ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Hari Pertama



Disinlah kampus Meca,kampus yang lumayan terkenal di kotanya,banyak anak orang kaya disini sedangkan Meca adalah orang yang kurang berada yang beruntung bisa masuk ke kampus terkenal ini. Biaya masuk kampus ini pun cukup mahal jadi, itulah alasan mengapa ia berpikir pasti banyak anak orang kaya yang masuk kampus ini.


Untungnya Meca mendapat beasiswa untuk masuk ke kampus yang bagus ini.Ia mendapatkan peluang untuk mengikuti ujian yang diselenggarakan bulan kemarin dan dalam ujian itu jika ada anak yang mendapatkan nilai di atas rata-rata maka akan mendapatkan beasiswa.Tak disangka Meca salah satu yang anak yang mendapatkan nilai di atas rata-rata maka ia berhak mendapatkan beasiswa di kampus ini.


Meca mengambil jurusan yang menyangkut bidang psikologis.Ia memilih bidang ini karena ia ingin menjadikan orang-orang yang trauma dan depresi atas masalah-masalah di kehidupannya bangkit lagi dan bisa menjalani kehidupan yang baru.


Ini adalah hari pertama Meca masuk ke kampusnya.Tapi ia sedikit terlambat karena hari ini ia bangun kesiangan.


Meca melihat dari jendela kelas dengan langkah terburu-buru karena dia melihat sudah ada dosen yang masuk dan para mahasiswa yang duduk di ruang kelas.


"Permisi,maaf saya terlambat." Kata Meca dengan nada bicara terengah-engah pasca berlari.


Para mahasiswa sontak melihat Meca dengan mata yang sinis karena melihat penampilan Meca yang berantakan dengan celana yang basah,karena terkena air kobangan tadi.Adapula cewek yang bisik-bisik dengan teman sebangkunya karena tak suka melihat penampilan Meca yang tomboy.


"Gimana sih,kamu baru hari pertama sudah terlambat,jangan sampai kelas-kelas berikutnya kamu terlambat lagi.Kali ini saya maafkan kamu tapi kalau kamu terlambat lagi saya akan bertindak sesuai aturan."Tegur dosen wanita itu.


"Ya Bu. Saya janji tidak akan mengulangi lagi.Maaf, boleh saya duduk?".Tanya Meca.


"Ya silahkan." Sahut dosen itu.


Meca pun duduk di bangku nomor dua dari depan.Entah kenapa ia menyukai bangku nomor dua. Mungkin dari zaman ia SMP sampai SMA ia kebiasaan duduk di bangku nomor dua.Menurutnya, bangku nomor dua sangat pas untuk meningkatkan konsentrasi belajarnya,saat jam pelajaran berlangsung.


Saat jam pelajaran berlangsung,tiba tiba anak-anak cewek berteriak dengan histeris sambil berkata "ya ampun ganteng banget".


Meca tak hiraukan cewek-cewek yang lebay itu.ia tetap mendengarkan dosen yang sedang mengajar tentang motivasi kehidupan.Ia sangat bersemangat untuk mendengarkan materi itu.


Para cewek-cewek itu tetap tidak hiraukan ibu dosen yang sedang marah itu.


Meca sontak berdiri dengan memukul meja dengan sangat keras.


Cewek-cewek itu kaget dan menoleh melihat Meca dengan wajah yang ketakutan.


Suasana kelas yang tadinya berisik langsung sepi tanpa ada yang bersuara sedikitpun.


Lalu segerombolan cowok datang ke ruang kelas Meca dan seraya mereka bertepuk tangan semua.


"Wah Elo punya nyali banget. Elo nggak nyadar ada dosen disini?".Kata salah satu cowok di gerombolan mereka.


Setelah mengatakan itu,mereka kembali berjalan di depan ruang-ruang kelas.


Meca sontak kaget dan memukul kepala nya sendiri dengan tangannya.Ia lupa meminta izin kalau ia akan memukul meja untuk menghentikan keramaian.


"Maaf bu saya lancang,soalnya saya nggak suka ramai."Jelas Meca.


"Kamu emang cewek kuat,Ibu aja nggak bisa memukul meja sampai di luar kelas kedengeran bunyinya,tapi ibu sama sekali nggak marah justru ibu sangat berterima kasih pada kamu karena sudah membuat anak-anak diam." Ucap ibu dosen sambil tersenyum bangga kepada Meca.


Berkat perlakuan Meca itu,kelas pun akhirnya kembali seperti sedia kala menjadi tenang dan nyaman.