
...----------------...
Didalam ruangan yang serba putih terlihat ada 2 orang pria paruh baya yang sedang duduk dikursi dan dihadapan mereka ada kolam air yang menampilkan sesuatu.
Namun tiba tiba saja air didalam kolam tersebut kembali normal dan tampilannya hilang.
"Hahaha sudah aku bilang cucuku tidak akan semudah itu." Tawa salah satu dari mereka yang terlihat seperti Kakek Azril membuat Pria paruh baya yang satunya lagi mendengus kesal.
(Azril Archon)
...----------------...
Kembali ke sisi Xio. Selesai menghancurkan kalung milik Johan Xio langsung berjalan mendekat kearah Johan.
"Katakan Siapa yang telah menyuruhmu?" Kata Xio sambil memain-mainkan pedang dark abyys ditangannya.
"Tidak!, aku tidak bisa mengatakannya." Jawab Johan.
Dukk!
Lucifer membuat Johan bersujud kembali, Kemudian Xio memotong salah satu telinga milik Johan sehingga membuat Johan berteriak kesakitan, Johan ingin sekali melawan tapi saat ini tangannya sedang dirantai dan lagi dia sudah melihat kekuatan Xio, Tapi kemudian Johan teringat kalau ia punya hewan kontrak dan jika ingin mengeluarkannya harus mengucapkan mantra terlebih dahulu.
Xio yang dari tadi sudah membaca pikiran Johan membiarkan Johan memanggil hewan kontraknya karena ingin melihat sampai mana perjuangan Johan Untuk tidak mengatakan siapa yang telah membantunya.
"Summon:Avalon" Gumam Johan. dan langsung saja di hadapannya terdapat lingkaran sihir berwarna merah berapi-api.
Tak lama kemudian nampak lah singa besar dengan tinggi seukuran orang dewasa. selain itu, ekor dan surai singa itu terlihat berapi-api.
Rawrr!!
Singa itu mengaum sampai suaranya menggema di ruangan tersebut.
Bugh!
Lucifer langsung memukul kepala singa tersebut Karena pikirnya suara singa itu sangat berisik dan dapat mengganggu Xio.
"Berisik Kamu membuat yang mulia terganggu!" Sentak Lucifer membuat singa tersebut langsung duduk terdiam seperti kucing yang sudah jinak.
"Baiklah yang mulia silahkan lanjutkan." Ucap Lucifer lagi. Tapi Xio malah berjalan mendekat ke arah singa tadi.
'System apakah ada Skill yang dapat menghancurkan segel kontrak?' Tanya Xio dalam hati.
[Skill untuk menghancurkan kontrak tidak ada, Tapi system menyarankan item yang bernama Pena Lilium.
Pena Lilium merupakan Pena yang dapat menghancurkan kontrak budak ataupun kontrak hewan.
Harganya yaitu 100.000 Ps]
Setelah mendengar penjelasan system, Xio pun langsung membeli item tersebut sehingga sekarang Poin system yang dimilikinya tersisa 8.900.000 lagi.
"Apakah kamu di kontrak paksa olehnya?" Tanya Xio kemudian singa tersebut pun mengangguk seakan mengiyakan pertanyaan Xio.
"Baiklah aku akan menghancurkan kontraknya." Ucap Xio lagi, membuat semua orang-orang diruangan tersbut menjadi keheranan kecuali Lucifer dan Sebas. karena mereka belum pernah mendengar ada orang yang bisa menghancurkan kontrak, bahkan tidak ada yang bisa sama sekali.
Xio kemudian mengeluarkan Pena Lilium yang baru saja dibelinya. Pena tersebut berbentuk seperti Bulu merak yang sangat cantik.
Xio menuliskan rune sihir dikepala singa tersebut kemudian pola yang ditulis Xio langsung bercahaya dan tak lama kemudian cahaya tersebut meredup kembali.
"Sudah selesai!" Ucap Xio. namun orang-orang disana masih belum percaya apa yang dikatakan oleh Xio begitupun dengan Johan, hanya sebas dan Lucifer yang mempercayai Xio karena memang Xio selalu membuat keajaiban.
Orang-orang pun akhirnya percaya kalau kontraknya telah dihancurkan oleh Xio karena jika kontrak tersebut belum hancur dan singa tersebut tidak menuruti perintah majikannya maka singa tersebut akan kesakitan.
"Menyerah saja dan katakan siapa yang telah membantumu." Kata Xio.
5 Menit terlewati, penampilan Johan saat ini dapat membuat siapa saja bergidik ngeri karena dengan banyak sayatan di tubuhnya serta kaki dan dan tangan yang sudah terpisah dari tubuhnya karena ia masih tidak mau mengatakan siapa yang sudah membantunya.
Akhirnya Xio memutuskan untuk melihat ingatan masalalu milik johan menggunakan skill miliknya, Saat ingatan tersebut akan hampir bertemu dengan orang yang membantu johan, Tiba-tiba saja.
Crashh!!
Kepala Johan meledak dan darahnya berceceran mengenai pakaian Xio.
"S*alan padahal tinggal sedikit lagi!" dengus Xio kesal, karena lagi-lagi dia gagal.
"Yang mulia sepertinya sudah ada yang memasang kutukan padanya." Ucap sebas.
"Sepertinya seperti itu." balas Xio, kemudian ia duduk kembali di kursi singgasana nya.
"Apakah kalian marah aku membunuh raja kalian?" Ucap Xio.
"Tidak yang Mulia!" Jawab orang-orang yang tadi bersama johan begitupun dengan Nora istri johan. Xio tersenyum karena ia sudah tahu kalau semasa johan menjadi raja dia selalu memperlakukan orang-orang semena-mena sehingga banyak yang membencinya tapi tidak berani padanya.
"Lalu apakah kalian ingin kembali ke Kerajaan kalian lagi atau ingin tinggal di Kerajaan Ku?" Tanya Xio, kemudian Nora mengacungkan tangan-Nya.
"Maafkan saya jika berkata lancang, tapi saya memiliki satu permintaan." Ucap Nora.
"Beraninya kamu meminta pada yang Mulia!!" Bentak Lucifer, tapi kemudian Xio memberikan isyarat tangan gar lucifer diam.
"Baiklah katakan apa yang kamu inginkan." Ucap Xio.
"Saya ingin meminta agar yang mulia menampung rakyat dari Kerajaan Blue feather untuk tinggal di Kerajaan ini. Selama ini para rakyat di Kerajaan blue feather selalu menderita kemiskinan serata kritis pangan, dan ketika saya sampai di Kerajaan ini saya dapat melihat orang-orang yang bahagia baik itu anak-anak dan juga lansia. jadi saya juga ingin orang-orang Kerajaan blue feather bahagia juga." Jelas Nora.
"Baiklah kalian bisa menunggu diluar, dan sebas panggilkan semua dosa dan kebajikan serta dilux kemari." Peintah Xio dan mereka pun langsung berjalan keluar ruangan diikuti oleh sebas.
Tidak butuh waktu lama menunggu, Semua dosa dan kebajikan sudah berkumpul di ruang tahta begitupun dengan dilux akan tetapi Xio tidak ada disana karena saat ini ia sedang mandi karena pakaian yang tadi ia pakai penuh dengan darah.
setelah menunggu selama 10 menit akhirnya Xio pun tiba dan kembali duduk di kursi singgasana nya.
"Baiklah aku memiliki tugas untuk kalian, Yang pertama untuk Ramiel dan Gabriel, aku akan meminta kalian untuk membantu memindahkan semua orang berada di Kerajaan blue feather, Kalian bisa pergi dengan mengajak istri johan" Jelas Xio.
"Baik yang mulia!" Jawab Ramiel dan Gabriel serentak.
"Dan untuk kalian, carikanalah hewan yang cocok untuk Lena." Ucap Xio. Xio berniat akan memberi akan Leon dan Lena hewan kontrak karena beberapa hari lagi mereka ulang tahun.
"Baik yang mulia!" Jawab mereka serentak.
Selesai memberikan perintah, Xio beranjak dari kursiny dan berjalan keluar ruangan tersebut dengan wajah muram.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG