ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Bab 114



Rengga tidak bisa menyiaka-nyiakan kesempatan ini untuk menghabiskan waktu bersama Meca.


Lalu Rengga pun mengajak Meca menaiki bis yang sudah Ia pilih tadi.Meca pun hanya mengikuti Rengga dibelakangnya.


Toh,Meca juga bingung harus naik bis yang mana. Maka dari itulah,Ia hanya bisa mengikuti Rengga untuk membawanya naik bis yang sudah Rengga pilih untuknya.


Setelah sampai di bis yang akan dinaiki Rengga dan Meca,Mereka pun naik ke bus tersebut. Saat mereka hendak naik tiba-tiba bunyi pengumuman mulai menggema lagi.


'Ada satu pengumuman lagi...'


Mendengar kata pengumuman,semua orang pun langsung diam dan mendengarkan pengumuman yang akan disampaikan tersebut. Begitu juga dengan Meca yang tadinya hendak masuk bis,lalu Ia pun langsung mengurungkan niatnya setelah mendengar kata pengumuman.


'Untuk pasangan duduk di bis,tidak boleh perempuan dan laki-laki. Harus perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki. Nanti jika ada yang melanggar aturan,tidak diperbolehkan ikut camping. Semua paham??'


Setelah mendengar pengumuman itu,semua orang terlihat kecewa dan mengeluh. Mereka yang sudah janjian dengan pacar atau teman laki-laki terdekat untuk duduk bersama pun terancam gagal karena pengumuman yang diberikan panitia pelaksana camping tadi.


Semua orang kecewa termasuk juga Rengga yang tadinya sangat senang bisa bersama Meca,tetapi harapannya pupus tak terkabulkan. Ia pun hanya menghela nafas dengan berat.


Sedangkan Meca hanya bersikap biasa saja,Ia tidak terlalu mementingkan pasangan saat Ia duduk di bis nanti. Hal yang terpenting bagi Meca adalah sampai ke tempat camping dengan selamat dan bersenang-senang disana.


"Huh...panitia sialan. Kita nggak jadi duduk bareng Mec." Rungut Rengga.


"Nggak apa-apa,kan masih bisa naik bisa yang sama." Sahut Meca.


Rengga pun hanya mengangguk-anggukkan kepalanya dengan masih memasang raut wajah kecewa.


Lalu semua orang mulai masuk bis satu-persatu,termasuk Meca dan Rengga.


Di dalam bis,Meca pun langsung mengambil tempat duduk di depan. Rengga pun mengikuti Meca untuk memilih tempat duduk di belakangnya.


Walaupun tidak bisa duduk di sampingnya,Rengga pikir masih bisa duduk di belakang Meca.


Saat Meca baru duduk,seorang perempuan langsung duduk di sampingnya.


Meca pun menoleh ke arah perempuan itu dan menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan darinya.


Meca tidak tahu siapa nama perempuan yang duduk disampingnya itu. Bahkan pernah melihatnya pun tidak,maklumlah Meca kan tidak banyak mempunyai teman di kampus.


Meca pun juga tidak berinisiatif untuk mengenal perempuan yang duduk disampingnya itu. Meca dapat melihat jika perempuan itu bukanlah perempuan yang baik. Karena dari tadi,Ia terus berbincang soal laki-laki dengan kedua temannya yang duduk di kursi sampingnya.


Malas mendengar topik pembicaraan perempuan tersebut,Meca pun memutuskan untuk mendengarkan lagu menggunakan headset.


Sambil mendengarkan lagu,Meca melihat pemandangan luar kaca. Itulah kenapa,Meca suka duduk di pinggir sebelah jendela saat menaiki bis.


******


Sekitar 1 jam lebih di bis,akhirnya sampailah ke tempat camping.


Semua orang pun langsung turun dari bis,termasuk juga Meca.


Saat keluar dari bis,Meca langsung merasakan udara yang terasa segar di hidungnya.


Ia mencoba menghirup udara segar tersebut dan mengeluarkannya melalui hidungnya secara perlahan.


Setelah menghirup udara segar disana,Meca pun memandangi pemandangan yang asri di area camping ini. Bola matanya seolah-olah takjub dengan pemandangan yang masih alami tersebut.


Berada di tempat favoritnya ini,membuat Meca tak henti-hentinya tersenyum bahagia.


Dari kejauhan seorang laki-laki sedang melihat Meca dengan senyum yang tersungging di bibirnya.


Laki-laki itu senang melihat Meca dapat tersenyum dengan bahagia setelah semua masalah yang Ia buat untuknya yang mungkin membuat Meca terlarut dalam kesedihan.


"Enggak sia-sia gue bikin acara camping ini. Akhirnya gue bisa lihat senyuman tenang Elo." Gumam laki-laki itu sambil menyunggingkan bibirnya.


Maaf baru update 😔