
...----------------...
Saat Beelzebub dan Rafael sedang bertengkar tiba-tiba ada yang Berdehem dibelakang mereka.
"Ekhem.." Deheman orang tersebut membuat Rafael dan Beelzebub langsung membisu dan wajah mereka berdua langsung pucat dan mereka berdua tidak berani menoleh kearah suara tersebut.
(FLASHBACK ON)
Saat Xio sedang dalam perjalan pulang kerumah menggunakan mobilnya, Xio mendapatkan panggilan dari sebas melalui handphonenya.
Xio pun mengangkat panggilan tersebut dengan pandangan masih fokus mengemudi.
Sebas: Halo yang mulia maaf mengganggu waktu anda.
Xio: Tidak apa-apa aku sedang tidak sibuk, apa terjadi sesuatu disana?
Sebas: Yang mulia saya ingin melaporkan kalau ada banyak sekali Air ship yang sedang mengarah kerajaan. dan saya ingin bertanya haruskah saya menahan mereka atau langsung menghancurkannya saja?
Xio: Sebaiknya kamu tahan dulu saja mereka agar tidak mendekat ke kerajaan, tapi kalau ada yang memberontak langsung saja hancurkan. Aku akan segera kesana.
Sebas: Baik yang mulia!
Xio langsung memutuskan telepon nya, kemudian Xio mencari tempat yang sepi Agar tidak ada orang yang melihatnya. Sampai akhirnya Xio Sampai di tempat yang sangat sepi seperti tidak ada kehidupan sama sekali disana.
Xio pun memutuskan untuk berpindah ditempat tersebut menggunakan mobilnya. Selesai berpindah, Xio sudah berada di depan istana miliknya dan disana sudah berdiri sebas dan dua orang pelayan yang membawa mahkota dan jubah milik Xio didalam kotak kaca.
"Selamat datang kembali yang mulia!" Ucap sebas dan dua pelayan tersebut sedikit membungkuk.
Xio turun dari mobilnya kemudian dua pelayan tersebut mendekat kearah Xio dan memasangkan jubahnya pada Xio. Selesai memasang jubah, Xio mengambil mahkotanya sendiri dan memasangkannya sendiri karena tidak mungkin jika dipasangkan oleh pelayannya.
"Bagaimana sebas apakah kamu sudah menahan mereka?" Tanya Xio.
"Maafkan saya yang mulia, sebelum saya menyampaikan apa yang mulia katakan, para dosa dan kebajikan sudah langsung pergi menghampiri mereka." Jawab sebas.
"Baiklah tidak apa-apa aku akan menyusul mereka." Ucap Xio tapi ia lupa kalau dirinya tidak bisa terbang.
'System apakah ada skill yang bisa membuatku terbang?'
[Saya menyarankan tuan untuk membeli skill Step Yin Yang]
[Step Yin Yang: Merupakan Skill yang terbuat dari kombinasi element cahaya dan kegelapan, Skill ini Dapat membuat si pengguna melangkahkan kakinya di udara.
Selain itu Skill ini juga memiliki 5 sub skill yang memiliki efek berbeda setiap langkahnya
Langkah pertama: Menguras mana orang yang ada di sekitar anda.
Langkah kedua: Membuat gravitasi di sekitar anda menjadi sangat kuat.
Langkah ketiga: Dapat memunculkan Pedang-pedang bayangan yang keluar dari permukaan
Langkah keempat: Dapat membuat bola-bola cahaya yang sangat panas berjatuhan di sekitar anda.
Langkah kelima: dapat memulihkan luka-luka pada orang yang ada di sekitar anda
Harga skill ini 1.500.000 PS
Apakah anda ingin membelinya?]
'Walaupun sangat mahal tapi skill ini sangat berguna, baiklah system aku beli skill ini dan langsung pelajari!'
[Mempelajari Skill Step Yin Yang 1%…25%…50%…75%…100%…]
[Selamat anda Berhasil mempelajari Skill Step Yin Yang]
Setelah pemberitahuan System tersebut, Xio langsung mencoba skill tersebut dengan menapakan kakinya di udara.
Dan ternyata benar saja tanpa Sayap atau alas pun Xio dapat menapakan kakinya lelusasa di udara, Kemudian Xio mencobanya dengan berlari menuju tempat rombongan Air ship.
Sesampainya di tempat para Air ship tersebut, Xio melihat Salah satu yang berbeda dari yang lainya. Kemudian Xio mendekat ke arah Air ship tersebut namun langkahnya terhenti karena mendengar suara Rafael dan Beelzebub yang sedang adu mulut.
(FLASHBACK END)
"Ekhem!, Kenapa kalian berhenti?" Ucap Xio membuat bulu kuduk Rafael dan Beelzebub merinding. tapi akhirnya mereka pun memberanikan diri untuk menoleh kearah Xio.
"Maafkan Kami yang Mulia!" Ucap Rafael dan Beelzebub serentak sambil menunduk serta menyembunyikan tangan mereka yang sedang bergetar karena takut Xio marah.
Semua orang yang ada di kapal tersebut langsung mengalihkan perhatiannya pada Xio, Mereka menjadi terheran-heran kenapa Rafael dan Beelzebub sangat takut pada Xio tapi mereka dapat mengambil kesimpupan kalau orang yang Rafael dan Beelzebub agung agungkan tadi adalah orang yang saat ini berada di hadapan mereka.
"Heh jadi bocah ini yang kalian takuti?" Ucap Raja yang tadi di bungkam oleh Rafael merendahkan.
Rafael dan Beelzebub terkejut dengan apa yang baru saja raja itu katakan, mereka berdua langsung mepelototi Raja itu seakan memberikan isyarat kalau hidup Raja itu tidak akan lama lagi. dan ternyata benar saja Xio yang mendengar perkataan raja tersebut langsung tersenyum menyeramkan.
"Step Yin Yang:Langkah kedua" Gumam Xio kemudian menapakan kakinya di kapal tersebut.
Air ship tersebut yang tadinya berada di udara langsung terjun kebawah dengan Kecepatan yang sangat tinggi. Orang orang yang berada di kapal tersebut juga langsung tersungkur dan merasakan tubuh mereka sangat berat serta tidak bisa digerakkan termasuk Rafael dan Beelzebub yang tidak bisa mengangkat sayapnya sama sekali kecuali Xio yang masih berdiri dengan santai.
'Aghh ini gara-gara manusia bodoh itu, aku juga jadi terkena amarah yang Mulia!' Gerutu Rafael dan dan Beelzebub didalam batianan mereka.
Saat Air ship tersebut hampir menabrak permukaan, Xio langsung Mengangkat Rafael dan Beelzebub agar mereka berdua tidak ikut jatuh menabrak permukaan.
Boom!
Suara ledaka air ship tersebut karena menabrak permukaan setelah terjun dengan kecepatan tinggi. Orang-orang yang berada di air ship yang lain menjadi terkejut karena setelah Air ship pemimpin mereka tadi berhenti mendadak sekarang Air ship yang di naiki oleh Raja mereka meledak dan mereka berpikir mungkin sudah tidak ada harapan lagi bagi Raja mereka.
Rafael dan Beelzebub yang melihat ledakan tersebut menghela nafas lega karena mereka tidak jadi ikut kedalam ledakan tersebut walaupun mereka tidak akan mati didalam ledakan tersebut tapi mungkin mereka akan mengalami luka-luka.
Tidak lama kemudian datang lah para dosa dan kebajikan menggunakan sayap mereka terbang kearah Xio.
"Salam yang mulia!" Ucap mereka serentak membungkukan dadanya. Kemudian mereka menatap Rafael dan Beelzebub yang sedang di jinjing oleh Xio, Ingin sekali mereka tertawa tapi mereka berusaha menahannya karena tidak berani lancang dihadapan Xio.
Xio yang sadar mereka sedang menatap Rafael dan Beelzebub, akhirnya Xio melepaskan genggaman nya dan membiarkan mereka berdua terbang sendiri.
"Aku perintahkan kalian untuk menahan semua air ship ini agar mere-" Belum selesai Xio menyelesaikan perkataannya malah terpotong oleh suara orang yang berasal dari ledakan Air ship tadi.
"Ughh walaupun aku tidak kenapa-kenapa akibat item ini, tapi aku merasa sangat pusing."
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG