
"Ngel,Apa Elo udah temukan bolpoinnya?" Tanya Dhira sambil berjalan menghampiri Angel yang berada di bangkunya.
Setelah Dhira menghampiri Angel,Dhira pun langsung membelalakkan kedua matanya karena terkejut melihat Angel membawa satu coklat di tangannya.
"Ini apa?" Apa Elo suka sama Bimo?" Tanya Angel sambil menunjukkan sekotak coklat pada Dhira.
"Kembalikan dulu coklat itu ke gue,nanti gue jelasin semuanya." Sahut Dhira sambil berusaha merebut satu kotak coklat yang masih dipegang oleh Angel.
Angel pun dengan cekatan menghindari tangan Dhira yang akan mengambil coklat dari tangannya.
Sebelum Dhira menjelaskan semuanya padanya,Angel tak akan pernah mengembalikan coklat milik Dhira itu.
"Kenapa Elo gini ke gue? Kenapa!!" Tanya Angel dengan nada meninggi.
Mendengar suara Angel yang lantang,membuat Dea dan Lina yang tadinya sedang mengobrol bersama menjadi terkejut.
Sontak mereka pun langsung menghampiri Angel untuk melihat apa yang sedang terjadi padanya.
"Ada apa,Ngel?" Tanya Lina saat berada dihadapan Angel.
"Iya,kok Elo teriak-teriak ke Dhira?" Tanya Dea kemudian.
Angel tampak masih tak berdaya untuk menjelaskan semua yang terjadi.
Ia pun lalu memilih untuk memberikan satu kotak coklat itu pada Lina supaya Ia dapat membaca kartu ucapan yang masih menempel di atas kemasan coklat itu yang berisi tentang pernyataan cinta Dhira kepada Bimo.
"Nih...Elo lihat sendiri!!" Suruh Angel sambil menodongkan coklat itu pada Lina.
Tanpa pikir lama,Lina pun langsung menerimanya dan membaca kartu ucapan yang ditempel di atas coklat itu.
Karena penasaran,Dea pun ikut membaca kartu ucapan itu bersama Lina.
Setelah mereka selesai membaca,akhirnya mereka berdua mengerti mengapa Angel tadi marah-marah kepada Dhira.
Mereka berdua pun seperti tak percaya dengan apa yang telah dibacanya tadi.
Bagaimana tidak?
Dhira dan Angel adalah sahabat sejati,bahkan mereka lah yang mengajak Lina dan Dea membentuk sebuah geng.
Seperti yang Lina dan Dea lihat,Dhira adalah orang yang baik.
Bagaimana mungkin Dhira berkhianat pada sahabatnya sendiri seperti ini?
"Jadi,Elo suka sama Bimo? Bukannya Elo tahu kalau Angel sedang pacaran dengan Bimo? Kenapa Elo malah menusuknya dari belakang?" Serbu Lina dengan segudang pertanyaan yang melintas di pikirannya.
"Dhira,ini nggak seperti Elo. Kenapa Elo seperti ini?" Imbuh Dea.
Mendapat segudang pertanyaan dari ketiga temannya(Angel,Lina,Dea),membuat Dhira tak bisa menjawabnya satu persatu.
Ia mengerti jika Ia salah saat ini. Ia mengerti jika Ia jahat saat ini. Ia mengerti jika Ia egois saat ini.
Tapi,apa bisa buat dengan perasaanya.
Sebenarnya Dhira juga berusaha untuk melupakan perasaan cintanya pada Bimo.
Karena Dhira tahu jika Angel memang sedang berpacaran dengan Bimo.
Entah apa yang membuatnya melakukan seperti ini,mungkinkah Ia sedang dibutakan oleh cinta?
"Maaf,Ngel. Gue beneran suka sama Bimo. Sebenarnya,gue juga tahu Bimo nggak akan balas perasaan gue.Tapi,gue cuma ingin bilang sama dia kalau gue cinta sama dia. Sekali lagi,maaf." Ucap Dhira sambil menundukkan kepalanya,karena tak berani menunjukkan wajahnya kepada Angel maupun Lina atau Dea.
Setelah meminta maaf kepada Angel,Dhira pun melarikan diri dari hadapan Angel seperti pengecut yang lari dari masalahnya.
"Hei!! Mau kemana Elo??" Teriak Lina yang berusaha mengejar Dhira yang melarikan diri.
"Udah,jangan dikejar!!Biarkan dia merenungkan perbuatannya sendiri." Ucap Angel yang berusaha menghentikan Lina yang akan menyusul Dhira.
Alasan Angel tidak mengejar Dhira dan meminta penjelasannya lagi adalah karena Ia tahu jika Dhira bukan orang yang tega seperti itu. Pikir Angel pasti Dhira mempunyai alasan sendiri untuk melakukan hal yang jahat padanya.
Angel memutuskan untuk menunggu Dhira sadar akan perbuatannya dan meminta maaf kepadanya.
****
Dua hari berlalu sejak kejadian pertengkaran antara Angel dan Dhira.
Dalam dua hari sejak hari itu,Dhira belum juga menemuinya. Bahkan sejak hari itu sampai sekarang,Dhira belum menampakkan dirinya sampai Ia tidak masuk sekolah sampai hari ini.
Angel juga tidak tahu alasannya,mengapa Dhira menjadi pecundang seperti ini.
Padahal,Ia berharap perseteruannya dengan Dhira akan segera berakhir jika Dhira mau meminta maaf dengannya dengan tulus dan mengakui menyesal telah mengkhianatinya.
Tetapi,harapannya itu sepertinya tidak terwujud.
"Ngel!! Apa Elo sudah bertemu dengan Dhira?" Tanya Lina yang datang menghampiri bangku Angel lalu duduk disampingnya,sedangkan Dea duduk di depan Lina dan Angel.
Angel pun menoleh ke arah Lina lalu berkata "Belum. Kenapa malah dia menghilang seperti ini?
"Apa dia takut sama Elo,terus dia menghindari dari Elo?" Tanya Dea.
"Itu mungkin aja benar. Dhira takut sama Elo. Tapi,Elo nggak takut kalau Bimo benar-benar direbut sama Dhira?" Tanya Lina kemudian pada Angel.
"Enggak. Gue percaya sama Bimo,dia laki-laki yang setia. Dia nggak akan berpaling ke cewek yang lain dengan cepat." Sahut Angel sambil tersenyum tipis.
"Kalau begitu,Elo kenapa masih terlihat murung gini?" Tanya Lina.
"Karena,gue khawatir jika persahabatan gue dan Dhira putus begitu saja hanya karena laki-laki." Jawab Angel dengan menampakkan raut muka sedihnya.
Setelah berbincang-bincang kecil dengan kedua sahabatnya,Angel pun izin kepada mereka untuk pergi ke toilet.
Mereka pun langsung memberi izin kepada Angel.
Angel pun berjalan pergi berjalan ke arah taman,dan bukan ke arah toilet.
Angel memilih untuk menyendiri juga karena tak mau menampakkan raut muka sedihnya pada Lina dan Dea. Ia tak mau jika Lina dan Dea akan ikut bersedih jika melihatnya murung seperti ini.
Angel pun hampir sampai di tempat ia tuju yaitu taman.
Tinggal beberapa langkah lagi,Ia akan sampai di taman.
Saat Ia akan sampai ke tempat tujuannya,Ia dibuat terkejut setelah melihat Dhira dan Bimo duduk bersama di kursi taman.
Tanpa pikir lama,Angel pun segera menghampiri Dhira dan Bimo.
Setelah sampai,Angel pun menarik kerah Dhira sampai Ia berdiri lalu secara tiba-tiba Ia langsung menampar pipi Dhira dengan keras.
Plak..
Bunyi tamparan dari tangan Angel cukup keras sampai Bimo dibuat kaget olehnya.
"Ngel!! Apa yang Elo lakuin?" Tanya Bimo dengan nada meninggi.
Bimo terkejut bukan main,secara tiba-tiba Angel datang menghampiri Ia dan Dhira. Dan langsung menampar pipi Dhira.
Bimo lebih terkejut lagi saat menyadari jika Angel menyakiti sahabatnya sendiri.
Bukan hanya Bimo saja yang terkejut,Dhira pun sungguh terkejut dengan perilaku Angel terhadap dirinya.
Sebagai sahabat Angel,Dhira tak pernah mendapat kekerasan seperti yang dilakukan Angel tadi. Bahkan,Angel pun jarang sekali membentaknya.
"Elo sungguh keterlaluan tahu nggak? Elo tahu nggak,gue disini nunggu Elo untuk minta baikan sama gue. Tapi,Elo nggak merasa bersalah sedikitpun dan malah menuruti keegoisan Elo itu. Ada apa dengan elo sebenarnya,Dhir?" Marah Angel dengan berlinang air matanya.
Lagi-lagi Dhira diam tanpa langsung menjawab pertanyaan Angel.
Angel sudah tidak bisa menahan emosinya saat melihat Dhira bersama Bimo tadi.
Yang paling membuatnya kesal terhadap Dhira adalah saat melihat jika Dhira tak merasa menyesal sedikitpun setelah menyakiti perasaanya,dan malah menemui Bimo untuk menyatakan perasaanya.
Bagaimana bisa Dhira tidak mempunyai hati seperti ini?
"Ngel!! Ada apa sebenarnya? Gue nggak pernah lihat Elo seperti ini sebelumnya." Ucap Bimo yang masih kebingungan dengan perilaku Angel.
Angel pun menoleh ke arah Bimo lalu berkata "Dhira suka sama Elo. Padahal,dia tahu kalau gue sedang berpacaran sama Elo.
Setelah mendapat jawaban dari Angel,Bimo hanya bisa menghela nafasnya dengan berat lalu menatap ke arah Dhira.
"Jadi,Elo mau ketemu gue untuk bilang kalau Elo suka sama gue?" Tanya Bimo kepada Dhira.
Dhira pun lagi-lagi hanya diam,tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Bahkan gerakan tubuhnya tidak terlihat sedikitpun.
"Jawab,Dhir!!! Jangan jadi pecundang!!" Bentak Angel.
"Udah,Ngel. Jangan keras begini. Tidak baik berbuat seperti ini pada sahabat Elo sendiri." Ucap Bimo yang mencoba menenangkan Angel yang emosinya sudah membara.
"Tunggu!! Elo bela cewek ini?" Tanya Angel yang mulai salah paham pada ucapan yang baru saja dilontarkan oleh Bimo.
"Enggak gitu,Ngel!! Gue nggak mau Elo jadi orang jahat hanya karena masalah seperti ini. Sekarang Elo nggak seperti Angel yang gue kenal." Sahut Bimo.
"Apa gue nggak boleh jadi jahat,setelah gue berbuat baik tapi nggak dihargai?" Tanya Angel.
"Gue tahu,apa yang Elo rasain saat ini. Gue hanya nggak mau Elo berubah kayak gini. Elo tahu kan,gue nggak suka sama cewek yang perilakunya buruk?" Ucap Bimo.
"Jadi,maksud Elo gue adalah cewek yang berperilaku buruk sekarang? Benar kan?" Tanya Angel sambil menahan air matanya yang sudah membendung di pelupuk matanya.
"Angel,gue sekarang nggak mau bertengkar sama Elo. Intinya,gue hanya mau Elo merubah sifat Elo tadi,karena gue nggak suka." Ucap Bimo lalu pergi dari hadapan Angel sebelum Ia lebih kesal padanya.
"Bimo!!" Panggil Angel untuk menghentikan langkah kaki Bimo.
Setelah Angel panggil,Bimo pun tidak menggubrisnya.Ia terus berjalan menjauh dari Angel.
Jika Bimo terus berdebat dengan Angel,Ia takut jika hubungannya dengan Angel akan memanas karena pertengkarannya itu.
Maka dari itu,Bimo memilih untuk pergi dan juga untuk meredam emosinya.
Sedangkan Angel hanya berdiri mematung sambil terus mengeluarkan air mata yang tidak dapat dibendung lagi.
Sedih dan kesal bercampur menjadi satu.
"Angel!!" Panggil Dhira dengan suara yang pelan.
Angel pun menghapus air matanya lalu menatap Dhira dengan serius.
"Dhir,mulai sekarang gue bukan lagi Angel yang pernah Elo kenal. Mulai detik ini,gue anggap Elo sebagai musuh gue. Jadi,tunggu saja pembalasan dari gue!!" Ucap Angel dengan kedua mata yang menyala dan diiringi dengan senyum seringainya.
Dhira terperanjat seketika setelah melihat Angel menampakkan senyum seringainya.
Ini sungguh bukan seperti Angel yang Ia kenal.
Setelah memberi peringatan kepada Dhira,Angel pun pergi dari hadapan Dhira tanpa berpamitan.
Sepertinya kesabaran Angel sudah di ambang batas,Ia sudah tidak bisa lagi menahan kekesalannya pada Dhira.
Rasa dendam pada dirinya telah merubahnya menjadi cewek yang jahat.
******
Eits,tunggu dulu...belum selesai masa lalu Angel dan Dhira.
Masih ada kelanjutannya lo....
Jadi tunggu saja....๐๐
Jangan lupa klik ikon ๐๐ปuntuk menaikkan popularitas novel saya...
selamat membaca ๐๐