Renalda

Renalda
Lepas Lajang (2)



Semuanya telah hadir di ballroom hotel. Ivana dan keluarganya, yang kebetulan hanya mempunyai seorang paman di dunia ini juga sudah hadir. Mika, kerabat dan sahabatnya juga menduduki posisi masing-masing.


Para undangan datang dari berbagai belahan dunia demi menyaksikan seorang Mika Alfath Arunika melepas masa lajangnya. Hal lain tentu saja untuk mencari muka di depan pemilik perusahaan raksasa tersebut, yang dengar-dengar juga menguasai beberapa negara.


Pejabat, proxy juga para karyawan diberi undangan.


"Selamat pak Maheswari atas pernikahan anak, anda" ucap Raka Maheswari yang tak lupa menggandeng istrinya.


"Terima kasih sudah meluangkan waktunya Mr. dan Mrs. Maheswari" sambut Lathief sopan. Tak lupa Aina bercipika cipiki dengan Dina.


"Silahkan nikmati pestanya, pak. Kami harus menyambut tamu yang lain" ucap Lathief sopan sebelum meninggalkan kedua orang tersebut.


Pandangan Dina kini jatuh pada sekelompok millenial yang duduk mengelilingi meja. Disana tampak Angel, Rian, Sandi, Alex, Angga, Randi, Rafa dan tentu saja Alda yang sedang memangku Athena.


"Pa, gemes deh sama anak yang dipangkuan anaknya pak Arunika" kata Dina.


Raka mengikuti arah pandang istrinya.


Seorang anak kecil yang mengenakan gaun berwarna pink pucat selutut dengan rambut yang dihiasi bando. Benar, bayi itu terlihat lucu.


"Semoga Angel diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk mengandung cucu yang lucu seperti itu yah, ma" ucap Raka yang masih menatap Athena.


"Renal juga belum ada tanda-tanda bakal nikah, padahal pendidikannya telah selesai." kesal Dina.


Raka mengelus pundak istrinya.


"Renal kemana, ma? Bukannya tadi berangkatnya duluan yah?" tanya Raka saat menyadari belum melihat keberadaan anaknya.


"Iya, Renal mana?" tanya Dina balik.


Raka menghela napasnya. Orang bertanya kok balik nanya, pikirnya.


Jantung Alda mendadak berdetak lebih cepat. Hidungnya juga mencium bau parfum yang sudah ia hapal. Ia enggan menoleh, malah meladeni ocehan Athena.


"Deddiiiiiiii" teriak Athena versi anak kecil.


"Dedi Angga yah, nak?" tanya Angga pede. Ia berdiri hendak mengambil Athena dari pangkuan Alda.


Athena menggeleng.


"Dediiii" ocehnya lagi.


"Kepedean lu, bang. " ejek Alex pada Angga.


"Anak kecil diam aja deh" Kata Angga.


Semuanya terkekeh mendengar Angga dan Alex saling sahut-sahutan.


"Maaf, terlambat" ucap seorang pemuda yang begitu tampan dengan balutan jasnya yang berwarna navy.


"Woii, Renal" seru Alex.


Renal terkekeh mendengar seruan Alex. Alex memang yang paling heboh.


"Dediiiii" Athena kembali mengoceh.


"Ren, anak Lo tuh manggil Lo dari tadi" kata Rafa, menunjuk Athena dengan dagunya.


Renal melihat ke arah Athena yang memang sedikit terhimpit dibelakang Randi.


Alda yang mendengar ucapan Rafa tersentak kaget. Ia menatap Rafa dengan penuh tanya.


Rafa yang mengerti tatapan Alda pun tersenyum misterius. Yang bagi Alda senyum minta di tabok.


"Dediiii" teriak Athena lagi.


Renal terkekeh mendengar panggilan Athena. Ia berjalan ke arah Alda, untuk mengangkat Athena dari pangkuan Alda.


Athena tertawa senang saat sudah berada digendongan Renal. Renal mengecup pipi Athena gemas.


"Sejak kapan Lo Ren jadi Daddy?" tanya Angel sarkas.


"Sejak Athena manggil gue Daddy-lah" sewot Renal.


"B aja dong" kata Angga.


"Dari tadi manggil Daddy, gue pengen gendong gak mau, ternyata Daddy nya yang lain" lanjut Angga.


"Sabar, Ngga. Anak-anak memang tahu orang berkualitas" kata Dian yang sejak tadi menjadi penonton.


Semuanya terkekeh mendengar ucapan Dian, kecuali Alda tentunya. Ia masih kaget dengan kejadian barusan.


Acara berlangsung sangat meriah. Anak-anak millenial berfoto dengan pengantin, tentu saja belasan kali. Alda juga meminta dirinya dan Mika difoto berdua, kemudian bertiga dengan Ivana. Para keluarga berfoto-foto, kerabat dan juga tamu undangan yang hadir.


Mereka mengabadikan dengan baik pernikahan seorang Mika Alfath Arunika, baik didalam benak mereka maupun dalam bentuk fisik berupa lembaran foto. Media tentu tak diberi izin untuk memasuki ballroom hotel.


Mika kini tidak lajang lagi, telah ada Ivana yang menemaninya, yang akan bersamanya hingga nanti.