
Nevan sedang sibuk menghitung uang yang ia kumpulkan di celengannya. Baru saja ia memecahkan celengan ayamnya yang sudah berumur 3 tahun itu.
Hal yang sama Athena lakukan di kamarnya. Ia menghitung uang yang ia sisipkan sisa belanjanya.
"Kakak" pintu kamarnya diketuk dari luar.
"Masuk, dek" seru Athena.
Setelah mendapat izin dari yang punya kamar, Nevan membuka pintu kamarnya kakaknya.
"Uangnya cuma segini kak" ucap Nevan sambil memberikan sejumlah uang pada Athena.
"Ehh, padahal kakak udah larang. Uang kakak kayaknya cukup kok" kata Athena.
Nevan menggeleng.
"Aku juga anak mommy dan daddy, jadi terima yah uang dari Nevan"
Athena mengangguk.
"terima kasih, yah" ucap Athena.
"Kamu maunya di rooftoop atau VIP?" tanya Athena.
"Rooftoop aja, kak. Kalau VIP pasti udah biasa" jawab Nevan.
Athena mengangguk.
"Kakak akan cari tempatnya." katanya.
"Siip" Nevan mengangkat kedua jempolnya.
✨✨✨
"Mommy, gawat Nevan katanya gak bawa uang ke cafe. Mana udah traktir teman-temannya pula" kata Athena dramatis.
Alda menepuk jidatnya. Kebiasaan Nevan.
"Yaudah, mommy samperin dulu. Kamu mau ikut nggak?"
Athena mengangguk.
Mereka pergi diantar oleh sopir. Di jalan, Athena mengirim pesan pada Daddy nya memintanya untuk ke cafe A karena keadaannya sedang genting.
Saat mobil sudah terparkir, Alda bergegas masuk mencari keadaan Nevan. Alda menarik tangan Athena, mencari kesana-kemari. Tak lama, Renal juga datang.
"Kenapa sayang?" tanya Renal dengan napas yang masih belum teratur.
"Nevan, kebiasaan pergi tapi nggak bawa uang. Sampai disini aku nggak ketemu. Kemana anaknya?" Alda mulai mengomel khas emak-emak.
"Emang begian atasnya ada cafe?" tanya Alda.
"Kan siapa tahu, mommy" kata Renal.
Alda yang masih menggandeng tangan Athena, menarik anaknya menaiki tangga, di ikuti Renal di belakangnya.
Saat akan membuka pintu, Athena pamit.
"Mom, The kebelet" ucapnya sambil nyengir.
"Yaudah, kamu tunggu di mobil kalau udah selesai" kata Alda.
Athena mengangguk.
Alda lalu membuka pintu, disana terlihat Nevan yang sedang duduk sendiri. Alda terlalu fokus dengan Nevan, tidak memperhatikan sekitarnya. Beda lagi dengan Renal yang tersenyum bahagia melihat hasil karya anak-anaknya.
"Kebiasaan pergi gak bawa uang" omel Alda.
Nevan berdiri dari duduknya. Ia nyengir.
"Maaf, mommy" ucapnya sambil memeluk mommy nya, lalu membalikkan tubuh mommy nya.
Disana ada sebuah meja dengan 4 kursi, yang sekitarnya di dekor cantik dengan tulisan "Happy Anniversary Mr. and Mrs. Maheswari" .
Alda menutup mulutnya. Merasa sangat kaget.
Dari belakang dinding yang didekorasi, Athena muncul sambil membawa kue dengan angka 10 diatasnya. Athena menyimpan kue itu di meja, kemudian menarik Daddy nya untuk duduk di kursi yang telah disediakan. Hal yang sama Nevan lakukan pada mommy nya.
"Selamat hari jadi pernikahan yang ke 10 tahun, mommy, Daddy. Terima kasih sudah jadi orang tua yang baik untuk The dan Nevan" ucap Athena kemudian mengecup kedua pipi orang tuanya secara bergantian.
"Nevan sayang mommy, sayang Daddy" Nevan memeluk sekilas daddy nya kemudian mencium pipi mommy nya.
Alda mengusap air matanya. Renal mengusap kepala kedua anaknya secara bergantian.
"Terima kasih yah" ucap Renal.
"Udah dong mommy nangisnya. Ayo kita makan-makan" seru Nevan.
Mereka makan malam di rooftoop cafe yang telah Athena sewa dengan bantuan Mika. Karena Athena belum memiliki kartu pengenal. Selanjutnya, Alda dan Renal meniup lilin yang ada di kue yang Athena bawa tadi. Lagu Endless Love mengiringi malam penuh cinta di keluarga Renaldi Maheswari.
Alda dengan pakaian sederhananya, Athena dengan pakaian rumahnya, Nevan dengan kaos dan celana pendeknya, serta Renal dengan kemeja putihnya yang sudah ia gulung sampai sikut dan celana kain berwarna hitam, mereka terlalu sederhana untuk merayakan hari yang penuh makna. Bahagia tak perlu mahal, begitu kata Alda yang selalu ia ajarkan pada anak-anaknya.
"Terima kasih kepada mommy sudah menghabiskan 10 tahunnya bersama lelaki yang masih banyak kurangnya ini, kepada kakak Athena dan dedek Nevan yang sudah menyemangati daddy. Terima kasih, Daddy sayang kalian" ucap Renal tulus.
"Mommy juga sayang kalian semua." ucap Alda tak mau kalah.