
Meca yakin waktu itu pasti Bimo sangat tertekan dan sedih saat melihat Kakaknya meninggal gara-gara dibunuh orang.
"Iya,dibunuh." Jawab Bimo sambil menundukkan kepalanya .
"Tapi,pembunuhnya sekarang udah dipenjara kan?" Tanya Meca.
"Iya,bahkan dia dipenjara seumur hidup." Jawab Bimo.
"Syukurlah,pembunuh itu udah nggak bisa bunuh orang lagi." Timpal Meca.
"Sebenarnya pembunuh itu udah mengincar Kak Sina." Kata Bimo.
"Masa? Jadi pembunuhan itu memang direncanakan gitu?" Tanya Meca.
"Iya,jadi waktu itu..." Kata Bimo yang mulai bercerita tentang kematian Kakaknya.
Flashback On
Hari itu Bimo berencana pergi untuk mengantar Ibunya berbelanja di mall.
"Mama udah siap belum?" Teriak Bimo dari lantai bawah,sedangkan Ibunya berada di lantai atas,Ibunya sedang berdandan di kamarnya.
Bimo sudah menunggu cukup lama,tapi Ibunya juga tak kunjung datang.
Seorang perempuan datang menghampiri Bimo yang sedang duduk di kursi sofa sambil memainkan handphonenya.
"Mama belum selesai juga?" Tanya perempuan itu lalu duduk di kursi sofa depan Bimo.
Mendengar perempuan itu bertanya,Bimo pun meletakkan ponselnya lalu menoleh pada perempuan itu untuk menjawab pertanyaanya.
"Belum Kak,aku sampai capek nungguin Mama dari tadi." Jawab Bimo.
Iya,itu adalah Kakak perempuan Bimo yang bernama Sina. Ia 2 tahun lebih tua dari Bimo.
Sina tipekal orang yang penyabar,gaya bicaranya pun sangat lembut.
Maka dari itu Bimo sangat sayang pada Kakaknya,bahkan Bimo pernah bilang pada Kakak perempuannya jika Ia ingin mempunyai pacar seperti Kakak perempuannya.
Tak lama Ibunya Bimo pun turun dengan polesan make up di wajahnya. Tak heran jika Ibunya lama sekali berada di kamarnya,ternyata sebelum berangkat ke mall,Ia berdandan selayaknya orang muda.
Ibunya Bimo pun turun dari tangga lalu menghampiri Bimo dan Sina yang berada di ruang tamu.
"Ayo,Bim Mama udah siap berangkat!!" Ajak Ibunya Bimo.
"Pantesan lama banget,ternyata Mama dandan." Kata Bimo.
"Ya,iyalah mana mungkin Mama polosan aja mukanya saat mau ke mall." Ucap Ibunya Bimo dengan kepercayaan dirinya.
"Ya,udah ayo berangkat." Ajak Bimo pada Ibunya.
"Eh,Sina kamu beneran nggak mau ikut?" Tanya Ibunya Bimo.
Sebernarnya kemarin,Sina sudah diajak untuk pergi ke mall,tapi Sina tidak mau.
Sina sebenarnya adalah pembuat novel,karyanya pun sudah laku di pasaran.
"Nggak Ma,aku di rumah aja,aku juga belum nyelesaiin novel yang aku buat kemarin." Jawab Sina.
"Huh...yaudah lah. Tapi lain waktu kalau ada waktu mau ya ke mall bareng Mama?" Tanya ibunya Vina.
"Hmmm...kayaknya harus dipikir-pikir dulu." Kata Sina.
"Ha...ha...ha...kayaknya Kak Sina nggak mau itu Ma..." Kata Bimo sambil tertawa.
Ibu Vina pun hanya menggelengkan kepalanya melihat Sina yang tetap kekeh tidak mau diajak ke Mall.
"Ya...udah ayok Bim anterin Mama." Ajak Ibu Vina.
Bimo pun menganggukkan kepalanya tanda Ia setuju.
Bimo dan Ibunya pun keluar dari rumah lalu menuju halaman rumahnya.
Sina pun ikut mengantar Ibunya dan adiknya keluar rumah.
Setelah sampai halaman rumah,Bimo pun masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan dari tadi pagi,diikuti Ibunya yang juga masuk mobil.
Sebelum berangkat,mereka pun berpamitan kepada Sina terlebih dahulu.
"Kami pergi dulu ya..Sina." Pamit Ibu Vina.
"Iya Ma,hati-hati ya..Bimo jangan ngebut-ngebut bawa mobilnya." Kata Sina yang berada di luar mobil sedangkan Ibunya dan Bimo berada di dalam mobil.
"Iya Kak,siap!!" Jawab Bimo.
Sina pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum pada Bimo.
Bimo pun menyalakan mesin mobilnya,lalu mulai pergi menjauh dari halaman rumahnya.
Sebelum mobil Bimo benar-benar pergi,Sina melambaikan tangannya untuk tanda perpisahan pada Ibunya dan Bimo.
Ibu Vina pun membalas lambain tangan Sina sedangkan Bimo masih fokus menyetir.
Setelah melihat mobil yang dibawa Bimo benar-benar pergi,Sina pun kembali masuk ke dalam rumahnya.
Memang pada author buat ceritanya gantung gini,karena biar semua pembaca yang baca karya author dibuat penasaran sama terusan ceritanya.
Jadi setiap hari pembaca biar baca karya author๐โบ
Maaf jika karya author belum bisa memuaskan.
author juga masih pemula,masih coba-coba ๐.
Kalau kalian suka mohon like dan Vote seiklhasnya. Maupun sedikit enggak papa,itu juga author sudah senangnya bukan main.
Jangan lupa Like dan Vote ya ๐ค๐