
Setelah beberapa menit mengemudi akhirnya Rey sampai di rumah sakit, dia langsung memanggil suster yang lewat. Para perawat pun langsung membantu Marvel membawa Keysha keruang rawat.
Marvel di minta untuk menunggu di luar, karena dokter akan melakukan pemeriksaan. Marvel pun menunggu dengan harap - harap cemas.
Tak lama seorang suster keluar dari ruangan, "keluarga ibu Keysha" panggil suster.
"Saya suaminya sus" Ucap Marvel mendekat ke arah suster.
"Silahkan masuk pak, dokter ingin bicara" ujar suster mempersilahkan Marvel untuk masuk.
"Silahkan duduk pak" Ujar seorang dokter perempuan kepada Marvel.
"Terimakasih dok" Jawab Marvel, dia pun duduk di depan dokter tersebut.
"Jadi istri saya kenapa dok??" Tanya Marvel khawatir.
"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan pak, hal - hal seperti ini umum terjadi pada kehamilan di usia muda" jawab dokter seraya tersenyum.
"Ma..maksud dokter istri saya hamil?" Tanya Marvel memastikan.
" Benar pak, istri bapak tengah mengandung sekarang, dan usia nya baru menginjak 2 Minggu jadi masih sangat rentan pak, mohon kerjasama nya untuk menjaga kandungan istri bapak" ucap dokter menjelaskan.
Marvel serasa tidak percaya dengan apa yang dokter katakan, dia menangis haru mendapati kenyataan bahwa sebentar lagi dia akan menjadi seorang Ayah.
"Selamat ya pak" Ucap dokter.
"Terimakasih dok" jawab Marvel , "dok apa saya sudah boleh melihat istri saya?" Tanya Marvel.
"Silahkan pak, mungkin sebentar lagi ibu Keysha akan siuman" Jawab dokter.
Marvel pun bangkit dari duduknya dan melangkah menuju ranjang dimana Keysha tengah berbaring.
Marvel mengelus lembut kepala Keysha dan mencium keningnya, "terimakasih sayang" Ucap Marvel.
Tidak lama ada pergerakan dari Keysha,nampaknya Keysha mulai siuman. Keysha mengerjakan matanya perlahan ketika Indra penciuman merasakan aroma obat - obatan yang cukup menyengat.
"Marvel..." Lirih Keysha memanggil suaminya.
"Iya sayang, aku di sini" Ucap Marvel seraya tersenyum.
"Aku dimana??" Tanya Keysha, dia masih merasakan sedikit pusing.
"Kamu di rumah sakit sayang, tadi kamu pingsan dan aku membawa kamu ke sini" Jawab Marvel.Keysha pun hendak duduk dan Marvel membantu nya.
"Hati - hati sayang" Ucap Marvel ketika Keysha hendak turun dari ranjang.
"Apa sih Vel, aku cuma turun dari ranjang" Ucap Keysha yang merasa Marvel sedikit berlebihan, padahal Keysha juga sudah di pegang oleh Marvel, ranjang nya pun tidak terlalu tinggi.
"Sayang, kamu harus lebih hati - hati sekarang, karena kamu harus menjaga calon anak kita"Jelas Marvel, dia menuntun Keysha agar duduk berhadapan dengan dokter.
"Maksud kamu apa Vel??" Tanya Keysha tak paham.
"Benar Bu apa yang pak Marvel katakan, ibu kini tengah mengandung" Ucap dokter menjelaskan.
"Sa..saya mengandung??" Tanya Keysha.
"Benar Bu, usia kandungan ibu baru menginjak 2 Minggu, dan itu masih sangat rentan jadi ibu harus lebih berhati - hati dan menjaga kandungan ibu ya" Ucap dokter menjelaskan.
"Sayang.. aku hamil" Ucap Keysha.
"Iya sayang.." Ucap Marvel tersenyum.
"Nanti saya akan resep kan vitamin dan obat penguat kandungan ya Bu, dan ini buku panduan kehamilan, ibu harus check kehamilan setiap 1 bulan sekali,dan setiap datang jangan lupa membawa buku ini ya Bu " Dokter pun menyerahkan buku kehamilan kepada Keysha.
"Baik dok, terimakasih" Jawab Marvel dan Keysha, setelah itu menerima resep mereka pun berpamitan.
"Sayang, kamu harus membatasi aktivitas kamu ya sekarang, agar kamu tidak terlalu lelah" Ucap Marvel.
"Iya sayang" Jawab Keysha menuruti perkataan Marvel.
Sebelum pulang mereka ke apotik terlebih dahulu untuk menebus obat, setelah itu barulah mereka pulang. Marvel tidak pergi ke kantor, dia sudah menghubungi Farel kalau dia akan bekerja dari rumah.
Sepulangnya dari rumah sakit, Keysha meminta di siapkan buah - buahan yang sedikit asam, seperti mangga muda, dan jeruk.
"Sayang, kita kabari mamah sama papah ya?" Tanya Marvel.
"Iya sayang, bagaimana pun mereka harus tahu kabar bahagia ini" Ucap Keysha.
"Ya sudah aku hubungi mamah papah dulu ya" Ucap Marvel sedangkan Keysha masih sibuk memakan buahnya, Marvel pun menghubungi Farah dan Bagas lebih dulu baru setelah itu Sinta dan Ryan.
Mereka semua sangat senang mendengar kabar bahagia ini, bahkan Farah dan Bagas mengatakan bahwa mereka akan segera datang ke Jakarta, sedangkan Sinta dan Ryan akan datang malam ini menjenguk menantu kesayangan mereka.
"Oh iya sayang, rumah pak Jamal yang kemarin di jual udah laku loh" Ucap Marvel.
"Oh ya? Dibeli orang mana??" Tanya Keysha.
"Katanya orang Bandung" Jawab Marvel.
"Kira - kira kapan mereka pindah kemari sayang?" Tanya Keysha penasaran.
"Katanya dalam waktu dekat sih sayang" Jawab Marvel.
"Wah senangnya dapet tetangga satu kampung " Ucap Keysha seraya tertawa.
"Habis ini kamu istirahat ya.. tidur siang" Ucap Marvel menasehati istri nya.
"Iya sayang..." Jawab Keysha.
Malam harinya Sinta dan Ryan benar - benar datang ke kediaman Keysha dan Marvel, mereka membawakan martabak manis pesanan Keysha,karena tadi Sinta sempat menanyakan tentang ngidamnya Keysha dan ternyata Keysha ingin makan martabak manis.
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
"Mahh, pah" Keysha mencium tangan Sinta dan Ryan begitu juga Marvel.
"Selamat ya sayang atas kehamilannya" Ucap Sinta dan Ryan.
"Makasih mah, pah" Jawab Keysha.
"Oh iya ini martabak pesanan kamu" Sinta memberikan martabak pesanan Keysha.
"Aaa Keysha nungguin ini" Ucap Keysha seraya tertawa.
"Ya udah sinih biar mamah siapin ke meja makan, kamu tunggu aja ya sayang" Ucap Sinta.
"Makasih ya mah" Ujar Keysha .
"Sama - sama sayang, ya udah mamah ke dapur dulu yaa" Sinta pun bergegas menuju dapur.
Keysha duduk bersama Marvel dan Ryan di ruang keluarga, dia sangat bersyukur karena memiliki keluarga yang utuh, mereka juga sangat senang mendengar kabar bahagia ini.
Namun Keysha teringat akan Rania, gadis yang hidup sebatang kara dan harus menanggung beban cobaan yang begitu berat.
"Bagaimana dengan Rania ya? Dia juga pasti merasakan ngidam" Batin Keysha.
"Apa Aditya bersikap baik kepada Rania?" Batin Keysha lagi.
"Besok aku juga coba jenguk Rania deh, aku juga udah lama nggak ketemu bapak" Ucap Keysha, besok dia akan meminta izin pada Marvel untuk pergi ke rumah Aditya.
Tidak lama Sinta datang sambil membawa martabak yang sudah dia susun di piring tidak lupa susu ibu hamil untuk Keysha, dan ada pelayan juga yang membawakan teh manis serta beberapa camilan sebagai pelengkap.
"Ayo sayang di makan" Ucap Sinta pada Keysha.
Keysha pun bersemangat mencicipi martabak tersebut, membuat Sinta dan Ryan tersenyum senang, mereka awalnya khawatir ketika mendengar Keysha sempat mengalami mual yang parah, karena pasti akan berpengaruh pada ***** makan nya, namun sekarang mereka tidak terlalu khawatir, karena rupanya ***** makan Keysha justru seperti nya semakin meningkat.
.
.......
......Aaa selamat ya Marvel dan Keysha......
...Nah crazy up lagi 😁 jangan sungkan untuk kasih like,vote dan komen readers ...