Cross The World With System

Cross The World With System
Kabar gembira



...----------------...


"Oh ya Xio sebenarnya kita mau kemana sih?, dari tadi tidak sampai-sampai." kata Ellisa. "dan kenapa sekarang kita malah ke gunung?, Memangnya di gunung ada apa?" Tanyanya.


"Sebentar lagi juga sampai, Aku sudah menyiapkan tempat yang indah dan juga romantis." Jawab Xio yang ternyata benar saja ia langsung mengehentikan mobilnya disamping tebing yang terlihat sangat tinggi dan disana tidak terlihat ada orang sama sekali.


Xio langsung mengajak Ellisa turun dari mobil kemudian merangkul pinggang Ellisa dan terbang ke atas tebing tersebut. Sesampainya diatas tebing, Mereka di perlihatkan dengan pemandangan jalan setapak yang di setiap sisinya telah dihiasi dengan lentera-lentera yang sangat indah, dan di ujung jalan tersebut Sudah ada 2 kursi dan 1 meja yang telah dihiasi dengan berbagai macam bunga dan juga lilin-lilin hias yang sangat cantik.


Xio langsung menuntun Ellisa berjalan menuju ujung jalan tersebut. Sesampainya mereka di ujung jalan, kali ini mereka disuguhkan dengan oemandangan kota disaat malam hari sehingga terlihat lampu dari dari mobil dan juga gedung-gedung bertingkat yang bercahaya dibawah langit malam denganbanyaknyak bintang yang menghiasi angkasa.


Xio menarik salah satu kursi "Silahkan My Queen." Xio mempersilah Ellisa duduk dengan tersenyum. Ellisa membalasnya dengan senyuman kemudian duduk di kursi tersebut.


*NA: (Cringe bgt anjr)


Setelah Ellisa duduk, Xio juga langsung duduk kursi yang ada di sebrang Ellisa sehingga mereka duduk saling berhadapan. Tiba-tiba Saja muncul 3 orang yang entah muncul dari mana mengenakan pakaian pelayan, Dua diantara mereka membawa hidangan makanan yang kemudian disajikan diatas meja dan satu orang lagi membawa 2 gelas kosong dan 1 botol wine. me telah mereka menaruh semuanya diatas meja, mereka tiba-tiba saja langsung menghilang lagi.


"Apakah kamu mempersiapkan semuanya sendiri?" Tanya Ellisa dijawab anggukan oleh Xio sambil tersenyum. "Aku tidak menyangka dibumi ada tempat yang indah seperti ini." Kata Ellisa.


"Aku sebenarnya sudah menemukan tempat ini dari dulu saat sebelum bertemu dengan kamu, dan dulu aku bertekad untuk mengajak orang yang sangat spesial dan berarti saja untuk berbagi pemandangan bersama." Ucap Xio.


'berarti aku orang yang sangat spesial?' Pikir Ellisa kemudian ia melihat Xio yang mengangguk sambil tersenyum karena barusan Xio mendengar pikiran Ellisa.


"Sehabis makan, Aku akan memberikanmu kabar yang sangat menggembirakan." Ucap Xio menuangkan wine nya ke gelas Ellisa. Segelas wine tidak akan berbahaya untuk ibu hamil. merekapun Akhirnya memulai makan mereka dengan santai.


Selesai makan, Xio langsung mengeluarkan sofa dari inventori nya dan sofa tersebut menghadap langsung kearah langit dan kota. Kemudian Xio menyuruh Ellisa untuk duduk disampingnya dengan Xio yang merangkul pinggang Ellisa.


Ellisa bersandar dibahu Xio sambil memperhatikan pemandangan di hadapannya. "Udara disini sangat segar." Kata Ellisa mengambil nafas panjang kemudian membuangnya secara perlahan. "Oh iya sayang waktu kita melakukan itu apakah tidak terjadi apa-apa pada anak kita?" Tanyanya.


"Bukan anak, tapi anak-anak kita." Jawab Xio membuat Ellisa mengernyitkan keningnya bingung apa yang dimaksud oleh Xio. Xio tersenyum kemudian menatap Ellisa, "didalam perut kamu tidak hanya terdapat 1 insan saja tapi 2 sekaligus, yang berarti kita mendapatkan anak kembar Lagi." Ucap Xio.


"Sungguhan!?" Seru Ellisa dan dijawab anggukan oleh Xio. Ellisa langsung memeluk Xio kemudian berkata, "Terimakasih Tuhan Telah menambah satu lagi kebahagiaan untuk keluarga kami." katanya dan Xio pun membalas Pelukannya.



"Bukan hanya Itu loh kabar baiknya." Kata Xio. Ellisa langsung melepas pelukannya dan menatap mata Xio penasaran.


"Aku sudah menemukan cara menyelamatkanmu dan juga anak-anak kita. Saat kita melakukan hubungan badan dibutik siang aku mencoba untuk menyegel Elemen cahayaku dan memperkuat Elemen kegelapan, Yang ternyata membuat salah satu anak kita menyedot Elemen kegelapan ku sangat banyak dan itu membuatnya seimbang dengan anak kita yang memiliki Elemen cahaya. Tapi ternyata itu belum dapat menyeimbangkan nya dengan sempurna jadi anak kita harus terus diberikan Elemen kegelapan agar dapat menyeimbangkan Elemennya." Jelas Xio membuat Ellisa terkejut bercampur senang dan langsung berhambur memeluk Xio sambil menangis bahagia.


"Terimakasih sayang, aku sangat bahagia sekali Akhirnya doa kita dikabulkan oleh tuhan." Kata Ellisa masih menangis sambil tersenyum sehingga Xio juga dapat merasakan apa yang Ellisa rasakan kemudian ia pun memeluk erat Ellisa dengan menciumi setiap inci wajahnya Ellisa.


"Aku juga sangat bahagia karena tuhan tidak jadi memanggil orang yang aku cintai." Kata Xio mempererat pelukannya.


"Tidak apa-apa, Asalkan anak kita lahir dengan selamat mau seberapa kalipun aku akan melakukannya." Jawab Ellisa dengan senyuman dan langsung dicium oleh Xio bibirnya.


Xio melepaskan ciumannya, "Bagaimana kalau kita melakukannya disini?" ucap Xio berbisik di telinga Ellisa.


Wajah Ellisa Ellisa langt memerah karena merasakan dengan jelas nafas Xio ditelinganya. "Di tempat terbuka seperti ini?" Tanya Ellisa.


Ctakk!


Xio menjentikkan jarinya dan kemudian muncul tenda yang lumayan besar didekat mereka.


"Dasar mesum, ternyata kamu sudah menyiapkan semuanya." Kata Ellisa memukul dada Xio.


"Haha aku ingin merasakan sensasi yang berbeda saja yaitu sensasi saat berkemah." Ucap genit Xio Langsung memangku Ellisa masuk kedalam tenda, dan langsung menidurkan Ellisa Sambil mencium bibirnya. Kemudian Xio melucuti setiap pakaian yang dikenakannolehnya dan juga yang Ellisa kenakan.


Saat Ellisa melirik kebawah alangkah terkejutnya ia ketika melihat Milik Xio yang sudah berdiri dengan tegaknya. "Bolehkah aku menyentuhnya?" Tanya Ellisa dan Dijawab anggukan oleh Xio. Ellisa menyentuhnya secara perlahan dengan jari-jari halusnya, kemudian ia mencoba menjilatnya menggunakan lidah hangatnya.


"khhh..!" Desah Xio. "Sayang, kamu semakin mahir saja." katanya.


"Waktu itu saat melihat-lihat makanan di internet, Tiba-tiba saja ada iklan yang mengatakan beberapa cara untuk memuaskan suami. karena aku angin membuat kamu puas jadi aku pun membacanya." Jawab Ellisa dengan santainya.


"Baiklah kalau begitu aku akan membiarkan kamu yang memimpin agar aku dapat menilainya." Ucap Xio.


Akhirnya mereka pun melanjutkan permainan mereka dengan Ellisa yang memimpin namun sesekali juga digantikan oleh Xio. Tidak hanya sejam mereka bermain tapi 2 jam juga lebih sampai akhirnya mereka berdua tertidur didalam tenda tersebut tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh mereka.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG


KABAR GEMBIRA UNTUK KITA SEMUA ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ


MASIH IDUP LU? ๐Ÿคจ๐Ÿคจ