ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Membantu Citra?



Setelah mengalami hari-hari yang berat,Meca pun berharap di kampus nanti tidak ada masalah baru lagi. Apalagi tentang rumornya dengan Bimo yang sudah menyebar di seluruh kampusnya. Ia memutuskan untuk tidak menanggapi rumor itu dan memilih menjauh dari Bimo supaya rumor itu semakin tidak menjadi-jadi.


Di Kampus


Meca pun berjalan menuju ruang kampusnya. Ia tetap membawa topi hitam di kepalanya supaya anak-anak kampus tidak melihat dengan jelas wajahnya. Ia sebenarnya sudah tidak masalah kalau anak-anak di kampusnya membicarakannya,tetapi ia tak mau anak-anak kampus melihatnya lalu menghampirinya dan bertanya-tanya tentang Bimo atau apapun tentang Bimo. Meca cuma ingin hidup nyaman dikampus ini tanpa ada masalah yang menyangkut dirinya.


Saat Meca memasuki ruang kelasnya, tiba-tiba tangannya ditarik oleh seorang cewek. Tarikannya sangat kuat sehingga Meca tak bisa melepaskannya.


Cewek itu pun akhirnya melepaskannya setelah melihat-lihat keadaan sekitarnya sepi. Saat Meca menoleh ke wajah cewek yang menariknya,Meca pun menghela napas lega. Ternyata yang menariknya adalah senior cewek yang mengampu ekstranya yaitu Citra.


"Aduh Kak,gue kirain siapa." Kata Meca


"Mec,gue bicara empat mata sama lo." Kata Citra dengan wajah yang serius.


Meca hanya menelan ludahnya saat mendengar perkataan Citra.


"A..da apa ya Kak?" Tanya Meca gugup.


"Eh,ajarin gue gimana cara supaya Bimo godain gue kayak dia godain lo Mec." Kata Citra sambil memukul lengan Meca dengan pelan.


"Kakak,suka ya sama Kak Bimo?" Tanya Meca.


"Iya,malah dari dulu semenjak gue masuk ekstra taekwondo." Kata Citra sambil senyam-senyum sendiri.


"Oh... tapi Kak,gue juga nggak tau kenapa Kak Bimo bilang kalau dia suka godain gue." Jelas Meca


"Karena gue nggak mau nurut sama Kak Bimo waktu habis pingsan terus Kak Bimo beliin makanan gue,dan gue nggak mau makan makanan dia setelah itu Kak Bimo gendong gue." Jelas Meca


"Wah, Bimo sampai segitunya sama Meca. Kayaknya gue harus cepet nyatain perasaan gue ke Bimo,sebelum dia suka sama Si Meca." Batin Citra.


Melihat Citra melamun Meca pun berpikir untuk pergi dari hadapan Citra,tetapi Citra menyadarinya lalu menarik tangan Meca lagi.


"Eh,tunggu dulu. Lo nggak suka kan sama Bimo?" Tanya Citra pada Meca yang membuat Meca terkejut.


"Enggak Kak,malah gue ini rencananya mau jauhin Kak Bimo supaya rumor tentang gue hilang." Kata Meca


"Ya udah,lo mau nggak bantuin gue nyatain perasaan sama Bimo? Kalau nanti gue diterima sama Bimo,gue janji akan hilangin rumor lo. Secara Bimo kan udah jadi pacar gue,ya pasti mereka pikir Bimo udah nggak ada apa-apa sama lo." Pinta Citra.


"Itu sih ide bagus Kak,tapi gue kan nggak ahli dalam cinta. Gimana caranya mau bantuin Kak Citra?" Tanya Meca sambil menggaruk-garuk kepalanya.


Citra pun hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Meca. Hal itu membuat Meca semakin bingung.


Citra melambaikan tangan ke Meca untuk mendekatinya. Meca pun langsung mengerti jika Citra hendak membisikkan sesuatu ke Meca.


Meca pun mendekatkan telinganya ke mulut Citra lalu membiarkan Citra berbisik di telinganya.


Meca pun terkejut saat ia mendengar ucapan Citra.