Cross The World With System

Cross The World With System
Orang yang harus di musnahkan



...----------------...


Ketika Xio keluar dari kamar Jhonatan untuk mengantarkan Ellisa ke kamarnya, ternyata di depan pintu Kamar Jhonatan sudah ada  Rose dan juga Leon, Lena dengan wajah Khawatir mereka.


"Apa kakek tidak apa-apa?" Tanya Leon.


"Kakek tidak apa-apa, sekarang tinggal menunggunya bangun saja." Jawab Xio.


Rose, Leon dan Lena pun mengusap dada mereka lega Jhonatan tidak kenapa-napa.


"Lalu Ellisa kenapa?" Tanya Rose.


"Ellisa cuma kelelahan karena barusan kehabisan banyak energinya ketika menyembuhkan ayah." Jawab Xio. "Oh ya nek, nenek tidak usah turun tangan untuk mengurus orang itu. Biar aku saja yang pergi..aku ingin membalaskan perbuatannya pada ayah." Lanjutnya.


"Hahh...padahal tadinya aku sudah senang ingin membantai orang." Rose menghela nafas. "Baiklah kalau begitu nenek menemani anak-anak dan menunggu Jhonatan saja. Di depan sudah ada orang yang mengantarmu ke bandara." Tambah Rose.


Xio mengangguk, "Temani kakek dulu yah." Kata Xio menepuk kepala Leon dan Lena. dan dia pun langsung pergi ke kamarnya untuk menidurkan Ellisa dan sekalian berganti pakaian.


Orang yang sudah menjodohkan Jhonatan dengan Megan yaitu ayahnya Megan, mantan presiden negara X yang bernama David. Walaupun David sudah tidak menjabat menjadi presiden lagi, tapi namanya masih terdengar sampai sekarang dalam dunia perpolitikan.


Selain marah karena sudah mempermainkan Jhonatan dan sudah menipunya, Xio juga marah ketika mengetahui kalau ibunya pernah ditinggal sendirian saat sedang hamil muda gara-gara David yang menjebak Jhonatan saat itu.


Karena dari Indonesia ke negara David berada cukup jauh, jadi rose sudah menyediakan jet pribadinya di Bandara untuk keberangkatan Xio.


Waktu menunjukkan pukul 11 malam, dan Xio masih dalam perjalanan menuju bandara. Di Dalam mobil dia terlihat sedang membaca dokumen yang berisikan data-data mengenai Davis serta keluarganya.


"Jadi seperti ini orangnya." Gumam Xio. Dia menemukan banyak fakta kalau sebenarnya sudah banyak sekali pekerjaan kotor yang dilakukan David seperti korupsi, membantu membebaskan hukum orang, dan masih banyak lagi.


Ketika membaca biodata Megan dan juga kegiatannya belakangan ini. Xio langsung merasa ingin muntah. Disana bertuliskan kalau belakangan ini Megan selalu membawa banyak pria sekaligus ke apartemennya.


"Cihh Lac*r seperti ini berharap ingin menikah dengan ayah? Sepertinya aku harus memberikannya kejutan." 


"Apa semua dokumen ini tidak ada yang salah?" Tanya Xio pada bawahan Rose yang sedang menyetir.


"Tidak ada kekeliruan dalam dokumen itu Tuan."


"Kalau begitu sebelum ke bandara, cepat antar aku tempat J*lang ini dulu!"


"Baik Tuan."


...----------------...


Tidak butuh waktu yang lama untuk Xio sampai di apartemennya Megan. Dia menyuruh bawahan rose tadi untuk menunggu di tempat parkir saja, karena dia ingin sedikit menggunakan skillnya.


Sudah tahu yang mana apartemennya, Xio pun langsung menyelinap dalam bayangan masuk ke dalam apartemennya.


"Apa benar tidak apa-apa?"


"Bukankah tidak lama lagi kamu menikah?"


"Bagaimana kalau kita ketahuan oleh Jhonatan?"


Xio mendengar ada 3 suara pria yang berasal dari sebuah ruangan yang sepertinya kamar tidur. Ketika menghampirinya dalam bayangan, dia melihat Megan beserta 3 orang pria muda tanpa busana sedang melakukan kegiatan tidak senonoh.


"Jhonatan? Cihh… dia saja tidak pernah Menyentuh atau memperhatikanku. Mungkin otaknya sudah rusak karena ditinggalkan istri bodohnya itu." Kata Megan.


“Haha benar sekali, padahal kamu lebih seksi dan menggoda daripada istrinya yang sudah tertimbun tanah.” Ucap salah seorang pria sambil membelai tubuh Megan.


Xio mengepalkan tangannya kuat ketika mendengar mereka mengata-ngatai orangtuanya.


Saat megan dan 3 pria itu sedang asik berhubungan intim, tiba-tiba saja mereka dikejutkan dengan kemunculan 5 sosok makhluk besar berwarna hitam pekat di ruangan tersebut. Makhluk-makhluk itu tidak terlihat seperti manusia sama sekali, mereka terlihat seperti monster atau lebih tepatnya seperti orc.


Megan bersama dengan prianya tahu kalau makhluk itu berbahaya. mereka ingin segera lari, tapi pintu keluar kamar sudah terhalangi oleh makhluk-makhluk tersebut.


“Kenapa kalian berhenti?” Mereka berempat mendengar suara seseorang tapi tidak tahu dari mana arah datangnya.


“Siapa Itu?!! keluarlah!!” Gertak salah seorang pria diatas kasur.


“TIdak perlu menghiraukan aku, yang lebih penting lagi sekarang sepertinya 5 pria besar dihadapan kalian sudah tidak sabar ingin bergabung dengan kalian.” 


Ketika mereka kembali melihat kerah 5 monster tadi ternyata monster-monster tersebut sedang ereksi dengan alat kelamin mereka yang ukurannya lima kali lebih besar dari ukuran manusia biasa.


“Ti-tidak jangan mendekat!!” Kata megan ketakutan ketika melihat 5 monster itu mendekat kerahnya. Megan bersama dengan 3 pria lainnya berusaha untuk lari, tapi tubuh mereka tidak bisa digerakkan sama sekali seperti ada yang mengikat tubuh mereka.


“Nikmatilah waktu bersenang-senang kalian, karena ini adalah waktu terakhir kalian dapat bersenang-senang.” Ucap seorang pria dalam bayangan lagi yang tidak lain yaitu Xio.


‘Tidak akan ada yang hidup setelah menyangkut ayah dan ibuku.' Batin Xio langsung pergi dari sana meninggalkan ke 4 orang tadi di perko*a oleh para monster orc yang sudah pasti tidak akan hidup lagi.


"Sudah selesai tuan?" Ucap supir tadi yang sudah menunggu di samping mobil sambil tersenyum ramah.


Xio menjawabnya hanya dengan deheman saja. Dan sang supir pun kemudian membukakan pintu mobil untuk mempersilahkan Xio masuk. 


.


.


.


.


.


.


Saat ini Xio sudah berada di dalam pesawat yang sudah lepas landas menuju negara X. Dia terlihat sedang berdiskusi dengan beberapa anak buahnya Rose.


"Tuan tidak perlu khawatir masalah hukum, kami pasti akan menghapus bersih jejak Tuan." Ucap wanita bernama Fellis yang duduk di depan Xio. "Sebenarnya didunia bawah kepala David sudah menjadi incaran para pembunuh bayaran sejak lama, karena untuk satu kepalanya saja bisa diberikan harga senilai 1 Miliar Dollar. Jika tuan berhasil membunuhnya, pasti akan banyak pihak yang berterimakasih kasih pada Tuan. Mengingat tidak sedikit yang membenci David." Tambahnya Fellis.


"Hm." Xio menjawabnya lagi dengan deheman saja sambil memeriksa layar handphonenya memeriksa apakah ada pesan dari rumah. 


Sesampainya di bandara tadi juga Xio sudah mengenakan sarung tangan ketika tahu kalau dia akan pergi bersama bawahan Rose yang perempuan. Dia tidak mau lagi sampai di curigai oleh Ellisa menyentuh perempuan lain. 


Sejujurnya Xio tidak terlalu takut dengan sistem hukum politik karena dia bisa memanipulasi pikiran seseorang. Dan soal kepala David yang dihargai miliaran dolar itu juga, dia tidak tertarik sedikitpun dengan uang segitu karena hartanya saat ini sudah berkali-kali lipat dari uang sebesar itu.


Tujuannya saat ini hanya untuk membalaskan perbuatan David yang sudah pernah berani menjadikan Jhonatan sebagai bonekanya.


"Tuan..Tuan..apa tuan mendengarkan ku?" Ucap Fellis karena dari tadi Xio hanya tersenyum-senyum sendiri sambil memperhatikan layar handphonenya.


"Iya aku dengar." Jawab Xio acuh tak acuh dan tidak mengalihkan pandangannya dari layar handphone. Dia sebenarnya saat ini sedang melihat-lihat foto-foto bayinya yang lucu di galeri. Walaupun begitu, sedari tadi Xio mendengarkan apa yang dikatakan Fellis.


"Dan yang terakhir yang perlu tuan waspadai yaitu kedua penjaga David. Banyak pembunuh bayaran yang gagal membunuh David karena kedua anak buahnya. Banyak orang mengatakan kalau kedua Anak buah David memiliki kekuatan super." Jelas Fellis. "Yang pertama yaitu wanita psikopat bernama Liu yin. Liu yin yaitu seorang wanita asal Asia yang memiliki nafsu membunuh sangat tinggi, dan hingga sekarang dikabarkan kalau dia sudah membunuh lebih dari ribuan orang dibantu dengan kekuatan supernya yaitu telekinesis."


"Dan satu lagi anak buahnya yang paling berbahaya dan juga paling ditakuti yaitu, Frank. Seorang pria dari dari Afrika yang memiliki kemampuan super seperti Titan. Kekuatannya setara dengan Titan, dia bisa mengangkat 2 tank baja sekaligus dengan satu tangannya saja. Dan dia juga sangat kebal, tubuhnya seperti tidak bisa ditembus oleh apapun...Sniper,bom,nuklir tidak ada yang bisa melukainya." Jelas Fellis.


"Jadi ada manusia seperti itu juga di dunia ini…"Kata Xio.


"Benar tuan..tidak hanya mereka berdua saja, tapi masih banyak lagi orang-orang yang mempunyai kemampuan super. Dan kebanyakan dari mereka bergabung kedalam asosiasi pembunuh bayaran. Jadi saya pikir tuan sebaiknya lebih berhati-hati dan tidak boleh gegabah."


"Apa kamu punya datanya?" Tanya Xio karena perkataan Fellis barusan membuat Xio menjadi penasaran, sebenarnya seberapa kuat manusia-manusia yang mempunyai kekuatan super itu.


"Saya hanya punya sebagian saja, karena sebagiannya lagi masih ditutupi oleh asosiasi." Jawab Fellis menyerahkan sebuah dokumen pada Xio.


Saat menyerahkan dokumen barusan Fellis tidak sengaja melihat home screen handphonenya Xio yang menunjukkan seorang wanita sangat cantik berambut putih yang tidak lain dan tidak bukan yaitu Ellisa.


'Nona beruntung sekali mendapatkan pasangan yang sangat setia.' Batin Fellis tersenyum. Dia mengenal Ellisa karena Rose saat itu pernah membawanya tinggal di markas Black Rose.


"Kenapa kamu memperhatikan gambar istriku terus?" Tanya Xio langsung mematikan HP-nya sadar Fellis terus memandang layar handphonenya yang tergeletak di meja.


"Ah tidak apa-apa.. maafkan saya tuan." Jawab Fellis.


"Hm.." Xio membiarkannya dan kembali melanjutkan membaca dokumen di tangannya.


Xio juga baru tahu kalau ternyata di bumi ada yang mempunyai kekuatan super. dan tidak hanya sedikit saja orang yang memiliki kekuatan seperti itu.


“Apa kamu tahu dari mana dari mana mereka mendapatkan kekuatan supernya?” Tanya Xio ingin memastikan apakah kemampuan ini sama halnya dengan sihir yang ada di dunia Flix.


“Kebanyakan orang mendapatkan kekuatan supernya sejak mereka lahir, tapi ada juga dari mereka yang hasil dari penelitian suatu percobaan di lab-lab besar negara. Memangnya Tuan tidak tahu soal ini?”


“kalau tahu pun aku tidak akan bertanya.” 


“Ah..ha-ha Benar juga.” Kata Fellis tertawa canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


“Kembalilah ke tempat dudukmu! Aku mau tidur sebentar.” Ujar Xio.


“Baik Tuan!” Jawab Fellis segera membereskan Dokumen diatas meja. “Kalau begitu saya permisi.” Ucapnya pergi meninggalkan ruangan Xio.


Xio sebenarnya berbohong. dia menyuruh Fellis pergi bukan untuk pergi, tapi dia ingin berbicara dengan Systemnya.


...----------------...


Saat ini Xio berpikir kalau dirinya Sekarang memang sudah benar-benar seperti masuk dalam dunia di film Action fantasy. Dunia bawah tempat para tokoh yang bergerak di bawah pemerintahan, orang-orang yang mempunyai kekuatan super.Dunia yang berbeda dari bumi.


Ketika kecil mungkin dia hanya bisa melihat semua seperti imajinasi itu dibalik layar. tapi sekarang semua kehidupan seperti itu benar-benar muncul di kehidupannya dan juga yang sudah merubah hidupnya. 


Dari yang tadinya bocah tanpa dosa dengan tangan yang suci dan bersih, sekarang sudah berubah menjadi seorang lelaki yang berjalan di jalan penuh kekerasan dan tumpahan darah. Telapak tangannya sudah tidak bersih seperti dulu lagi, sudah berapa banyak makhluk hidup yang dibunuh oleh tangannya sendiri, dan sudah berapa banyak pula jalan berliku yang dia hadapi. Walaupun mungkin kedepannya kedua tangannya akan di lumuri oleh darah kotor, tapi semua itu demi menciptakan kehidupan yang damai, dan juga demi melindungi orang-orang yang disayang, dia akan melalui semua itu tanpa memandang bulu lagi. Siapapun yang menyulut api, maka api itu pula yang akan memakan dirinya.


Apa kehidupan damai yang xio maksud untuk semua makhluk hidup?


Tidak. Dia hanya ingin menciptakan lingkungan damai untuk dirinya agar bisa terus bersama keluarganya tanpa ada yang pergi meninggalkannya lagi. Semua itu menjadi tekad sekaligus tujuan di kehidupannya yang saat ini ia jalani.


Mungkin itu memang egois. tapi semua makhluk hidup berhak memiliki sifat seperti itu demi kebaikannya sendiri. tidak ada orang yang mau repot-repot mengorbankan waktunya demi orang lain yang tidak dikenalnya. Seperti untuk apa menolong orang lain? Karena belum tentu ada orang yang mau menolong dirinya. Lebih baik menolong diri sendiri terlebih dahulu sebelum menolong orang lain.


...----------------...


“Status.” Gumam Xio.


...««STATUS»»...


...Nama: Xio Archon Alexander...


...Umur: 18...


...Ras: Human Demigod...


...Level: 19.677 (SS)...


...Element: Kegelapan (SS), Ruang(A+), Cahaya (SS), Waktu(A),...


...Void (B)...


...Tittle: The King of Regalia kingdom, Queen of life Husband,...


...Reincarnator, Error, Error....


...STR: SSS...


...INT: SSS...


...VIT: SSS...


...Skill (32)...


...Inventory (76)...


...Servant: 15...


...Memories [0,78%]...


...Point System : 360.000.000...


...----------------...


“Levelku masih 19 ribu. aku jadi penasaran akan bertambah sebanyak apa jika membunuh manusia yang punya kekuatan super.”


Melihat di inventorynya ada banyak sekali barang, Xio pun melihat-lihat ada apa saja disana, karena lupa dia pernah menyimpan apa saja.


Disana ada hanya ada senjata tingkat tinggi, artefak tingkat tinggi, mata uang dunia Flix yang melimpah ruah, 2 buah kotak mystery box, dan satu buah Elemen Listrik yang belum di pasangnya.


“Terlalu masalah di bumi, aku sampai lupa ada Elemen dan 2 kotak mystery yang belum digunakan. Poin systemku juga sudah sangat banyak, apa yang harus ku beli dengan itu?”


 


Xio melihat-lihat layar transparan di hadapannya dengan menggesernya terus kebawah untuk mencari sesuatu yang sekiranya bisa berguna kedepannya. Saking banyaknya barang yang ada di toko, Xio menjadi kebingungan harus membeli yang mana.


“Hahh…aku jadi pusing sendiri.” Gumamnya.


“System tolong kamu saja yang merekomendasikan beberapa barang yang bisa berguna untukku.” Dia pun akhirnya meminta saran saja dari Systemnya.


...****************...


...BERSAMBUNG...