
Keysha mendekat keranjang omah Lisa
"Key, kenapa kamu tidak pernah mengatakan ini ke mamah?" tanya Farah
"iya nak, harusnya kamu bicarakan ini dengan kami" ucap Bagas
"Key" omah Lisa menggenggam tangan Keysha
"iya omah" ucap Keysha
"ini pasti gara gara omah ya?" ucap Omah Lisa
"bukan omah, sudah yaa omah, mamah dan papah jangan pikirin ini, itu semua sudah berlalu" ucap Keysha menenangkan
"kenapa kamu tidak lapor polisi?" tanya Bagas
"tidak pah, mungkin jugaa belum" ucap Keysha
" semoga kamu menepati janji untuk tidak datang besok" batin Keysha
Sesampainya dirumah Aditya langsung menanyakan tentang apa yang pernah Bella lakukan terhadap Keysha
"Bella jawab aku kenapa kamu melakukan itu!" ucap Aditya penuh amarah
"mas.. dengar aku , aku melakukan ini karena aku takut kehilangan kamu mas" ucap Bella dengan tersedu
"bukankah kamu bilang siap berbagi dan bukankah kamu tahu aku mencintai kamu?" ucap Aditya,
"berbagi? awalnya iya tapi setelah mengetahui siapa Keysha itu membuat ku takut, dan apa kamu bilang? hanya mencintai aku? itu bohong kan mas? buktinya kamu malah meminta kesempatan kepada Keysha, lalu bagaimana dengan ku mas?" ucap Bella histeris
"Aditya, Bella benar selama ini dia sudah banyak berkorban demi kamu, dia hanya khilaf" ucap Desi membela Bella
"tapi apa yang Bella lakukan itu tindakan kriminal" ucap Harun
"pak, Ibu juga seorang wanita , wanita mana yang mau dimadu?" ucap Desi
"lalu memangnya Keysha mau?" tanya Harun
"Keysha tidak mencintai Aditya tapi hanya Bella yang mencintai Aditya" ucap Desi
" selama ini Bella sudah berkorban banyak demi hubungan ini, mungkin Bella melalukan ini karna cemburu" batin Aditya
Aditya menghampiri Bella yang kini tengah menangis tersedu sedu "maafin aku ya, aku mengerti posisi kamu" ucap Aditya
"mas aku mohon jangan tinggalin aku" ucap Bella dengan tersedu
"iya sayangg" jawab Aditya
"dimana otak kamu Aditya " batin Harun
Keesokan harinya Bella dan Desi tengah jogging bersama, meskipun ini bukan hari minggu, Bella sengaja cuti untuk hari ini
"cape yaa Bu" ucap Bella
"iyaa Bell, kita pulang yuk udah panas" ucap Desi
mereka pun berjalan santai menuju rumah, tapi tiba tibaa mereka dihadang oleh beberapa wartawan
"iyaa " ucap Bella
"jadi sekarang ibu Desi sudah menerima bu Bella ?"
"saya sadar hanya Bella yang bisa menjadi istri anak saya, Bella sangat baik ,dia juga bisa mengurus suami tidak hanya gila kerja" ucap Desi menyanjung Bella
"sepertinya Bu Bella dan Bu Desi sangat akrab ya?"
"yaa saya hanya berusaha menantu yang baik untuk mertua saya" ucap Bella dengan tersenyum
"Bella memang sangat baik, dia penurut dan hormat pada orang tua, sangat berbeda dengan Keysha" sambung Desi
.
.
Disisi lain Keysha sudah bersiap untuk pergi kepengadilan agama , dia sudah dijemput oleh Lavanya, untuk Dimas dan teman temannya mereka juga akan datang dan bertemu disana
"pagi nona?" sapa Lavanya sambil membukakan pintu mobil untuk Keysha
"pagii, terimakasih yaa" ucap Keysha sambil tersenyum
"semoga hari ini lancar sesuai keinginan anda nona" ucap Lavanya setelah duduk di kursi kemudi
"aku harap juga begitu" ucap Keysha
setelah menempuh perjalanan cukup lama akhirnya mobil sampai di pengadilan, bodyguard langsung mengamankan Keysha setelah turun dari mobil karna begitu banyak wartawan yang datang
"bu Keysha bisa minta waktunya bu?"
"bu apakah pak Aditya ingin mempertahankan pernikahan bu?"
"benar bu, mengingat pak Aditya datang diagenda mediasi ini" ucapan salah satu wartawan menghentikan langkah Keysha
"pak Aditya datang?" tanya Keysha dengan raut wajah bingung
"benar bu sekitar 5 menit lalu"
"kamu datang? kenapa? harusnya tidak begini" batin Keysha
.
.
.
Terimakasih untuk readers yang selama ini sudah memberikan dukungan diceritaku ini, aku berharap kalian akan terus mendukung ceritaku dengan cara Like ,Vote dan Komen sebanyak banyaknya
Terimakasih readers
jangan lupa baca ceritaku yang lain yaa ( Anak Genius - Triple Baby CEO) dan jangan lupa untuk tinggalin jejak kalian berupa like vote dan komen
happy reading