
Aditya terbangun karen terusik oleh Bella yang mengigau
"mas Adit tolong mas .. percaya sama aku.. mas tolong.. " Bella masih terus meracau memanggil nama Aditya
"Bella , bangunnn Bell? " Aditya mencoba membangunkan Bella
"mas!!" Bella terbangun dengan terkejut " ternyata cuman mimpi" ucap Bella
"kamu mimpi sayang? kamu mimpi apa ? sambil manggil manggil nama aku? hmm" Aditya pun mengambilkan minuman untuk Bella agar lebih tenang, Bella pun menerima air dari Aditya dan meminumanya
"gara gara kefikiran Keysha aku jadi terbawa mimpi" Batin Bella
"Bell?" Aditya menggoyangkan bahu Bella pelan
Bella tersadar dari lamunannya "eh iya mas , tadi.. akuuu mimpi tersesat dihutan tapi kamu ngga nolongin aku" ucap Bella sendu, Bella tidak menceritakan mimpinya yang sebenarnya takut kalau Aditya akan mencurigainya
" sayangg , itu cuma bunga tidur , ga usah dipikirin yaa, sekarang tidur lagi ini masih larut " Aditya pun kembali membaringkan tubuhnya dan terlelap tidur
"untung cuma mimpi, tapii apa itu perntanda buruk?" batin Bella
Bella pun kembali membaringkan tubuhnya
.
.
.
.
Pagi hari Keysha sudah bersiap untuk berangkat kebutiknya , Keysha keluar dari kamar bersamaan dengan Bella yang juga akan berangkat bekerja
"ehh Bella , mau berangkat? " ucap Keysha seramah mungkin
"emmm i.. iya Keysha aku mau berangkat " ucap Bella, dia masih nampak gugup ketika bertemu Keysha
"aku anterin yah"
"enggak , ga usah" Bella langsung menolak ajakan Keysha
"loh kenapaa?" Keysha sengaja menunjukkan raut muka sedih yang dibuat buat
"karna Bella akan mengantarkan saya kebandara , jadi Bella akan berangkat dengan saya " Aditya muncul dari dari dalam kamarnya "hari ini saya mau berangkat ke Palembang untuk urusan pembukan cabang baru, kira kira 4 hari saya akan disana"
Keysha pun hanya mengangguk paham,setelahnya mereka sarapan pagi bersama sama dan berangkat ketempat tujuan masing masing.
.
.
.
Siang hari ini Keysha sudah memiliki janji dengan teman temannya untuk makan siang bersama , Keysha dan Alena baru sampai dan sekarang Keysha sedang memarkirkan mobilnya , Keysha turun dari mobil begitupun Alena , tetapi Alena seperti melihat seseorang yang dia kenal
"yuk len" ajak Keysha
"ehh.. ee loe duluan deh ada yang mau gue beli bentar" ucap Alena,
"okee, jangan lamaa"
Alena pun segera mengekitu sosok yang Alena kenal tadi, siapa tahu Alena salah lihat
"sayang, jadi kapan kita Nikah?" ucap seorang wanit dengan nada manjanya
"sabar sayang, setelah aku dapatkan apartement Alena pemberian dari Keysha itu aku akan menikahi kamu" ucap Fahri , ya laki laki itu adalah Fahri pacar Alena
Alena menutup mulutnya susah payah agar tak terdengar isakannya , Alena terkejut mendengar pembicaraan Fahri dan wanita itu yang diduga selingkuhan Fahri,
" aku tuh takut kalau kamu nanti jadi jatuh cinta beneran sama Alena"
"nggak akan, kamu kan tau selama ini aku pertahanin Alena buat apa? kamu juga kan nikmatin uangnya " ucap Fahri
"iya sih, terus dia emang ga curiga kamu pake alesan ibu kamu terus "
"enggak, dia kan bodoh " Fahri pun tertawa dengan wanita itu
"iyaa mau aja dibodohin, padahal kan kamu anak yatim piatu " Fahri masih terus tertawa hingga suara yang Fahri kenal terdengar ditelinganya
"ohh jadi selama ini kamu cuma manfaatin aku?" Fahri membalikkan badannya dan terkejut melihat Alena yang sudah menatap nya tajam
"A..Alena" tenggorkan Fahri serasa tercekat
"iya kenapa ! kaget liat aku disini ? ucap Alena sambil bersedekap dada
"sayang ini.. salah paham"Fahri mencoba mendekati Alena tapi Alena menghindar
"ga usah deket deket aku, aku jijik dengan barang bekas" Alena memperlihatkan tatapan dinginnya kepada Fahri
"Gampangan maksud kamu? siapa yang gampangan? aku atau kamu! kalu aku gampangan terus kamu disebut apa? laki laki murahan? atau Benalu yang cuma bisanya porotin cewe hah " Alena sudah benar benar emosi ,nafasnya naik turun wajahnya pun memerah
Fahri tak terima mendengar perkataan Alena, Fahri hendak melayangkan tamparan ke pipi mulus Alena
"BERHENTII!!" Dimas berteriak kearah Fahri, Fahri pun menghentikan tanganya
"ngapain loe ikut campur urusan gua" Fahri mulai maju menghampiri Dimas
" gue perlu ikut campur karna Alena temen gue, dan loe mau main fisik sama Alena , gue udah punya bukti" Dimas menunjukkan foto Fahri yang hendak menampar Alena tadi
"sialan!! " Fahri menghampiri dimas dan memukul wajah dimas tapi bisa ditangkis oleh Dimas , mereka pun terlibat perkelahian
Disisi lain Keysha sudah berada didalam Restaurant bersama Alby di ruang VIP
"Alby, kok yang lain lama banget sih, Alena mana lagii "
" tau tuh, kata zahra tadi mereka udah deket kok" Zahra dan Dimas berangkat bersama karna Dimas menjemput Zahra dirumahnya , eits jangan salah paham Dimas dan Zahra masih saudara sepupu dan Zahra juga sudah menikah 1 tahun lalu ,kini Zahra sedang hamil 5 bulan dan ini anak pertamanya , Alby nampaknya sudah kesal menunggu 3 orang itu ,
Tak lama ponsel Keysha pun berbunyi dan tertera nama Zahra disana
"hallo Ra, loe dimana?"
"gue diparkiran cepetan kesini Dimas sama Fahri berantem" setelah itu Zahra mematikan telefonnya sepihak
"By , Fahri sama Dimas berantem diparkiran"
Kesyha dan Alby pun langsung lari menuju parkiran, benar saja ketika mereka keluar dari restaurant terlihat sangat ramai , Keysha melihat Zahra yang nampak ketakutan
"By lo langsung ke Dimas , gue mau ke Zahra dulu ,bahaya soalnya"
"oke" Alby pun langsung berlari kearah Dimas, disana sudah ada satpam yang melerai namun sepertinya cukup sulit
"Zahra ya ampun, gue bawa ke dalam restaurant dulu yuk disini bahaya buat lo" Keysha pun membawa Zahra kedalam restaurant dan meminta tolong kepada salah satu pelayan untuk membawa Zahra keruangan VIP yang tadi sudah dipesan
Setelah itu Keysha kembali keparkiran dan membelah kerumunan disana masih terlihat Alby yang mencoba memegangi Dimas ,sedangkan salah satu satpam memegang Fahri, Keysha melihat Alena yang sedang menangis tak jauh dari tempat perkelahian
"Alena" Keysha langsung menghampiri Alena dan memeluknya
Alena tak berkata apapun ,Alena tetap menangis dipelukan Keysha
Sedangkan Fahri masih terus memancing emosi Dimas
" Alena! loe ga usah sedih gituu, gue cuma minta duit loe bukan keperawanan loe "
ucapan Fahri membuat emosi Dimas naik , Alby pun ikut emosi mendengar perkataan Fahri, Alby melepas pegangannya kepada Dimas ,mereka saling memandang dan tersenyum penuh arti mereka pun maju bersama2
BUUGHH "ini buat loe yang udah khianatin temen gue" Dimas memberi pukulan diperut Fahri
BUGHHH " ini buat loe yang udah nyakitin temen gue " Alby memukul bagian wajah Fahri
Bughhh " ini buat loe yang udah ngehina temen gue " Dimas memukul wajah Alby disisi sebelahnya
mereka pun tersenyum puas
"setelah ini jangan tunjukin batang hidung loe dihadapan Alena lagi" ucap Dimas ,
Fahri berdiri dan hendak pergi
"tungguuuu!!" Alena menghentikan langkah Fahri "Kita PUTUS" setelah mengucapkan itu Alena pun pergi memasuki restaurant
Sedangkan Fahri menatap punggung Alena yang semakin menjauh "gue akan bales loe Alena " batin Fahri
Keysha melihat tatapan Fahri " kenapa gue punya firasat buruk tentang Alena" batin Keysha
.
.
.
.
.
.
Kira kira firasat Keysha apa yaaa??
Yuk baca terus Karyaku
Jangan lupa like Vote dan komen sebanyak banyaknya yaa supaya aku semangat buat upp
TERIMAKASIH