ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Dhira Suka Bimo?



Di Kantin


Meca mendengar perkataan cewek itu pun hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"Mec lo hebat banget bisa ngalahin Angel lagi." Kata Dhira sambil mengangkat jempolnya.


Meca hanya tersenyum lalu duduk berhadapan dengan Dhira.


"Angel siapa?" Tanya Meca


"Oiya gue belum ngasih tau ke lo kalau nama cewek yang sering ngerjain gue itu namanya Angel dan kedua temannya itu namanya Dea sama Lina." Jelas Dhira.


"Oh ternyata nama tu cewek Angel. Eh lo nggak beli makanan lagi kan tadi makanan lo disiram air sama Si Angel." Kata Meca pada Dhira.


"Nggak usah lah,gue juga sudah kenyang kok." Jawab Dhira.


Dhira lalu teringat kalau Meca tadi akan menceritakan kejadian yang menimpanya di kampus kemarin.


"Mec katanya lo mau cerita tentang rumor lo kemarin." Kata Dhira


"Ah iya gue lupa gini ceritanya........." Jelas Meca pada Dhira tentang kejadian kemarin yang menimpanya mulai dari ulah Angel dan teman-temannya yang memfoto Meca yang sedang digendong Bimo sampai alibi Bimo yang mengatakan kalau Bimo yang suka menggodanya. Dan hal itu membuat cewek-cewek di kampusnya banyak yang membicarakan Meca


Dhira mendengarkan penjelasan Meca dengan seksama,tetapi saat mendengar laki-laki yang menggendong Meca adalah Bimo,ia pun kaget.


"Tunggu Mec,lo digendong Kak Bimo?" Tanya Dhira penasaran.


"Iya,gue tu sebenarnya nggak ada niat untuk modus sama tu cowok,tapi dia tu selalu nyuruh-nyuruh gue untuk lakukan apa yang dia mau. Lo tau nggak gue dipaksa-paksa makan sama dia terus kalau gue nggak makan gue mau digendong sama dia dan kalau lo tau dia tu gendong gue kayak gendong karung beras aja." Jelas Meca panjang lebar dengan wajahnya yang kesal.


Dhira yang mendengarkan penjelasan Meca pun langsung tertawa.


Meca melihat Dhira pun bingung,padahal sebelumnya Dhira tertawa tetapi sekarang Dhira melamun dengan wajahnya yang khawatir akan sesuatu hal. Meca pun mengejutkan Dhira dari lamunannya.


"Dhir, lo nggak papa kan? Wajah Lo kayak khawatir gitu." Kata Meca sambil memegang tangan Dhira.


Dhira pun kaget dan langsung menatap Meca kembali.


"Gue nggak papa kok,gue cuma khawatir kalau kedepannya nanti Angel lebih jahat sama lo." Bohong Dhira pada Meca.


"Oh.. nggak usah khawatir. Gue pasti punya cara sendiri untuk ngelawan si Angel itu." Yakin Meca pada Dhira.


Dhira pun hanya menjawabnya dengan senyuman.


"Eh iya Dhir,lo jurusan apa sih kok gue belum tau?" Tanya Meca pada Dhira.


"Oh gue jurusan manajemen bisnis.Kalau lo Mec?"Tanya balik Dhira pada Meca.


"Gue jurusan psikologis Dhir." Jawab Meca.


"Wah makanya lo suka nolong orang,ternyata lo mau jadi psikolog ya." Kata Dhira sambil tersenyum.


"Gue juga punya tujuan yang lain sebenarnya,gue mau bantu orang-orang yang patah semangat untuk hidup menjadi bangkit lagi dan menjalani hidup yang normal. Itu sih tujuan gue sebenarnya." Jelas Meca pada Dhira.


Dhira pun mengangkat jempolnya lagi karena kagum terhadap Meca.


Dhira pikir Meca adalah cewek yang baik dan orang yang penuh simpatik.


"Gue yakin Bimo pasti suka sama Meca kalau ia tau sifat Meca yang seperti ini." Batin Dhira dengan penuh kekhawatirannya.