
Setelah menghabiskan waktu 3 hari di RelFath, mereka pulang. Keberangkatan Rafa dan Randi ke negara D sudah tiba.
Lathief dengan senang hati meminta Alda dan Mika ikut mengantar kepergian dua orang sahabatnya ke negara D. Tentu jet pribadi milik Arunika yang membawa mereka.
"Pulang-pulang entar Rafa jadi CEO ini bandara" kata Angga.
Mereka masih menunggu konfirmasi jadwal penerbangan.
"Pulang- pulang jadi CEO ganteng. Sayang banget gak mau jadi pilot. Pakaiannya keren gitu" Alda menyayangkan.
"Kalau gue jadi pilot kayak papi James, Lo yang jadi mami Rina, yah Al" goda Rafa.
Ptaaak
Rafa mengelus dahinya yang baru saja terkena jitakan Mika.
"Posesif banget" katanya.
"Rasain noh" kata Randi.
Rafa hanya mencebikkan bibirnya kesal.
"Gue yang tetangganya pak Lathief aja sampai diantar pake jet segala. Gimana kalau jadi menantunya coba" Rafa kembali memancing emosi.
"Masih siang ini Raf. Gak usah kebanyakan mimpi" ucap Randi sangat pait.
"Sebelum kesini Lo minum obat anti mual yah Ran? Pait bener itu mulut" ejek Rafa.
"Terserah lah" ucap Randi sambil berjalan karna mereka sudah diminta untuk naik ke pesawat.
Bukan hal yang baru lagi jika menyangkut keluarga Arunika. Melihat interior jet ini yang begitu mewah, tentu tidak membuat Angga, Randi dan Rafa kaget.
"Mbak, tolong fotoin kami" Alda memberikan kameranya pada seorang pramugari.
Dengan senang hati pramugari tersebut memotret berbagai pose dari Alda dan teman-temannya. Dari pose manis, cantik- keren hingga pose absurd.
"Banyak-banyakin lah foto nya, habis ini kita pisah" saran Randi.
"Harus banget ngomong perpisahan?" Lirih Alda.
Mika mengelus bahu adiknya.
"Kuliah yang bener Lo Raf. Libur dulu jadi buayanya." Ceramah Mika.
Rafa mengangguk doang.
"Kalau gue udah berhasil jadi orang sukses, jadiin gue ipar Lo yah" lagi-lagi Rafa memancing.
"Yeee. Itu sih mau Lo" kata Angga.
"Kalau pesan untuk gue apa, Ka?" Tanya Randi.
"Kuliahnya selow aja. Gak kuliah itu perusahaan IT juga bisa jamin kehidupan Lo"
"Pilih kasih banget Lo, Ka. Gue disuruh kuliah yang bener, Randi disuruhnya gak usah terlalu serius" Rafa emosi.
"Gak tahu tuhh, dari tadi nge-gass Mulu" Angga ikut nimbrung.
Setelah memakan waktu sekitar 6 jam, sampailah mereka di Negera D.
"Gak ikut nih ke Apartemen?" Tanya Rafa.
Alda, Angga dan Mika menggeleng.
"Sorry, Raf." Ucap Mika.
"Yaudah, gak apa-apa. Makasih yah udah nganterin gue dan Rafa, sampai sejauh ini pulak" ucap Randi memeluk Angga dan Mika.
"Santailah" kata Mika.
Rafa memeluk Alda, mencium kening sahabat perempuannya.
"Jaga diri yah, Al. Kalau bosan di Arunika, kesini aja. Kalau gak punya uang, ntar bilang gue biar gue jemput" kata Rafa.
Alda yang masih memeluk pinggang Rafa hanya bisa mengangguk.
"Rafa, belajar yang bener" pesannya.
Kini Alda sudah berpindah ke pelukan Randi.
"Jagain adek gua, Ka, Ga." Pesan Randi pada Mika dan Angga.
"Tanpa Lo suruh, gue juga bakal jagain kalii. Tapi thanks ya " ucap Mika.
"Gue kali yang bilang thanks. Makasih udah nganter gue dan Rafa. See you on top" kata Randi.
Mereka berlima berpelukan.
"Jake, fotoin dong" perintah Rafa.
Alda berdiri paling tengah, mereka berfoto dengan memasang senyumnya masing-masing.
"Kalian berangkat gih. Hati-hati" suruh Mika pada Rafa dan Randi.
Rafa dan Randi berada dalam satu gedung apartemen yang sama, tetapi berbeda lantai. Jika Randi memilih ruangan yang luas, yang bisa dijadikan tempat ia bekerja sekaligus, berbeda dengan Rafa yang ruangannya dalam ukuran sedang. Gimana ngebersihinnya, kata Rafa.
Alda, Mika dan Angga melihat Rafa dan Randi berjalan menjauhi mereka. Bukan hal yang mudah melepas seseorang yang kita sayangi untuk berjauhan, tenggelam dengan rintangan.
"Kok Alda pengen nangis yah?" Lirih Alda, air matanya benar-benar jatuh.
Mika merangkul adiknya.
"Tiap liburan mereka pulang kok. Adek juga kapan pun bisa kesini, ketemu mereka" Mika menenangkan adiknya.
"Udah, Al. Lagian tujuannya mereka baik. Menuntut ilmu, belajar. Kan bagus untuk kita semua" Angga ikut menenangkan Alda.
Beberapa puluh menit setelah Rafa dan Randi meninggalkan bandara, kini saatnya Alda, Mika dan Angga bertolak ke kota A.
Alda membagikan fotonya tadi di cerita Ig nya. Dengan dibubuhi kalimat 'See you on top ma bro @rrfa @rnd'