ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Rencana Rengga



Keesokan harinya Meca pergi ke kampus.


Ia hari ini mempunyai kelas pagi.


Setelah rutinitas paginya sudah Ia kerjakan,seperti sarapan,mandi,dan dan kegiatan biasa di pagi hari.


Ia pun siap berangkat ke kampusnya.


Meca pun keluar dari rumahnya,saat Ia baru saja melangkahkan kaki untuk keluar dari rumah,tiba-tiba suara klakson mobil menggema dari belakang Meca.


Meca pun langsung menoleh ke belakang untuk memastikan siapa pengendara mobil yang membunyikan klaksonnya.


Terlihat mobil sedan warna hitam menghampiri Meca yang sedang berdiri menatap mobil itu.


Meca begitu asing dengan mobil yang menghampiri itu. Ia hanya mengeyeritkan alisnya karena bingung.


Pengendara mobil itu pun keluar dan menghampiri Meca.


Meca pun sedikit terkejut,karena pengendara mobil itu adalah Rengga.


Dan sekarang Rengga sedang menghampiri Meca.


Padahal kemarin Rengga kemarin bilang tidak mau menjemput Meca,tetapi untuk apa Rengga menghampiri Meca di rumahnya. Itu semua pertanyaan yang terngiang-ngiang di pikiran Meca.


"Hai.." Sapa Rengga pada Meca.


"Untuk apa Elo kemari?" Tanya Meca dengan ekspresi datar.


"Gue mau minta tolong sama Elo untuk nunjukkin jalan ke kampus xxxxx." Jawab Rengga.


Flashback


Rengga mondar-mandir di kamarnya. Ia tengah berpikir tentang perjodohannya dengan cewek tadi. Siapa lagi kalau bukan Mecalina Putri.


Ia sebenarnya tidak suka perjodohan,tetapi Ia tidak bisa menolak keinginan Ibunya. Bahkan Ibunya memohon sambil menangis padanya yang membuat Ia tidak tega dan terpaksa menuruti keinginan Ibunya.


"Jika gue nanti beneran punya istri cewek itu tadi,gimana? Gumam Rengga sambil mengacak-ngacak rambutnya karena kesal.


"Gue harus cari tahu tentang sisi buruk cewek itu. Terus gue ceritain sama Ibu,supaya membatalkan perjodohan gue sama cewek itu. Dengan begitu,gue bisa cari cewek yang gue suka sendiri tanpa ada kata perjodohan." Gumam Rengga dengan menunjukkan senyum jahatnya.


Rengga pun duduk di kursi untuk berpikir tentang rencananya itu.


"Tapi,gimana caranya? Masa gue harus deketin cewek itu,nanti dikira modus. Ha...gue tau besok gue pura-pura aja mau nanyain alamat kampus xxxxx ke dia. Dengan begitu, gue nggak disangka modus sam cewek itu dan juga gue bisa tahu lebih banyak tentang cewek itu. " Gumam Rengga


Flashback Off


"Kenapa minta tolong sama gue?Kan ada google maps buat nunjukkin jalan ke kampus xxxxx." Kata Meca.


"Nggak ada sinyal hp gue." Timpal Rengga.


"Nggak usah banyak alesan deh. Elo mau cari perhatian gue kan?"Tanya Meca


"Elo pikir gue suka sama Elo? Nih kalau nggak percaya gue tunjjukin hp gue sama Elo." Jawab Rengga sambil menunjukkan handphonennya di depan wajah Meca.


Meca melihat handphone Rengga dengan seksama. Ternyata benar adanya memang handphonennya tidak ada sinyal sama sekali.


"Tapi,sinyal handphone gue bagus kok." Kata Meca.


"Kartu simnya kan beda. Kalau di handphone gue sekitar daerah sini nggak ada sinyalnya." Timpal Rengga


Meca hanya memutar bola matanya dengan malas setelah mendengar alasa Rengga.


"Mau bantuin gue nggak? Kalau enggak terpaksa gue ngikutin Elo sampai ke kampus xxxxx." Kata Rengga.


"Iya,iya gue bantuin,kebetulan gue juga bisa numpang ke kampus dengan naik mobil Elo." Ucap Meca.


'Ternyata matrek juga nih cewek. Akhirnya gue bisa nemuin sisi buruk cewek ini.' Batin Rengga sambil melirik Meca dengan tatapan tajam.


"Kenapa diem aja?Ayo berangkat,sebentar lagi mau terlambat." Ajak Meca.


"Ya udah ayok." Kata Rengga lalu berjalan ke arah mobilnya.


Meca mengikutinya dari belakang.


Rengga tiba-tiba membukakan pintu mobil untuk Meca.


Meca pun langsung menatap Rengga dengan tatapan tajam karena tidak suka dengan sifat Rengga yang cari perhatian darinya.


Meca pun masuk ke dalam mobil Rengga,begitu juga dengan Rengga.


Meca langsung memakai sabuk pengamannya.


Rengga juga memakai sabuk pengamannya,setelah itu langsung menyalakan mesin mobilnya untuk berangkat ke kampus xxxxx.


Tolong Like dan Vote🤗🤗