ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Bab 95



Setelah Bimo,ayah,dan Ibunya pulang dari tempat pemakaman,mereka langsung menghubungi polisi untuk datang ke rumahnya guna mencari barang bukti di tempat kejadian Sina dibunuh.


Bimo dan satu keluarganya menunggu kedatangan para polisi di teras rumah sembari duduk.


*******


Tak butuh lama,Para polisi mulai berdatangan ke rumah Bimo.


Bimo,ayah,dan Ibunya pun langsung berdiri saat para polisi menghampiri mereka.


"Permisi pak,bisa langsung tunjukkin dimana tempat putri bapak dibunuh?" Tanya salah seorang polisi pada Ardiansyah(ayah Bimo).


Ardiansyah langsung menoleh ke arah Bimo,Ia tidak tahu dimana anak putrinya itu dibunuh. Karena memang Ia tidak ada di rumah saat Sina ditemukan tengah tergeletak dikamarnya dengan bersimbah darah.


Bimo pun langsung paham apa yang dimaksud ayahnya itu.


"Di kamar korban(Sina) pak..." Jawab Bimo.


"Bisa anterin saya kesana.?" Tanya polisi yang menanyakan Bimo tadi.


"Iya,pak silahkan.." Jawab Bimo.


Bimo pun jalan duluan menuju kamar Sina,diikuti juga Ibu dan Ayahnya.


Lalu para polisi mengikuti mereka dibelakangnya.


Tak lama semua orang telah sampai di kamar Sina.


"Disini pak tempat kejadian saat Kakak saya dibunuh..." Ucap Bimo pada polisi.


"Iya,saya dan kawan-kawan saya mau memeriksa ke dalam dulu." Kata polisi.


Bimo pun mengangukkan kepalanya mengerti.


Setelah itu para polisi masuk ke dalam kamar Sina.


Para polisi mencari barang bukti,di setiap sudut kamar Sina.


Mulai dari lantai,kasur dan juga lemari ataupun kursi.


Setelah mereka mencari,mereka pun tidak dapat menemukan barang bukti sedikit pun.


Para polisi itu lalu keluar dari kamar Sina dan menghampiri Bimo dan keluarganya yang sedang menunggu di luar.


"Bagaimana pak...masih ada barang bukti di dalam?" Tanya Bimo


"Kami tidak menemukan barang bukti sedikitpun di dalam. Apa kalian pasang cctv di rumah ini?" Tanya Polisi.


"Tidak pak.."Jawab Bimo.


"Ini pasti pelaku sudah merencakan semuanya,sehingga kita sulit untuk menemukannya. Atau begini,korban pernah punya masalah dengan orang lain mungkin,seperti pacar ataupun teman tidak?" Tanya polisi.


"Tidak pak,anak saya belakangan ini baik-baik saja.kalaupun ada masalah pasti anak saya langsung cerita sama saya." Sahut Ibunya Bimo.


"Kalau begitu,apa diantara bapak,ibu dan mas ini punya masalah dengan orang lain?" Tanya Polisi pada Ardiansyah,Vina dan Bimo.


"Saya tidak punya pak..." Jawab Bimo dan Ibunya Bimo secara bersamaan.


"Papa,kok diam aja? Apa papa punya masalah dengan orang lain?" Tanya Bimo mulai curiga dengan ayahnya itu.


"Kalau anda punya masalah dengan orang lain,tolong dijelaskan secara jujur pak...supaya pihak kepolisian bisa mudah mencari pelaku pembunuhan itu." Pinta polisi pada ayah Bimo.


Ayah Bimo hanya diam seribu bahasa. Ia hanya menundukkan kepalanya karena takut akan Bimo dan Istrinya marah setelah mendengarkan penjelasannya nanti.


Melihat ayahnya tidak mau menjelaskan tentang masalahnya,Bimo pun kesal dan menghampiri ayahnya yang berdiri di samping Ibunya itu.


"Pa...tolong jelasin.." Ucap Bimo sambil memohon pada ayahnya.


"Memang kamu nggak akan marah setelah Papa cerita semuanya?" Tanya Ayah Bimo.


"Maksud Papa?" Tanya Bimo dengan penasarannya.


Bimo bingung dengan maksud ayahnya itu,mengapa ayahnya bilang jika Ia menjelaskan semuanya,Ia akan marah.


Bimo pun berpikir 'apa iya yang membunuh Kakak perempuannya itu ayahnya sendiri,tetapi juga tidak mungkin'.


Bimo mencoba untuk berpikir positif dengan maksud perkataan ayahnya itu.Ia berharap pikiran negatifnya itu tidak benar-benar terjadi.


Tolong like dan Vote ya...😉😉