ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Bab 67



Flashback Off


"Beneran?" Tanya Meca dengan semangatnya.


Wajah Meca terlihat bersemangat,padahal sebelumnya Ia wajahnya terlihat lesu karena lelah.


"Iya,jadi Kamu udah nggak ada hubungan lagi sama Rengga. Eh,iya hubungan Bimo sama kamu dimana?" Tanya Ibu Meca.


"Kenapa Ibu tanya tentang itu?" Tanya Meca.


"Kamu tuh...dimana sih. Ibu udah batalin perjodohan kamu sama Rengga untuk kamu biar hubungan kamu sama Bimo lebih dekat lagi. Malah kamu kayak nggak peduli soal Bimo." Omel Ibu Meca lalu mencubit tangan Meca yang membuat Meca meringis kesakitan.


"Aduh...bu sakit kalau marah emang harus nyubit aku gini ya?" Tanya Meca sambil mengelus-elus bagian tangan yang dicubit oleh Ibunya.


"Mec,Ibu mau kamu itu paling nggak punya teman laki-laki. Dari jaman Smp sampai sekarang sifat kamu ke laki-laki itu sama aja. Cuek banget,mana ada yang mau deketin kamu." Omel Ibu Meca lagi pada Meca.


Meca hanya terdiam kena omelan Ibunya,tiba-tiba handphonenya berbunyi.


Terdapat sebuah pesan masuk dari seseorang.


Meca pun langsung membuka handphonennya dan melihat isi pesan tersebut.


Ia sempat kaget karena yang mengiriminya pesan adalah Bimo.


Kak Bimo : Mec,gue udah ngompres luka gue pakai es batu. Ternyata bener omongan Elo rasanya luka gue nggak nyeri lagi saat gue sentuh. Makasih sarannya 😊


Meca yang membaca isi pesan Bimo lantas senyum-senyum sendiri karena bahagia melihat Bimo sudah sembuh dari lukanya.


Ibu Meca yang dari tadi memperhatikan anakanya itu senyum-senyum sendiri sambil melihat layar handphonenya.


Ia merasa aneh dengan anaknya yang satu ini.


"Eh...denger nggak ibu ngomong tadi? Malah senyum-senyum sendiri." Kata Ibu Meca yang mampu membuat Meca terkejut.


"Denger kok Bu...intinya aku harus deket dengan Kak Bimo kan? Ya udah.. Bu aku mau masuk ke kamar dulu." Kata Meca.


"Ngerti juga tuh anak. Baguslah.." Gumam Ibu Meca sembari melihat Meca yang berjalan menuju kamarnya.


Di Kamar Meca


Meca pun masuk ke kamarnya dan menaruh tasnya ke atas kasur lalu duduk di atas kasur sembari memegang handphonenya untuk menjawab pesan dari Bimo tadi.


Setelah membalas pesan dari Bimo,Meca lalu meletakkan handphonenya di atas meja.


Ia memutuskan untuk pergi mandi,tetap belum sempat melangkahkan kakinya,teleponnya pun berbunyi.


Kali ini bukan sebuah pesan melainkan sebuah panggilan masuk.


Meca pun melihat handphonenya dan ternyata Bimo yang meneleponnya.


Ia pun langsung menerima panggilan telepon tersebut.


Bimo : Halo Mec,gue ganggu nggak nelpon Elo?


Meca : Ganggu Kak....


Bimo : Hei! Gue ngomong gitu cuma basa-basi doang. Elo nya malah jawab jujur.


Meca : Emang ganggu,gue mau mandi tadi,Eh.. malah Kakak nelpon..Nggak jadi mandi deh...


Bimo : Bentar aja Mec,gue kangen sama Elo.


Meca yang mendengarnya pun,langsung terkejut. Meca memang tidak suka dirayu atau digombalin oleh laki-laki.


Ia pun memutuskan untuk mematikan langsung panggilannya dengan Bimo.


"Ngapain sih Kak Bimo nih? Perasaan lebay banget. Bikin gue jijik aja. Ihhh..." Kata Meca lalu membuang handphonenya ke arah kasur lalu memutuskan untuk pergi mandi.


Di lain sisi,Bimo bingung mengapa tiba-tiba panggilannya dengan Meca putus.


Ia memperhatikan handphonenya secara seksama.


"Perasaan nggak ada masalah apa-apaan deh..Kok panggilannya tiba-tiba mati sih?" Gumam Bimo sambil melihat handphonennya.


Ia lalu memutuskan untuk menelepon Meca kembali,tapi setelah beberapa lama Meca tidak menjawab panggilannya.


"Kayaknya...di rumah Meca nggak ada sinyal kali ya...Ya udah lah..." Gumam Bimo lalu menaruh handphonenya di sampingnya.


Bimo tidak tahu jika alasan Meca tidak menjawab panggilannya karena Ia sedang mandi.