
Setelah melihat Meca pingsan,Bimo langsung mengangkat Meca ala bridal style dan membawanya ke ruang UKS.
Citra yang melihat Bimo sangat perhatian pada Meca pun kaget dan kesal. Saat ia mau menyusul Bimo,ia ditarik tangannya oleh Dio untuk tidak ikut dan tetap mengajar juniornya taekwondo.
Di ruang UKS
"Tolong ini ada yang pingsan." Kata Bimo pada petugas UKS dengan wajah yang khawatir.
"Silahkan di bawa ke sini,lalu saya periksa." Kata petugas UKS sambil mengarahkan Bimo agar menempatkan Meca ke ranjang UKS.
Bimo pun langsung menaruh Meca. Lalu Meca langsung diperiksa oleh petugas UKS.
"Gimana keadaanya?" Tanya Bimo pada Petugas UKS.
"Nggak papa kok,ini cuma kelelahan dan dehidrasi aja nanti kalau sudah siuman suruh minum air putih dulu." Kata Petugas UKS pada Bimo.
"Owh iya, terima kasih bantuannya." Kata Bimo.
"Ya sama-sama." Kata petugas UKS pada Bimo."
Bimo duduk disamping Meca sambil melihat wajah Meca yang pucat.
Tak lama Meca pun siuman dari pingsannya.
Meca melihat ruangan yang penuh dengan obat.Lalu ia menoleh pada Bimo.
"Kok kakak ada disini ?" Tanya Meca pada Bimo yang duduk disampinya.
"Lo tadi pingsan terus gue bawa ke UKS." Kata Bimo.
Meca bangun dari tidurnya dan memegang kepalanya yang sakit.
"Ni minum dulu,lo sakit kepala karena dehidrasi." Kata Bimo sambil menyodorkan satu gelas air putih pada Meca.
Meca pun langsung meminum air putih yang diberikan Bimo padanya.
"Eh pemanasan gue kan belum selesai,gue mau lanjutin dulu Kak." Kata Meca pada Bimo sambil beranjak dari tempat tidurnya.
"Lo tu habis pingsan dan lo tau nggak kalau pingsan lo itu gara-gara lo kelelahan." Kata Bimo pada Meca.
"Tapi gue kelelahan bukan karena pemanasan tadi." Kata Meca pada Bimo
"La terus apa?" Bentak Bimo pada Meca.
"Ya kalau aja kakak tadi nggak buat masalah di toserba,gue nggak akan pingsan gini kak." Kata Meca kesal
"Maksud lo?" Tanya Bimo pada Meca.
"Karena Kakak, tadi gue tu nggak ada waktu makan dan gue tu lari di sepanjang jalan saat menuju kampus. Karena itulah gue kelelahan Kak." Kata Meca marah.
"Jadi itu karena gue,ya udah gue minta maaf, tapi tetap aja lo nggak boleh lanjut pemanasan lagi." Kata Bimo dengan santainya.
"Kenapa kakak ngatur-ngatur gue,kalau gue nggak bisa taekwondo dan nilai ekstra gue jelek gimana,apa kakak akan tanggung jawab iya?" Marah Meca pada Bimo.
"Diam,lo nggak tau ya gue lakuin ini karena gue perhatian sama lo,gue nggak mau lihat lo sakit." Marah Bimo pada Meca sambil berdiri dengan menatap Meca dan kedua tangannya yang memukul ranjang yang diduduki Meca.
Sontak Meca kaget dengan mata yang terbelalak menatap Bimo. Seketika Ia langsung membuang tatapannya dari Bimo karena takut menatap mata Bimo yang sedang marah.
"Lo tadi belum makan kan? Gue beliin makanan dulu,lo jangan kemana-mana tunggu disini." Kata Bimo pada Meca.
Meca pun tak menjawab Bimo bahkan menoleh Bimo pun tidak.
Bimo pun pergi dari ruang UKS untuk beli makanan untuk Meca.
"Siapa yang mau lo perhatiin,mending gue beli makanan sendiri." Kata Meca pada dirinya sendiri.
Meca pun beranjak dari ranjang dan memakai sepatunya yang ada di bawah ranjangnya, lalu pergi keluar untuk membeli makanan sendiri.