
Lelaki tampan itu tersenyum miring lalu menyimpan ponselnya.
Lo pikir gue takut sama pecundang? Hehe.
Kenn tertawa dalam hati. Kembali ia berbicara dengan sopir taksi yang masih setia menunggu disana.
"Maaf, Pak! Sampaikan pada siapapun yang memesan taksi ini, Saya tidak mengizinkan kekasih saya pergi dengan orang asing. Dan ... Sebaiknya Bapak segera pergi dari sini sebelum kesabaran Saya habis" ucap Kenn pelan namun penuh penekanan.
Sopir taksi itu pun bergegas berlalu dari sana setelah mendapat ancaman dari Kenn. Ia masih berdiri didepan pagar mengamati sekeliling disana. Berharap menemukan sesuatu yang mencurigakan, namun tak ada satupun tanda-tanda itu.
"Udah pergi taksinya?" tanya Jenn yang sudah berdiri dibelakangnya. Kenn kaget dan memutar badannya cepat.
Lelaki tampan itu mengangguk. "Udah" jawabnya singkat. Ia beralih pada Rossa dan Putri. "Keluar aja duluan. Nanti Gue yang tutup pagarnya." Dua gadis itu lalu menjalankan motor masing-masing dan segera berlalu dari sana.
Setelah menutup pintu pagar, Kenn dan Jenn pun segera melaju menuju kampus.
Seseorang yang tengah memantau mereka dari jauh tertawa renyah. "Nyali Lo besar juga. Baiklah! Kita lihat selanjutnya."
"Siapa sih yang pesen taksi tadi?" Tanya Jenn yang sedang bersandar dipunggung kekasihnya dengan dagu yang bertumpu pundak sang kekasih.
Kenn menggeleng. Dengan sebelah tangannya, Ia meraih tangan Jenn dan menggenggamnya erat. Ia ingin meyakinkan hatinya bahwa tidak akan terjadi apapun kedepannya.
Kalaupun sesuatu terjadi, aku tidak akan pernah meninggalkan kamu, Jenn. Tidak akan pernah!
Tiba di parkiran, Rossa dan Putri setia menunggu Jenn disana. Gadis cantik itu baru saja sampai diantar oleh kekasihnya.
"Hati-hati yah. Inget pesen Aku tadi" ucap Kenn setelah kekasihnya turun dari motor. "15 menit sebelum pulang, hubungi Aku yah" katanya lagi sambil mengusap kepala Jenn dengan sayang.
Si cantik itu mengangguk. Dan tanpa merasa malu sedikit pun ia memberi kecupan singkat dipipi Kenn. "Kamu juga hati-hati dijalan, sayangku" bisik Jenn ditelinga kekasihnya, yang membuat darah Kenn berdesir seketika.
"Maunya di yang lain, sayang" tersenyum menatap Jenn penuh arti. Gadis cantik itu pun tertawa dan memukul lengan kekasihnya.
"Ini di tempat umum. Jangan mesum ih" jadi malu sendiri.
"Aku udah terlanjur tergoda ini. Tanggung jawab dong" senang sekali menggoda gadisnya.
"Hais,,, kita duluan ah. Gak mau jadi obat nyamuk" Ucap Putri dan Rossa ikut mengangguk.
"Eh, eh, tungguin gue" teriak Jenn pada dua sahabatnya. Kembali berbalik lagi pada Kenn. "Kamu sih. Udah ah. Aku masuk dulu. Hati-hati dijalan. Bye sayangku" cepat-cepat ingin berlari pergi namun ditahan Kenn.
"Ap ..." ucapannya terhenti dengan refleks matanya terpejam sekilas. Hanya singkat. Namun sedikit Jenn sudah mulai terbiasa dengan hal itu sehingga dia tidak kaget lagi.
"Ini baru bener" lelaki tampan itu tersenyum puas. "Aku mencintaimu" bisiknya, kemudian menyalakan mesin motornya dan segara berlalu dari sana. Tanpa ingin menunggu sang kekasih melayangkan protes.
Jenn menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat Kenn yang sudah menghilang. Sungguh dia tak menyangka jika kekasihnya itu bisa segila dan senekat itu menciumnya ditempat umum. Si cantik itu lalu menoleh ke kiri dan ke kanan melihat keadaan sekitar parkiran saat itu.
"Hah, syukurlah sepi" ucap Jenn sambil mengelus dadanya merasa lega, karena tak ada yang melihat tingkah mesum kekasihnya. Sedetik kemudian ia kembali celingak-celinguk mencari kedua sahabatnya yang sudah tak nampak keberadaan mereka disana.
"Ya elah, sahabat lucknut emang." Jenn pun cepat-cepat mengambil langkah seribu menyusul dua sahabatnya. Namun baru saja beberapa langkah, sebuah suara mengagetkan dan menghentikan langkahnya.
"Ehm. Romantis sih, romantis. Tapi gak ditempat umum juga kali" seru Reza yang entah tiba-tiba datang dari mana.
"Reza!" si cantik itu terperanjat. "Lo, Lo disini? sejak kapan?" tanya Jenn kikuk.
"Sejak tadi. Sejak ada kiss scene" ucap Reza yang membuat gadis cantik itu malu setengah mati.
"Lah, mata kan untuk melihat. Udah, gak usah malu. Kayak sama siapa aja. Ayo jalan!" Reza manarik tangan Jenn yang masih menutupi wajah cantiknya itu. Keduanya lalu berjalan pelan menyusul teman-temannya.
"Kenapa gak ngasih tau sama gue, kalo kalian emang ada hubungan? Sebenarnya sih Gue udah tau sejak awal. Cuman pengen denger langsung aja dari Lo" berjalan sambil dua tangan dimasukkan kedalam saku celananya.
"Hm, itu, itu ... Gue cuman ngerasa gak enak aja sama Lo, Za" ucap Jenn sedikit tak enak.
"Kenapa? Karena Gue adiknya bang Vino? Atau karena Gue mantan Lo?" pertanyaan telak Reza membuat Jenn bungkam seribu bahasa.
Ia bingung. Bagaimana harus menjawab pertanyaan dari Reza. Gadis cantik itu hanya bisa melangkah sambil menunduk dalam kebisuan.
"Dengar Gue, Jenn! Kalo soal bang Vino, Lo gak perlu ngerasa gak enak. Dia udah nyakitin Lo dengan ngilang gitu aja. Dan jujur Gue gak suka dengan caranya" berhenti sejenak dan menarik nafasnya dalam. "Kalo Gue, Gue udah anggap Lo temen dan saudara. Gue bahagia liat Lo bahagia. Jadi, jangan ada perasaan gak enak lagi kali ini. Okay?" melanjutkan lagi.
Jenn tersenyum kecil dan mengangguk. Ada perasaan lega dihatinya. "Makasih, Za!"
"Ck, biasa aja. Gak usah makasih segala" Reza berdecak kesal, sedangkan Jenn tertawa kecil. "Bay the way, Gue seneng sama pacar Lo itu. Dia terlihat baik" sambungnya lagi.
"Iya dong. Pacarnya siapa dulu" ucap Jenn dengan bangganya disertai senyuman kecil.
"Iya, iya, pacarnya seorang Jenn. Yang mesum ditempat umum. Haha" Reza terbahak dan mendapat pukulan dilengannya.
Keduanya berjalan sampai dibawah tangga. Reza lalu berbelok menuju kelasnya. Sedangkan Jenn menaiki tangga dan juga menuju kelasnya. Namun baru saja beberapa anakan tangga yang dia lewati, Alena dan Maureen sudah menghalangi jalannya.
Jenn menengadahkan wajahnya dan menatap dua temannya itu dengan datar. Keduanya menatap Jenn dengan Angkuh.
"Attention please!"
_______________๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ_______________
.
.
.
.
.
to be continued ...
_________________
Hay sayangยฒku ๐ maaf baru up lagi ๐คญ
Terimakasih selalu setia nungguin STP ๐
Jangan bosanยฒ yah sayangยฒ ๐๐
Jangan lupa kasi like, komen, rate dan tambahkan ke favorit yah โค๏ธ๐
Makaciiiih semuanya ๐๐๐
Ai lappp yuuuw gaeeessss ๐๐๐๐ฅฐ๐ฅฐ