
Alda sudah mengajukan cuti tahunan ke bagian kepegawaian. Ia akan pulang ke Arunika's membawa Athena. Athena sudah tinggal bersamanya sejak bayi itu berumur sebulan. Kesibukan Rafa membuat Alda berinisiatif menjaga Athena. Rafa dengan senang membiarkan hal itu. Rafa sepekan sekali mengunjungi sang anak, namun jika memiliki waktu luang, ia akan tinggal sejenak di kota C bersama sang anak.
Rumah sakit yang dibangun Lathief terletak di kota C, itulah mengapa Alda sekarang berada disini. Ia akan memulai kariernya dengan menjadi staf dibagian instalasi CSSD.
"Anak mama harum bener" Alda mengajak Athena berbicara. Yang dibalas dengan celotehan ala anak bayik.
Athena sudah siap untuk ke kota A. Anak kecil itu begitu menggemaskan dengan legging nya yang berwarna pink, juga baju kaos anak dengan warna putih. Rambutnya yang lebat dikuncir dua. Mbak Ni tentu saja ikut.
PA Alda yang Ares tugaskan sejak 3 tahun lalu juga ikut. Namanya Alexia, seorang gadis cerdas dari RelFath. Ia gadis asli RelFath.
Alexia dengan cekatan mengurus segala keperluan Alda. Untuk hari ini, Alda meminta Lathief untuk memesakannya jet pribadi yang akan membawanya pulang. Sudah tentu ia akan memilih jet sendiri, karena Athena ikut bersamanya. Ia tidak ingin Athena rewel karena mengantri kesana kemari.
Mika menunggu kedatangan adiknya. Ia juga datang bersama Andre, PA nya juga beberapa pengawal yang tentunya tak terlihat.
Athena yang berada dalam gendongan Alda begitu senang melihat keberadaan Mika. Mika terlebih dulu mencium kening sang adik, sebelum mengambil Athena dari gendongan Alda.
"Pa pa pa papa" celoteh Athena yang sedang duduk dipangkuan Mika.
Ya, mereka sedang dalam perjalanan menuju kompleks Arunika.
Alda berada di mobil yang sama dengan Mika dan Andre. Sedangkan Alexia dan Ni berada di mobil lain yang dikendarai oleh pengawal.
"Anak papa lucu bener" Mika sesekali mencium pipi gembul Athena.
Alda terkekeh melihat interaksi Mika dan Athena.
"Disini berapa lama dek?" tanya Mika.
"Sekitar dua mingguan, kak" jawab Alda yang sesekali mengusap remahan biskuit yang dimakan oleh Athena.
"Athena kok makin gembul yah? Lucu gini seperti boneka" kata Mika.
"Ma ma ma mamaaaaaa" Athena meminta untuk pindah kepangkuan Alda.
Alda dengan sigap mengambil Athena. Ia memberinya minum.
"Lagi ngantuk dia yah?" Tanya Mika yang sudah melihat mata Athena kriyep kriyep.
"Capek kayaknya. Tadi gak tidur pas terbang" Alda mencoba menidurkan Athena dengan menepuk pelan panta*t bayi itu. Tak lama, Athena benar-benar tertidur pulas.
Mika yang melihatnya cukup takjub. Adiknya yang dulu cukup manja kepada semua orang, kini berubah menjadi seorang perempuan yang lembut juga cerdas. Alda juga anggun dan tentu saja tangguh.
Mika juga mengelus rambut adiknya. Pekerjaan mereka kadang-kadang menjadi penghalang untuk sekedar bertemu. Apalagi jarak kota A dan C yang cukup jauh.
"Kenapa deh kak, sedih gitu mukanya?" tanya Alda.
"Kok kakak rindu yah manja-manjain adek" jujur Mika.
Alda terkekeh.
"Alda udah besar tahu. Udah punya Athena" canda Alda.
"Iyaa dehh iya. Sekarang udah jadi rich aunty plus mama mudanya Athena" seloroh Mika.
"Siniiii peluk adek" suruh Alda.
Mika memeluk bahu adiknya. Membiarkan Alda bersandar di dadanya, sementara Athena berada dalam pangkuan Alda.
Saudara, selalu menjadi tempat pulang setelah orang tua.