Single Parents

Single Parents
Finalis



Saat ini Dean, Dira dan El sudah berdiri diatas catwalk, berlenggak lenggok memperagakan busana karya El butik.


Saat berbalik arah, Dean dengan sengaja menggendong tubuh kecil El dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya menarik pinggang ramping Dira. Mereka benar-benar seperti keluarga yang harmonis, sesuai dengan tema kompetisi final hari ini.


Banyak pasang mata yang kagum dengan mereka, tapi tak sedikit pula yang membencinya.


"dia pasti sengaja menggoda tuan Dean agar bisa menang dalam kompetisi ini."


"beberapa waktu lalu aku melihat dia jalan berdua dengan tuan Deva, sekarang berdiri disana dengan tuan Dean."


"kurasa dia sengaja agar ia bisa menang dalam kompetisi ini."


"benar-benar menjijikan."


"dasar murahan."


Itulah desas-desus beberapa peserta lain yang melihat peragaan busana El butik.


Di sisi lain, terlihat seorang wanita nan elegan mengepalkan kedua tangannya, ia adalah Angel, seorang model ternama di New York yang sengaja terbang ke negara asalnya untuk mengejar cintanya atau obsesinya?!, Dean Wilson.


"kau akan kembali kepelukanku Dean, aku akan pastikan itu!, tidak ada satu wanita pun yang boleh memilikimu!. aku akan menyingkirkan mereka semua. lihat saja nanti."


🍃


"Tuan Dean, terimakasih atas bantuan anda hari ini." Dira menampilkan senyum manisnya. saat ini mereka sudah kembali ke ruangannya.


"tidak masalah, ini sebagai tanda terimakasih saya karena anda sudah menyelamatkan nyawa saya dan juga asisten saya tempo hari." Dean melirik sekilas kearah El yang tengah fokus dengan ponselnya.


"kalau begitu saya permisi nona Dira, saya masih ada urusan." pamit Dean.


🍃


"wah wah wah.. ini dia model baru kita hari ini." Deva tersenyum mengejek pada Dean yang baru saja tiba diruangan khusus untuk mereka mengamati para finalis hari ini.


Dean hanya tersenyum menanggapi perkataan Deva.


"kau harus membuat dia menang Dev, aku sudah memiliki rencana untuk mengikatnya agar dia tidak bisa lari dariku lagi." Dean menjatuhkan tubuhnya pada sofa.


"tanpa aku membuatnya menang, dia pasti menang Dean, kau tenang saja."


"hemm, Sem kau siapkan kontrak kerja sama dengan El butik."


"hey, aku sudah menyiapkan semuanya, kau jangan mengacaukan rencanaku." Deva mencegah Semmy melakukan apa yang diperintahkan oleh Dean.


"aku sudah menyiapkan tiga kontrak kerja sama dengan pemenangnya Dean. Hari ini para pemenang akan menandatangani kontrak kerja samanya langsung." Deva menyerahkan sebuah berkas pada Dean. Dean pun membacanya dengan seksama.


"aku ingin kontrak kerjasama dengan El butik berbeda. Sem, kau siapkan semuanya. kontrak kerja sama akan ditanda tangani besok Dev, aku ingin satu persatu menginterview para pemenangnya langsung." keputusan final telah dibuat oleh Dean, dan Deva hanya bisa pasrah, mengikuti keinginan sang raja bisnis yang licik. Dean Wilson.


🍃


Acara kompetisi berakhir tepat pukul tiga sore hari. Para pemenang juga sudah ditetapkan, dimana Amel butik menduduki posisi pertama, disusul oleh El butik yang menduduki posisi kedua dan terakhir Mega fashion menduduki posisi ketiga. Karena waktu yang tidak memungkinkan, maka kesepakatan kontrak kerja sama akan dilaksanakan besok pukul sembilan pagi di kantor YL Fashion, dan mereka sama sekali tidak keberatan akan hal itu, toh tubuh mereka saat ini juga lelah, perlu istirahat untuk menyambut hari esok yang mungkin akan lebih banyak mengurus tenaga pikiran mereka.


"selamat untuk para memenang."


🖤