
Baiklah, Levqo Diavoloz ... aku harus menyingkirkan lima orang anggota Levqo lainnya secara diam-diam.
Jadi, aku segera membuka pintu ruang imajinasi ini, hanya sebuah pintu biasa yang terbuat dari kayu jati, ketika aku menarik handle nya, pintu ini akan terbuka mengarah langsung ke koridor asal sebelumnya.
Orang-orang mungkin akan melihatku sebagai seseorang yang keluar dari gudang yang tidak terpakai, karena aku menghubungkan ruang imajiner ini dengan gudang yang terkunci itu sebagai jalan alternatif keluar tanpa terlihat buruk.
Kemudian, dia bertanya lagi padaku sebelum aku benar-benar melangkah keluar dari sini.
"Tunggu! Kamu mau kemana? Lepaskan aku dulu." Ucap gadis ini.
"Begitu? Baiklah, aku akan melepaskan mu."
Aku berjalan lagi menuju ke arahnya yang meragkak telanjang mencoba menutupi seluruh tubuhnya dengan tangan, bersama rantai yang mengikat di lehernya seperti anjing.
Ku tarik tangannya untuk bersentuhan denganku, asalkan bersentuhan jari saja sudah cukup, aku menempelkan segel jiwa padanya, kapan dia mencoba lari dariku, dia secara otomatis akan terpindah kesini lagi bersama rantai itu.
Lyvyza: "Apa yang kamu lakukan??"
"Bukan apa-apa, hanya sebuah segel kedua, agar mike ku tidak lari."
JHAHAHAHA!
Kupikir aku tidak pernah jelas soal hal yang kuinginkan, aku bukan pahlawan, dan bukan karakter utama, juga bukan seorang penjahat. Jika bisa, aku akan mengisi semua peran itu. Lagipula peran penjahat itu cukup menyenangkan. Aku sudah sering di siksa Marie seperti ini, jadi aku melampiaskan rasa itu kepada orang lain untuk merasakannya. Aku juga mencoba bertindak bagaimana layaknya penjahat.
Jadi, kubiarkan dia keluar kembali dari ruangan ini bersamaku, seluruh pakaiannya akan kembali seperti semula, namun bukan pakaian petugas. Aku ingin dia tetap berjalan di dekatku, untuk menunjukkan jalan menuju kepada semua temannya.
Tapi, bagian lain telah menjadi ribut. Ada kebisingan di sekitar gudang ini, dan suaranya cukup banyak, begitu juga dengan sebuah sirene seperti sirene kota dalam keadaan siaga perang, terus berbunyi tanpa henti. Jadi, aku bergegas menuju keributan itu.
Di beberapa belokan ke depan, pemandangan tidak terduga hadir di depan mataku, benar-benar menjijikan. Begitu banyak orang yang mati dengan darah berhamburan di sepanjang koridor, terlebih lagi, bau aneh apa ini? Kepala mereka semua putus dari tubuhnya, ada yang tidak putus juga, namun bagian tubuh mereka berlubang seperti di tusuk oleh sesuatu yang benar-benar besar.
"Apa yang terjadi?"
Aku terus berlari menginjak semua mayat itu, menuju ke arah kebisingan sebenarnya. Perempatan terlihat, begitu aku sampai di sana, ada begitu banyak orang dan petugas yang berlarian ke sana kemari saling bertabrakan. Ada begitu banyak mahluk aneh, rasanya membuatku ingin muntah, ini menjijikan.
Kepala manusia terhubung langsung dengan tubuh laba-laba, terlebih lagi, tidak hanya laba-laba, ada yang bertubuh kelabang dimana bagian depan adalah kepala orang lain, dan di bagian ekor nya adalah kepala orang lain juga. Sungguh menggelikan, tepat di hadapanku, seorang petugas terpojok, ketika kepala manusia dengan kaki laba-laba yang terhubung ke lehernya memangsa dan menelan kepala petugas itu bulat-bulat.
"Apa-apaan ini?! Menjijikan, Lyvyza! Kamu pasti tahu sesuatu bukan?"
Lyvyza: "Baiklah! Akan kujawab lagi, sepertinya efek racun nya sudah bekerja."
Emosiku mulai bergerak bagaikan lava yang akan meledak keluar dari gunung berapi. Ini jelas bukan racun, ini lebih mirip dengan sebuah virus.
"Katakan, apa yang kalian letakkan dalam makanan dan minuman itu!!"
"Lalu, katakan ... siapa yang menciptakan racun ini?"
Lyvyza: "Aku hanya tau bahwa racun ini berasal dari D, selebihnya aku tidak tahu lagi tentang bagaimana racun ini mengakibatkan seseorang menjadi terinfeksi seperti itu."
"Bagaimana bisa kamu tidak tahu? Dasar bodoh, mereka tidak bisa lagi selamatkan, lihatlah! Kepala mereka sudah sepenuhnya di ambil alih oleh parasit dan virus, mereka semua sudah mati!"
Sudah jelas, ini adalah sebuah virus yang menciptakan parasit mematikan di dalamnya, ini benar-benar merugikan. Tapi, aku jadi teringat sesuatu yang harusnya penting, guru ku dan Leon masih berada di dalam ruangan itu. Aku harus segera mencari mereka.
Jadi aku segera berpindah ke dalam ruangan selanjutnya, ketika aku tidak lagi menemukan mereka semua dalam ruangan ini. Jadi, di luar ruangan ini juga sama, di penuhi darah dan parasit yang mengambil tubuh banyak peserta. Mereka sudah tidak bisa terselamatkan, satu-satunya cara adalah membunuh mereka.
...FLARE!...
BANG!
Setelah aku melancarkan serangan api di koridor ini, aku membuatnya terbakar dan meledak ke seluruh ruang, memenuhi bagian panjang koridor bahkan sampai ke ujung perempatan, menembus jalur lain, hingga seluruh api ini bahkan berbelok dan memenuhi jalur koridor lain juga. Aku akan membakar mereka semua menjadi debu, jangan sampai parasit ini tersisa dan masih tetap hidup.
Aku berjalan kembali ketika mahluk-mahluk menjijikan ini mati terbakar, benar-benar bau yang tidak menyenangkan, seperti bau gosong dari racun mematikan yang terbakar, baunya bahkan lebih aneh dari lendir-lendir sebelumnya yang tercium seperti bau sp3rma.
"Aaahhhhh...!!"
Gadis itu berteriak kencang ketika aku mendengar suara langkahnya yang menginjak sesuatu.
"Ada apa?"
Kemudian aku melihat sepatunya yang menginjak lendir begitu banyak.
Lyvyza: Aku—aku menginjak seseorang, kepalanya bergerak begitu saja berjalan dari tubuhnya! Jadi, aku terkejut dan segera menendangnya, tapi lihatlah! Ahh!! Kepalanya hancur dan mengeluarkan begitu banyak cacing! Ini menjijikan!!!"
"Tenangkan dirimu! Ini semua karena ulahmu. Kamu pantas menerima akibat dari perbuatanmu sendiri, lihat?, Ini tidak hanya merugikan banyak orang, ini bahkan merugikan dirimu sendiri, walau tidak terlalu merugikan untukmu."
Tapi memang benar, ini menjijikan, parasit yang benar-benar mematikan dan menjijikan. Mereka semua mengambil alih seluruh tubuh orang lain, membunuh seluruh sel dalam tubuh, kemudian mereka hanya mengambil alih kepala orang-orang ini. Menempatkan telur-telur parasit lain yang terus berlipat ganda di dalam kepala orang yang mereka ambil.
Astaga! Orang-orang mungkin akan muntah jika melihat ini, isi kepala yang hancur itu benar-benar busuk, di penuhi oleh bakteri dan parasit yang tak terhitung jumlahnya. Bau busuknya benar-benar menyengat, lebih busuk dari pada apapun yang pernah tercium. Otak seseorang sudah sepenuhnya menghilang dari dalam kepala, parasit ini melahap semua otak dan menggantikan posisi otak dengan tubuh mereka yang menjijikan untuk mengendalikan seluruh nya dari dalam kepala ini.
Dengan menahan kemampuanku untuk menutup indera penciuman, aku bisa mencium bau apapun sejauh apapun itu, dan begitu juga sebaliknya, ini untuk menutup Indera penciuman ku dari bau yang tidak menyenangkan seperti ini.
Seseorang berjalan di depan sana, aku tidak tahu bagaimana dia bisa selamat dari serangan api ku. Tapi, dia berjalan terhuyung-huyung ke arah kami. Jadi, aku mencoba untuk bertanya bagaimana keadaannya, tapi dia tidak menjawab.
Lelaki dengan umur sekitar empat puluh tahun an itu seperti sebuah guru dari akademi, di lihat dari wujudnya, dia bukan anak kecil atau peserta. Berjalan terhuyung-huyung dengan mata tertutup, tubuhnya benar-benar penuh luka yang bernanah.
Lyvyza: "Halo? Tuan? Apakah kamu baik-baik saja?"
Bahkan pertanyaan dari gadis ini juga tidak menimbulkan respon kepada orang di depan kami, dia seperti mengalami kesakitan dan mencoba meraih kami sepenuhnya.