ALWAYS COOL GIRL

ALWAYS COOL GIRL
Latihan Pertama



Di ruang taekwondo


Teman-teman Bimo lelah dan kehausan menunggu Bimo yang tak kunjung datang.


"Aduh,dimana ni bocah kok nggak balik-balik." Kata Dio dengan kesal sambil berkacak pinggang.


"Iya juga ya Yo,gue dah haus dari tadi." Kata salah satu cewek pada Dio.


Tak lama Bimo pun kembali dengan membawa minuman yang dibelinya tadi.


"Hai kawan-kawan,ni gue dah beliin minuman buat kalian." Kata Bimo dengan wajah yang gembira.


Tetapi teman-temannya yang berjumlah 4 orang melihatnya dengan wajah yang mau menerkam mangsa.


"Lo tu ngapain sih lama banget?" Tanya Salah satu cewek pada Bimo.


Dio langsung membuka kantung plastik yang berisikan minuman. Dio langsung marah saat ia melihat yang dibeli Bimo bukan minuman isotonik tetapi malah kopi.


"Bim lo gimana sih kan gue tadi dah bilang kalau minuman yang dibeli itu minuman isotonik dan bukan kopi." Kata Dio kesal


"Owh iya tadi kan gue mau ambil handphone untuk tanya sama Dio. Eh malah keasikan sama Meca." Kata Bimo dalam batin.


"Ya udah sih minum aja,kan kopi juga bagus untuk menambah tenaga. Ya nggak sih?" Kata Bimo sambil duduk di meja.


"Jadi kita nungguin selama ini hanya sia-sia." Kata cewek tadi sambil menundukkan kepalanya karena pasrah.


"Ya maaf namanya juga nggak tau." Kata Bimo dengan santainya.


Di toserba


Hari ini adalah hari melelahkan bagi Meca. Karena ia tak punya waktu santai untuk sekedar makan. Ia harus segera menyelesaikan kerjaanya di toserba. Apalagi ia hari ini mempunyai jadwal untuk kegiatan ekstrakurikulernya yaitu taekwondo. Ia tak bisa terlambat di hari pertamanya ikut.


Kalau hari-hari biasanya Meca bisa selesai lebih cepat dan ada waktu untuk makan, tetapi hari ini tak bisa karena ia harus mengurus pelanggan yang manja tadi yaitu Bimo.


Waktu sudah hampir siang. Ini artinya Meca harus bergegas pergi ke kampusnya.


Meca segera berberes lalu pergi mengunci toserbanya itu.Ia yakin kalau ia akan terlambat ke kampus karena butuh waktu 30 menit untuk kesana sedangkan ia sekarang hanya punya waktu 15 menit dari toserba.


Di ruang taekwondo


Sesampainya disana,ia melihat semua anak yang ikut taekwondo yang mayoritas anak laki-laki sedang berlatih teknik dasar taekwondo yang diajar oleh Dio,Bimo dan satu cewek yang belum dikenal Meca.


"Permisi kak, maaf saya terlambat." Kata Meca dengan nada merendah.


Ketiga pengajar tadi menoleh ke Meca


"Ini ya anak cewek baru yang mau ikut taekwondo." Kata cewek yang belum dikenal Meca tadi.


"Iya kak, kenalin nama saya Meca." Kata Meca sambil tersenyum.


"Owh, kenalin nama kakak Citra,gue salah satu cewek yang ikut taekwondo. Jadi kalau lo ikut gue nggak cewek sendiri,lo bisa jadi temen gue." Kata Citra dengan senangnya sambil merangkul pundak Meca.


Meca pun tersenyum balik kepada Citra.


"Karena lo dah terlambat lo harus nglakuin pemanasan sebelum latihan sebanyak 2 kali lipatnya dari anak-anak lainnya." Kata Dio dengan tegas.


Meca seketika wajahnya menjadi takut.


"Dia kan cewek,kita bisa lah ambil pengecualian." Kata Bimo pada Dio.


"Nggak adil itu kak namanya,saya sanggup kok lakuinnya." Kata Meca dengan tegas.


"Ok,gue nggak sia-sia terima lo. Silahkan ambil baju taekwondo lalu lo lakuin push up 50 kali, Sit up 25 kali dan Back up 25 kali." Kata Dio pada Meca.


Meca lalu langsung mengambil baju taekwondo yang sudah siap di atas meja lalu mengganti bajunya.


Setelah mengganti bajunya,Meca langsung melakukan pemanasan yang disuruh oleh Dio tadi.


Bimo terus melihat Meca yang sedang pemanasan. Ia melihat Meca tiba-tiba berhenti dari pemanasannya dan memegang kepalanya.


"Kenapa kepala gue jadi sakit gini sih." Kata Meca dalam hati.


Lalu lama-kelamaan penglihatan Meca kabur lalu jatuh pingsan.