
Ketika Keysha sedang menunggu Aditya , Keysha melihat anak perempuan sedang berjualan tissue
"dek sinii" panggil Keysha , anak kecil itupun berlari kearah Keysha
"tissue nya berapa? " tanya Keysha
"5000 an kak"
"ini tinggal berapa dek semuanya ?"
"ada.. 15 kak"
"kakak beli semua yaa?" perkataan Keysha sontak membuat mata anak kecil itu berbinar bahagia
"jadi berapa dek?"
"75.000 kak"
"anak pinter , kamu umur berapa sih?"
"8 tahun kak"
"kamu sekolah kan?"
"iya kak, tapi ini lagi liburan sekolah"
"kelas berapa sekarang?"
"aku baru naik kelas 3 kak"
"terus kenapa jualan tissue dijalan ,kan bahaya "
"bantuin orang tua kak " nampak mata anak kecil itu berkaca kaca
"kamu anak baik, semoga kelak kamu jadi anak yang sukses bisa bahagiain orang tua kamu yaa, oh iya ini uangnya " Keysha memberikan uang 100 ribuan
"aammiinnn , berarti kembali 25 .000 ya kak "
"ga usah buat kamu ajah, dan ini buat orang tua kamu " Keysha memberikan amplop putih yang didalamnya berisi 500.000
"alhamdulillah, makasih banyak kak " ucap gadis kecil itu sambil berkaca kaca " aku berdoa semoga kakak selalu sehat dan bahagia" lanjutnya
"aammiinnn"
"aku pulang ya kak, mau kasih ini buat ibu biar bisa beli beras"
anak kecil itupun berlari karen sangking senangnya
Keysha melihat kepergian anak kecil itu "gue nyesel tadi, makan sendirian ngabisin 3.700.000 ,pengen gue flashback aja deh biar ga jadi makan tadi " batin Keysha
Kemudian Keysha melangkah ke Bapak tua penjual Bakso " permisi pak "
"iyaa Neng" ucap Bapak tersebut
"Baksonya berapa seporsi pak?"
"10.000 Neng "
"saya beli 15 porsi ya pak, nanti akan ada orang dateng kesinih sambil bawa tissue kaya gini bapak kasih aja pokoknya jumlahnya 15 " jelas Keysha sambil memperlihatkan tissue nya
"ohh iya Neng" terlihat raut wajah bahagia dari Bapak itu
"jadi berapa pak semuanya"
"150.000 Neng"
Keysha pun memberikan 150 ribu serta amplop dengan nominal yang sama seperti anak perempuan tadi "ini rejeki buat Bapak"
"Alhamdulillah Neng terimakasih banyak" ucap Bapak itu dengan mata berkaca kaca
"ini dari Allah pak , saya cuma perantara"
"semoga Neng selalu dilimpahkan rezekinya, selalu diberi kesehatan, dan kebahagiaan dunia akhirat neng "
"ammiinn pak ,terimakasih doanya kalau begitu saya permisi"
Keysha pun kembali melangkahkan kakinya ke tukang becak
"permisi Pak"
"iya Neng"
"Bapak udah makan? "
"belum Neng, nanti nunggu ada penumpang"
"loh Bapak belum dapet penumpang?"
"belum Neng, yaa di jaman sekarangkan sudah banyak yang punya kendaraan neng jadi jarang yang pakai becak"
"Bapak nanti ketukang bakso itu yaa, sambil nunjukin tissue ini " Keysha memberikan tissue sambil memberi tahu tukang bakso yang tadi
"alhamdulillah terimakasih Neng"
"kalau begitu saya permisi Pak "
setelah kepergian Keysha ,Bapak itu pun melihat tissue dan ternyata dibawah tissue ada amplop berisi uang , bapak itu langsung bersujud syukur ,dan mendoakan hal baik untuk Keysha.
Keysha terus melangkahkan kakinya membagikan tissue sampai habis ,dan juga amplop yang jumlahnya sama besar kepada orang yang membutuhkan , Keysha sering melakukan ini ketika bepergian ditasnya terdapat amplop yang sudah diisi uang dan ada paper bag ukuran sangat kecil , itu adalah hal wajib yang selalu Keysha bawa ketika bepergian.
"Alhamdulillah habis tissue nya "
Keysha pun melangkahkan kakinya menuju mobil, dan Keysha tak menyadari sedari tadi ada yang memperhatikannya
sedari tadi Aditya sudah memperhatikan Keysha , bahkan Aditya juga sudah membelikan minum untuk Keysha
Keysha melihat Adity sudah disamping mobil ternyata "udah lama mas? " tanya Keysha setelah mendekat ke Aditya
"yaa lumayan" ucap Aditya ,kemudian memberikan botol air mineral kepada Keysha "nih minum ,cuaca panas jangan sampai dehidrasi"
"terimakasih" Keysha pun meminum air menaral itu
"ya udah ayo masuk mobil, jangan sampai Bapak sama Ibu nunggu kita lama ,dan kamu duduk didepan ditempag Bella tadi"
"iyaaa " dengan malas Keysha masuk kedalan mobil "kan yang bikin lama kamu" ucap Keysha lagi
"kok aku?" tanya Aditya sambil menunjuk dirinya sendiri
"ya iyaa lahh , ituu" Keysha menujukkan dengan melihat kearah rambut basah Aditya
Aditya merasa malu tapi dia tutupi dengan memberi tatapan tajam kepada Keysha
"apa? " Keysha pun semakin berani " aku saranin ya mas ,kamu pasang peredam suara ajah dikamar kamu , biar suaranya gak kedengeran sampai kekamar ku aku jadi harus sedia kapas buat sumpel telingaku" ucapan Keysha sontak membuat mata Aditya membulat sempurna
"udahh mas ga usah malu gitu, dan itu matanya aku takut nanti keluar, sekarang jalanin mobilnya nanti Bapak sama Ibu nunggu kita lama" ucap Keysha diakhiri dirinya yang tertawa kecil
Aditya tak menjawab sepatah katapun, dia memilih untuk melajukan mobilnya menuju kediaman orang tuanya , saat diperjalanan mereka fokus dengan pikiran masing masing, Aditya yang fokus dengan jalanan sedangkan Keysha menatap pemandangan yang dilewatinya, hingga beberapa saat kemudian Keysha membuka suaranya
"Mas Adit" panggil Keysha menatap Aditya yang tengah fokus
"apa?" Aditya sekilas menatap Keysha kemudian fokus kembali ke depan
"kalau omah Lisa udah bener bener sehat ,kamu janji ya sama aku bakal kabulin permintaan ku untuk pisah dari kamu" Keysha berkata sambil tersenyum
deg perkataan Keysha seketika membuat hati Aditya seperti diremas seketika , Aditya tetap diam
"aku mau kita berpisah secara baik baik, karna aku ingin melanjutkan kehidupanku seperti dulu sebelum aku mengenal kamu mas " ucap Keysha lagi
"kalau laki laki itu tidak datang bagaimana Key?" akhirnya Aditya membuka suaranya , Aditya ingat sudah 2x Keysha mengatakan sedang menunggu seseorang yaitu calon suaminya
Keysha tau siapa yang Aditya maksud yaitu Marvel " kembalinya dia atau tidak , itu nggak akan mempengaruhi keputusan aku buat pisah dari kamu,karna aku yakin jodoh nggak akan kemana , kalau dia jodohku aku pasti akan bertemu kembali tapi kalau bukan pasti suatu saat aku akan menemukan laki laki yang lebih baik untuk menjadi pendamping hidup, aku nggak mau menjalani kehidupan seperti saat ini, aku terikat pernikahan dengan orang yang nggak aku cintai ,dan aku tau kamu juga ngga cinta sama aku karna cinta kamu sudah untuk Bella , aku yakin lambat laun semua rahasia ini akan terbongkar ,jadi aku ingin sebelum masyarakat tau kita sudah berpisah, supaya kamu bisa tetap menjalani pernikahan kamu dengan Bella, kalau aku tetap terikat pernikahan dengan kamu maka aku nggak bisa dekat dengan laki laki lain karna itu akan mengotori janji suci pernikahan" ucap Keysha panjang lebar
Aditya diam tak mengucapkan sepatah katapun, Keysha pun menatap Aditya "mas kamu dengerin aku nggak sih" ucap Keysha kesal
"iyaaa denger, eh tuh rumah Bapak sama Ibu , kita sudah sampai" Aditya mencoba mengalihkan pembicaraan
"ayo turun" ucap Aditya
"nih orang gimana sih, diajak ngomong panjang lebar ga jawab"batin Keysha
Keysha pun turun dari mobil Aditya dan sudah disambut oleh Bapak dan Ibu mertuanya, Keysha dipeluk hangan oleh Ibu Aditya
"Ibu kangen banget sama mantu Ibu" ucap Ibu Aditya
"Keysha juga kangen sama Ibu"
"ya sudah masuk dulu ayo, jangan ngobrol diluar " ucap pak Harun , mereka semua pun masuk kedalam rumah
"Nak kita makan siang dulu yaaa " ajak Ibu Desi
"mati gue, masih kenyang banget lagi"
Aditya tau Keysha pasti masih kenyang karena tadi Keysha sudah makan "bu, sepertinya Keysha sangat lelah ,biar Keysha istirahat dulu yah"
"ohh ya sudah, sekarang kamu antar mantu cantik Ibu kekamar kamu ya Nak "
"iya bu, tapi nanti Aditya mau makan ,kangen masakan Ibu"
"iyaa nanti Ibu tunggu"
Keysha pun pamit kepada kedua mertuanya untuk beristirahat, sampailah Keysha dikamar milik Aditya , Aditya sedang mengambil koper miliknya dilantai bawah
"kamar yang nyaman" ucap Keysha
Aditya pun datang "kamu istirahat aja dulu disinih"
"kita.. satu kamar mas ?"
"ya iyaaa kita kan dirumah Bapak sama Ibu kalau kita beda kamar mau bilang apa nanti?"
"iya iya"
"nah itu kamar mandi" ucap Aditya sambil menunjukkan kearah kamar mandi " aku mau kebawah ,kamu istirahat ajah" setelah mengatakan itu Aditya pun pergi
Keysha berjalan sekeliling kamar dan berdiri tepat dijendela kamar yang langsung menghubungkan pemandangan taman yang terawat "cantik" batin Keysha
Keysha berjalan kearah ranjang dan mengambil bantal kemudian Keysha rebahkan dirinya disofa panjang yang ada dikamar Aditya "oke satu kamar tapi nggak satu ranjang, huhh bakal pegel semua badanku tapi nggak papa ini cuman sebentar" Keysha akhirnya tertidur pulas .
.
.
.
.
.
.
haiii readers
Author pengen ngucapin terimakasih sebesar besarnya karena sudah bersedia membaca karyaku ini serta kasih like dan komen berupa support. Aku selalu berusaha supaya setiap hari bisa up episode baru, terimakasih semuanyaaa 🥰🥰🥰