ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Menghibur Citra



Citra pulang dengan perasaan yang sedih. Ia tak percaya kalau seorang Bimo menyukai Meca. Tetapi apa boleh jadi,hati seseorang tidak ada yang mengetahui kecuali dirinya sendiri. Citra pun berusaha ikhlas dengan semua kejadian yang ditimpanya di taman tadi.


Di Rumah Meca


Meca pun pulang dari taman. Ia memasuki rumahnya dan langsung menuju kamarnya.


Ia melepas sepatunya sebelum memasuki kamarnya. Tak lupa topi hitamnya juga.


Meca berbaring ditempat tidurnya yang nyaman. Meca masih terbayang dengan kejadian di taman tadi. Ia merasa kasihan pada Citra.


"Pasti Kak Citra sedih banget. Pokoknya gue besok harus nglakuin sesuatu buat dia." Gumam Meca pada dirinya sendiri.


Lalu Meca pun mulai menutup matanya untuk tidur. Tak lupa Ia mengambil guling untuk dipeluk supaya tidur lebih nyaman.


Keesokan harinya, di pagi hari yang cerah,Meca pun bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Ia mempunyai kelas kampus pagi.


Ia segera keluar dari kamarnya dengan membawa tas. Seperti biasanya,style Meca selalu simpel. Ia hanya memakai kaos berbalut kemeja kotak-kotak dengan celana jeans. Tak lupa Ia memakai topi hitamnya untuk menyamarkan identitasnya dengan rambut yang diikat ke atas.


Meca pun menuju tempat makan untuk sarapan. Disana terlihat Ibunya yang sedang menunggu Meca.


Meca pun langsung duduk disamping Ibunya untuk makan.


"Ayo makan Bu." Kata Meca pada ibunya sambil mengambil piring dan menciduk nasi yang ada di mangkok untuk diletakkan ke piring Ibunya.


"Iya. Mec,sekarang kamu kok sering pakai topi?" Tanya Ibu Meca yang melihat topi Meca yang Meca taruh di meja makan.


"Oh,ini Bu belakangan ini panas banget,jadi biar Meca nggak kepanasan,Meca pakai topi aja deh." Bohong Meca pada Ibunya karena Ia tak mau kalau berkata tujuan Ia memakai topi untuk menyamarkan identitasnya,Ibunya akan curiga.


"Oh.. gitu. Ya udah kamu habisin sarapannya." Kata Ibu Meca


Meca pun hanya menanggapinya dengan anggukan kepala.


Di Kampus


Akhirnya Meca pun sampai di kampusnya. Meca pun segera menjalankan tujuannya hari ini yaitu untuk menemui Citra.


Ia cepat bergegas pergi karena tidak banyak waktu sebelum kelasnya dimulai. Waktu menunjukan pukul 07.00 seharusnya masih sempat untuk menemui Citra sebelum jam 08.00,karena dosennya Meca hari ini bisa mengajar pukul 08.00.


Tanpa pikir panjang,Ia pun menelepon Citra untuk memintanya menemui Ia di rooftop.


Akhirnya panggilan Meca pun tersambung dengan Citra.


Meca : Halo Kak


Citra : Iya Mec,ada apa?


Meca : Kak tolong temui gue di rooftop sekarang!


Citra : Ha? Ada apa Mec kok nyuruh gue ke rooftop ?


Meca : Pokoknya dateng aja. Gue tunggu Kak.


Meca pun langsung menutup panggilannya sebelum Citra menjawabnya. Kebiasaan Meca memang menutup telepon dengan tiba-tiba,jika sudah selesai bicara tentang apa yang dikehendakinya.


Di rooftop


Meca pun langsung menuju rooftop untuk menemui Citra. Ia menaiki tangga untuk menuju rooftop.


Saat Meca tiba di rooftop,ternyata Citra sudah sampai duluan di rooftop.Citra pun terkejut dengan semua makanan dan minuman yang ada di roooftop. Ada beberapa camilan dan minuman bersoda yang diletakkan di atas kain yang mirip seperti kain yang digunakan untuk piknik.


Citra tidak tahu apa yang terjadi dengan semua camilan dan minuman bersoda itu yang diletakkan di tempat seperti ini.