu Keysha bisa kami minta beberapa pose dengan kuasa hukum Ibu?"
"boleh" ucap Keysha
Keysha dan Dimas pun berdiri berjajar mereka melemparkan senyum kearah kamera
Praaannnggg suara pecahan terdengar, rupanya Bu Desi menonton acara konferensi pers Keysha ,dia merasa marah dan melempar gelas kaca yang ada disampingnya
"keterlaluan!! dia mempermalukanku dihadapan semuanya!!" teriak Desi
"mau ditaruh dimana mukaku!, aku harus memberinya pelajaran!"
Desi pun pergi bersama supir Aditya, sedangkan Bi Asih yang tadi ketakutan dan lebih memilih tetap berada didapur segera memberskan serpihan gelas tadi
"aku harus menghubungi pak Aditya" ucap Bi Asih, dia pun langsung mengambil ponselnya lalu menghubungi nomer Aditya
"hallo pak Aditya" ucap Bi asih setelah sambungan telvon terhubung
"hallo Bi, ada apa?" tanya Aditya
"Pak, Bu Desi pergi sama supir" ucap Bi Asih
"gak tau pak, bibi takut mau tanya, soalnya Ibu Desi keliatan marah tadi setelah menonton acara Bu Keysha di televisi, bahkan Ibu sampe lempar gelas pak"
"ya sudah bi terimakasih, kalau ibu pulang bibi tolong hubungi saya "
"baik pak"
sambungan telvon pun terputus
"ada apa Aditya?" tanya Harun yang memang ikut anaknya ke restaurant Aditya
"Ibu pergi Pak,kata bi Asih ibu tadi marah marah sampe melemparkan gelas" ucap Aditya lesu
"pasti setelah Ibu melihat siaran tadi" tebak Harun
"iya pak"
"Ibu mu memang keras kepala"
"pak kita harus cari Ibu" ucap Aditya
"iya ,bapak takut ibu kamu berbuat ulah lagi"
"aditya telvon supir Aditya dulu pak, kata Bi Asih Ibu pergi dengan supir"
"ya sudah cepat hubungi dia" ucap Harun
Aditya pun menelvon supirnya namun tidak diangkat, sedangkan pak Harun menelvon Desi, tapi tidak diangkat juga
"ngga diangkat Pak" ucap Aditya
"sama, ibu juga nggak angkat telvon Bapak" ucap Harun
"pasti Ibu melarang supirku untuk mengangkat telvon" tebak Aditya
"kira kira ibu kamu kemana? Bapak takut ibu akan melakukan hal hal yang memalukan" ucap Harun
"ibu sedang marah, pasti ibu pergi ketempat yang berkaitan dengan Keysha" tebak Aditya lagi
"mungkinkah ke butiknya?" tanya Harun
"iya pak, ayo kita kesana"
Aditya dan Harun pun bergegas menuju butik Keysha
udahh ya hari inii 😌 happy reading semuanya 🥰
jangan lupa Like vote dan komennya aku tunggu
Terimakasih 🥰🥰🥰