
Setelah beberapa menit,akhirnya Bimo sampai di depan rumah Meca.
Lalu Bimo pun membangunkan Meca dari tidurnya.
"Mec,bangun udah sampai rumah Elo nih." Kata Bimo sambil sedikit menggoyangkan tangan Meca agar bangun.
Meca pun mulai membuka matanya pelan sambil mengucek matanya yang masih berat untuk dibuka.
"Kak,jadi selama perjalanan tadi gue tidur?" Tanya Meca pada Bimo.
"Iya." Jawab Bimo singkat sambil melepaskan sabuk pengamannya.
"Tapi Kakak nggak nglakuin apa-apa kan waktu gue tidur?" Tanya Meca dengan curiga.
Bimo langsung terkejut mendengar pertanyaan Meca. Karena Bimo tadi hampir saja menyium Meca,tetapi untungnya tidak jadi.
"Hei! Elo pikir gue laki-laki seperti itu. Gue ini masih menghargai cewek tahu." Kesal Bimo.
"Iya deh iya. Gue kan cuma mastiin aja. Ya kalau enggak nglakuin apa-apa jangan marah gitu dong." Kata Meca sambil melepaskan sabuk pengamannya.
"Gimana nggak marah gue? Gue elo tuduh terus." Kata Bimo.
"Iya Kak Bimo. Gue minta maaf karena udah nuduh Kakak. Sekarang mending kita turun ketimbang berantem di mobil mulu." Kata Meca.
Bimo pun menuruti kata Meca dan langsung turun dari mobilnya. Begitu juga dengan Meca.
Tiba-tiba saat Bimo dan Meca berjalan menuju rumah Meca,Ibu Meca langsung lari menghampiri Meca dan Bimo.
Tetapi bukan ingin menyambut Meca,malah memukul Bimo dengan gagang kemocengnya.
Flasback On
Terdengar bunyi mobil didepan rumah Meca. Ibu Meca yang dari tadi menunggu Meca pulang sambil duduk di kursi pun langsung terkejut dengan mobil sport yang berhenti di depan rumah Meca.
Ia melihat dari kaca rumahnya. Ia membuka tirai jendelanya untuk bisa melihat siapa pengendara mobil sport itu.
Saat melihat seseorang yang keluar dari mobil sport itu Meca. Ibu Meca langsung terkejut. Bagaimana tidak? Meca keluar dari mobil sport itu dibarengi dengan cowok yang berjalan disamping Meca.
"Mentang-mentang kaya,anak aku dijadiin penghibur buat dia sampai-sampai Meca keluar rumah sampai jam segini. Ck..ck..ck Aku akan kasih laki-laki itu pelajaran pokoknya." Gumam Ibu Meca sambil mengambil kemoceng yang terletak di atas meja.
Ibu Meca pun keluar dari rumahnya untuk memberi pelajaran pada cowok yang bersama dengan Meca.
Flasback Back
Meca pun terkejut dengan perilaku Ibunya.
Apalagi Ibunya memukul Bimo sambil mengocehinya dengan kata-kata tidak jelas.
"Kamu ya mentang-mentang kaya. Bawa anak saya malem-malem baru pulang. Kamu apain ha?" Kata Ibu Meca sambil memukul Bimo dengan gagang kemoceng yang ada ditangannya.
Meca pun langsung menarik tangan Ibunya untuk berhenti memukul Bimo dengan kemocengnya.
"Ibu,ini nggak seperti Ibu pikirin. Kak Bimo nggak nglakui apa-apa kok sama aku. Kak Bimo ini cuma mau nganterin aku pulang. Tadi aku pulang terlambat bukan karena diajak kemana-mana sama Kak Bimo. Cuma tadi ada halangan ada di jalan. Pokoknya ceritanya panjang deh. Tapi yang pasti Kak Bimo nggak macem-macem kok sama aku Bu..." Jelas Meca panjang lebar pada Ibunya.
"Tunggu,kamu manggil laki-laki ini Kakak?" Tanya Ibu Meca pada Meca.
"Iya bu..soalnya dia ini Kakak pembina ekstrakurikuler aku." Jawab Meca.
Ibu Meca hanya menganggukkan kepalanya pertanda Ia mengerti.
Sesekali Ibu Meca melirik Bimo atas sampai bawah.
Terlihat Bimo masih mengusap-usap badannya yang kena pukul oleh Ibu Meca.
"Eh.. maafin ibu ya karena sudah mukul kamu tadi. Soalnya Ibu udah khawatir sama Meca. Soalnya dia ini kan anak cewek." Jelas Ibu Meca sambil mengusap tangan Bimo pelan.
"Gak papa kok bu...saya mengerti. Oiya Bu kenalin nama saya Bimo." Kata Bimo sambil membungkukkan badannya sebagai tanda hormat kepada Ibu Meca.
"Iya... saya udah kenal dari Meca." Kata Ibu Meca
Melihat perilaku Ibunya,Meca langsung tertawa terbahak-bahak. Emang Ibu dengan anak sama ngeselinnya kalau diajak bicara.