
Razel yang sekarang, dirinya yang telah beranjak di usianya yang sekitar dua puluhan dan berhasil menjadi penyihir penyembah iblis kemudian mulai menemukan Aiden yang mungkin mampu membantunya untuk mengisi kehidupannya dengan pemujaan sempurna tanpa henti.
Berharap bahwa dirinya akan datang ke Vetera dan meminta semua keinginannya. Setelah menemukan Aiden, Razel menjadi penghasut yang terus mengajak Aiden untuk mengikuti ritual nya. Darah-darah dan jiwa manusia yang di persembahkan sebagai penghormatan ke alam sang dewa iblis.
Selain itu, semua ritual juga di lakukan di sebuah gereja setan yang tidak terlalu jauh dari perkotaan, tepat di perbatasan antara Kota Vasor dan desa Clawell yang merupakan daerah pegunungan yang cukup menarik.
Razel kembali membuka tempat tersembunyi ini dengan sendirinya dan mulai menghasut banyak manusia sejak beberapa bulan dia memulainya. Walau ada banyak organisasi-organisasi atau sekte penyembah setan lainnya, namun Razel bahkan tidak akan mengakui ajaran lain dari kitab-kitab iblis manapun itu yang biasanya mereka sebut juga sebagai Satanic Bible. Dia hanya akan percaya pada Scarlet Scripture yang menyembah Haumea.
Dan Razel yang sekarang menjadi penyihir dengan sihir sebesar itu merupakan kekuatan pinjaman dari mantra-mantra kitab scarlet yang benar-benar harus di pelajari bersungguh-sungguh hingga tidak ada kesalahan. Karena scarlet scriptare tidak mengizinkan peminjaman kekuatan Haumea jika mana dalam tubuh seseorang begitu lemah dan di lakukan dengan gerakan-gerakan yang salah.
Ritual-ritual ini tidak perlu di lakukan di gereja khusus penyembah setan, namun Razel adalah gadis yang lahir di jaman modern dan mulai mengikuti seperti bagaimana hal yang di lakukan dalam sejarah, namun berbeda dari penyembah setan yang dia ketahui, penyembah setan juga ada yang tidak mempercayai keberadaan setan, namun menganggap bahwa diri mereka sendiri adalah setan.
Menulis konsep setan tentang dewa di gambarkan sebagai "Diri" setan sesungguhnya yang merupakan proyeksi dari diri sendiri. Juga di gunakan sebagai representasi dari kebebasan pribadi dan individualisme.
Walau berbeda dari gereja-gereja setan lainnya, gereja yang di dirikan Razel memiliki aturan khusus dimana seorang satanisme hanya akan di akui oleh Satare dan Razel jika orang tersebut adalah seorang satanis teistik yang hana menyembah satu entitas yang sama dengan mereka, yaitu Haumea.
Ritual-ritual tidak hampir sepenuhnya berbeda dengan gereja setan yang lainnya. The Church Of Satan yang didirikan Razel menjunjung tinggi aturan-aturan dari kitab scarlet. Dimana praise dan worship di lakukan dengan persiapan lilin di seluruh ruangan bahkan hingga di luar ruangan. Altar yang telah hadir dengan patung yang di ciptakan Razel ketika dia harus memenuhi syarat pemujaan.
Patung Haumea ada di seluruh dunia, di atas altar-altar para umat yang melihat patung Haumea tanpa wajah. Entitas faceless yang tidak di ketahui wajahnya bahkan wujudnya, tidak di ketahui suara sejatinya, bahkan karena jenis kelamin yang tidak di ketahui, umat-umat sebelumnya menciptakan patung Haumea tanpa wajah dalam bentuk wanita cantik seperti yang di jelaskan dalam scarlet scriptare. berdiri di luar kosmos yang tertata. Entitas maha mulia yang bahkan melampaui alam sihir dan dewa.
Di yakini sebagai keberadaan abstrak yang begitu jauh di tempat yang di katakan sebagai Vebernhae, tempat ilahi di mana hanya dia seorang berada, sebagai dewa, dewi bahkan Tuhan di atas para Tuhan. Scarlet Scriptare atau kitab scarlet pertama kali di tulis oleh Gala Nychta di bawa perintah langsung Haumea. Kitab asli berada di Vebernhae, sementara Gala yang mati karena di bunuh dalam tragedi pemberontak, para iblis-iblis yang memberontak terhadap agama iblis dan Haumea sebagai Tuhan yang baru.
Iblis-iblis tersebut di katakan menolak dengan adanya Haumea sebagai Tuhan dari dewi-dewi iblis, mereka juga menentang aturan-aturan scarlet dan melakukan gerakan untuk membakar hangus semua kitab-kitab scarlet yang telah di tulis dan di sebar oleh Gala. Penghukuman instan datang dari luar semesta, yang di yakini sebagai hukuman Vebernhae. Petir yang datang menembus seluruh dimensi dan melenyapkan keberadaan para pemberontak.
Kematian dan penghapusan diri dari hukuman Vebernhae tidak terjadi secara instan, namun orang-orang yang mengetahui dan menyaksikan hukuman itu secara langsung, akan sempat menyimpan rasa menakutkan itu selamanya di jiwa mereka, sebelum akhirnya debu-debu para iblis yang memberontak hilang bersama, jiwa bahkan keberadaan mereka dari seluruh cerita.
Saat itu terjadi, maka para saksi tidak akan pernah lagi mengingat keberadaan mereka yang pernah ada, hukuman yang menghapus keberadaan secara mutlak hingga informasi apapun tentang iblis pendosa yang di hukum benar-benar tidak pernah ada.
Maka dari itulah, Gala yang merupakan pendiri gereja setan pertama di dunia iblis kemudian di bangkitkan Haumea untuk bereinkarnasi ke alam manusia untuk membawa lebih banyak umat untuknya. Iblis yang di berkati kemampuan untuk berjalan bebas ke titik waktu manapun, tetaplah hidup dengan umur panjang untuk terus menyebarkan ajarannya.
Tidak hanya Gala Nychta yang menjadi iblis satu-satunya, bahkan Haumea juga memerintahkan sepuluh iblis scarlet untuk turun dan memanifestasikan diri mereka sebagai penyebar agama setan yang memuja dirinya. Berbeda dengan aturan lainnya, Scarlet Scriptare yang di tulis oleh Gala juga menegaskan dengan kuat di ayat-ayat tertentu yang dimana di katakan bahwa membunuh penyembah setan lainnya merupakan amal baik bagi penyembah Haumea.
Dan untuk membunuh sesama penyembah Haumea, maka akan ada hukuman mati, termasuk lex talionis, dimana mata di ganti mata, gigi di bayar gigi, juga nyawa di ganti nyawa. Penyebaran agama penyembah Haumea yang di juga sama dengan agama penyembah iblis di lakukan secara bebas, baik terbuka ataupun tidak.
Berbeda dengan Razel yang satu-satunya pemimpin penyembah Haumea di negerinya, ajaran dan kepercayaan pada kitab scarlet yang di sebarkan olehnya di lakukan secara tertutup karena adanya Heavenly Witch yang tidak hanya memburu sekedar iblis dan penyihir yang bersekutu dengan iblis, namun Razel juga menghindari penyembah setan lainnya yang memburu dirinya karena terancam oleh kenyataan dan aturan dari kitab scarlet yang memiliki hal-hal ekstrim mulai dari ritual, dan aturan-aturan lainnya.
Dan pada akhirnya, Razel harus memiliki banyak musuh, musuh-musuh itu adalah, manusia yang menolak ajakannya, kemudian para penyihir surgawi yang memburunya, juga organisasi-organisasi penyembah setan lainnya yang juga memburunya dengan alasan ingin melenyapkan aliran teistik yang di anut Razel bersama aturan ekstrim yang menyembah iblis yang tidak pernah ada dalam sejarah iblis kepercayaan mereka.
Ritual meminum darah manusia, memakan janin bayi, ritual menguliti manusia hidup-hidup, hingga ritual-ritual ekstrim lainnya seperti memutilasi beberapa manusia dan hewan secara hidup-hidup, kemudian menyatukan kembali tubuh mereka semua menjadi mahluk berwujud aneh, tidak hanya manusia yang kepalanya di tukar dengan kepala binatang, namun ritual ini juga di lakukan hingga membedah tubuh dan menukar organ-organ tubuh.
Setelah organ-organ tubuh manusia dan manusia lainnya di tukar atau juga bertukar dengan organ binatang, paku, rantai, dan jarum-jarum akan di isi ke dalam tubuh mereka sebelum semua bagian tubuh itu di jahit dan di satukan kembali. Ritual-ritual ini di lakukan dengan menculik manusia, entah anak-anak ataupun orang dewasa.
Selain itu, ritual **** yang juga berlaku dalam ajaran kitab scarlet membebaskan umat nya untuk berhubungan seksual dengan siapa saja termasuk binatang, hubungan seksual brutal hingga meminum air mani selama satu bulan tanpa henti. Saat ritual itu di mulai, mereka tidak di perbolehkan meminum apapun itu terkecuali air mani sesama umat nya.
Dan untuk Razel yang merupakan pemimpin sekte ini, dia bebas untuk memilih siapa dan apa untuk ritual nya, bahkan dia bebas mau ikut dalam ritual ini atau tidak. Yang pastinya, itu lah pembenaran dari Satare yang membuatnya bersyukur tidak melakukan hal-hal seperti itu.
"... Sangat di sayangkan~ aku tidak bisa lagi menahan diri." Ucap Razel saat menyendiri di dalam kamarnya dalam keadaan seperti mabuk berat dan berjalan kesana-kemari dengan terhuyung-huyung.
Sikap nya malu dan tak mampu berbicara terbuka mencoba memberanikan diri untuk mencari topik agar Aiden mau berbicara lebih panjang dengannya, membuat Aiden tertawa dan tersenyum bersamanya, mencoba agar tidak canggung dan terus lebih dekat dengan Aiden.
Hingga tiba di malam jumat pada bulan Desember, tepat tiga hari sebelum pergantian tahun, Razel terus-menerus menghentikan Aiden untuk melakukan pembunuhan misterius itu untuk sementara waktu, dengan alasan penting yang merupakan ritual yang harus dilakukannya sebagai pemimpin sekte. Membujuk Aiden agar mau menemani nya lebih lama sebagai teman dekat kemanapun mereka pergi. Walau sebenarnya Aiden merasa aneh dengan gadis cantik yang memakai lipstik berwarna ungu.
Namun akhirnya, Razel berhasil membuat Aiden semakin melenceng dari sikap normal nya, membuat dirinya melakukan ritual **** berdua didalam kamar Razel secara brutal yang di lakukan pada jam dua belas malam hingga jam tiga pagi. Bukan untuk alasan ritual saja, namun Razel melakukan ini demi mewujudkan hasrat seksualnya.
Wanita perawan pemimpin sekte penyembah iblis yang akhirnya keperawanannya direnggut oleh Aiden. Sama seperti dirinya yang akhirnya menguasai Aiden dan merebut keperjakaannya. Hasrat seksualnya yang terlalu gila juga di lakukan sama seperti bagaimana ritual itu berlaku. Menguras tubuh Aiden hingga melemah, melakukan **** tanpa henti selama satu bulan dan juga meminum air mani selama satu bulan penuh.
"Razel ... karena mu, aku telah menjadi orang yang benar-benar berdosa." Ucap Aiden dengan suara yang lemah.
"Hmmmhhmhhh..... (Razel tertawa tak jelas dengan pikiran yang berterbangan) tidak Aiden, sebentar lagi kita akan menjadi umat yang di muliakan di sisi Haumea, maka berbanggalah."
Hingga mereka menyelesaikan hal-hal ini setelah pergantian tahun, keduanya akhirnya jatuh sakit secara bersamaan, tubuh mereka menjadi lemah, kepala yang pusing dan mual membuat keduanya hampir kehilangan akal. Dan tertidur selama lebih dari dua puluh empat jam. Ketika salah satunya mencoba berdiri dan berjalan, mereka tidak akan mampu melangkah lebih dari empat langkah dan akhirnya pingsan kembali.