Reborn As A Tyrannical Demon Lord

Reborn As A Tyrannical Demon Lord
Chapter 71 : Bathing with my demon queen




Terhubung bersama borgol rantai hitam yang tidak bisa di putuskan oleh kekuatan magis apapun, kemudian aku mengatakan alasan normal untuk lari dari hal seperti ini.


"Tidak, tidak ada pembebasan untukmu di rumah, kecuali saatnya pergi ke sekolah, saat itu juga borgol ini boleh di lepaskan."


Ucapnya dengan santai.


Tidak! Apa ini? Bagaimana dengan buang air kecilnya? Aku bahkan harus mandi pagi ke sekolah.


"Ya sudah! Kalau begitu aku akan ikut bersamamu!" Dengan sangat bersikeras.


Aku di paksa buang air kecil bersamanya, ini aneh, lelaki dan wanita di kamar mandi yang sama. Ini benar-benar memalukan.


Jangan melihat kesini!


"Siapa juga yang melihatmu? Aku hanya terus mengawasimu agar tidak menghilang!"


Astaga! Pukul berapa sekarang?


"Pukul enam ... lewat dua puluh menit."


Apa? Kenapa waktu berjalan begitu cepat? Sekarang lepaskan pengikat rantai segel atau apalah namanya benda ini, aku ingin segera mandi dan bersiap-siap.


"Tidak! Pokoknya tidak!"


Lalu? Harus bagaimana? Pertandingan itu adalah hati ini, dan datang tepat pukul tujuh adalah saat yang pas agar tidak mengantri nomor urutan ku.


"Kalau begitu lepaskan pakaianmu!"


Dengan nada memerintah sombong seperti biasanya.


Apa maksudmu?


"Lepaskan semua pakaianmu dan mandilah."


Kurasa aku tidak mau menuruti perkataannya, itu benar-benar hal yang aneh, tidak mungkin dia menungguku tepat di samping bak mandi ini. Itu konyol.


"Ah, aku berhasil membaca pikiranmu lagi, konyol katamu? Tidak... tidak... aku bukan menunggumu untuk terus berdiri di samping bak mandi seperti orang konyol."


Ucapnya.


Aku benar-benar menolak, tapi dia langsung menyingkirkan seluruh pakaianku sampai hancur dengan jarinya, pakaianku langsung robek dan beterbangan ke segala arah kamar mandi ini. Aku benar-benar telanjang bulat, menutupi ******** ku pada posisi terpojok seperti ini, hal terakhir adalah pasrah, aku masuk ke dalam baik putih penuh air itu secepatnya sambil menutup tirai pembatas, ku tuangkan sabun seluruh bagian nya secara merata hingga seluruh bak ini berbusa.


Dengan begini, selesai sudah, aku benar-benar mandi dan di tutupi oleh banyak busa, jadi dia tidak akan bisa melihatku dibalik di tari berlapis busa dan gelembung ini, tapi di balik tirai yang di pantul kan oleh cahaya, bayangan yang sudah jelas adalah miliknya tepat dengan bayangan dirinya yang membuka seluruh bajunya.


"Aiden, aku datang~"


"Tidak ... tidak! Jangan kemari!!"


Dia langsung membuka seluruh tirai pembatas antara kami, borgol besi hitam yang masih saling menempel di tangan kami bersama rantai penghubung nya, pemandangan tubuh sempurna yang selama ini ingin kulihat, datang kepadaku, rasanya seperti ingin membuat tubuhku mengeluarkan darah, bahkan tangan dan kakiku gemetaran semua sekarang karena melihatnya.


...BWOSHH!...


Dia meloncat masuk dengan perlahan ke bak penuh busa ini, tepat bersamaku, terlebih lagi, kami semua telanjang tanpa menggunakan apapun, tidak ada satupun pakaian untuk membatasi.


"Jangan gugup, aku selalu ingin merasakan sensasi mandi bersama orang yang kucintai, apakah tubuhku lembut? Apakah rambutku harum? Jawab, jawab."


Apa-apaan kamu ini? Kita bahkan bukan sepasang kekasih atau pun suami istri, jangan melakukan hal yang tidak-tidak seperti ini.


"Benarkah? Dari nada suaramu sepertinya aku tidak yakin." Ucapnya seolah-olah dia mengerti perasaanku yang bohong.


Tapi inilah hati gelap dan diriku yang terdalam dimana bagian dari sang Aiden yang tidak bisa di baca oleh siapapun, sebenarnya aku sangat senang, dan menjadi iblis paling beruntung di seluruh dunia. Aku mandi bersama ratu pujaan iblis, tubuh nya yang telanjang sepenuhnya, aku melihat segalanya. Kini dia mandi bersamaku di dalam bak ini, di penuhi bisa sabun yang begitu banyak, ketika tubuh kami saling bersentuhan di antara busa-busa.


HAHAHAHAHA!!


Oh~ akting berpura-pura menjadi orang polos dan sok baik ini memang menyenangkan, keberuntungan sering menabrak ku. Ukuran rudal balistik milikku rasanya benar-benar melampaui batasannya kali ini. Tapi ada se-s-sesuatu yang...


"Aiden, benda apa ini? Semakin membesar dan sangat menganggu sandaran tubuhku."


Ucap nya sambil menyentuh rudal balistik.


Ah, eehehehe, Marie, kumohon jangan sentuh itu, apalagi kamu menggerakkannya naik turun seperti itu!!


Ucapnya seperti nada bodoh.


Itu namanya rudal balistik, kamu seharusnya tidak menyentuh kelamin lelaki seperti itu! Cepat lepaskan!


Dia melepasnya begitu lama, entah gadis ini bodoh atau memang berpura-pura bodoh, tapi posisi itu, tidak ada lagi benda lain di dalam bak mandi ini selain aku dan dia.


Di sentuh seperti itu, rasanya memang benar-benar melampaui batasannya, terakhir kali dari dunia lama, aku masih mengingat nya, sekitar 15,6 cm. Kurasa sekarang akan melebihi batasan ukuran terakhirnya.


"Aiden, kamu berada di bawahku, ini adalah kebetulan, tolong basuh tubuhku di bagian belakang." Ucapnya dengan nada manja yang membuatku makin terasa akan hilang kendali.


Bagaimana maksudnya?


"Kamu hanya perlu membasuhku tubuhku dari belakang, basahi semuanya dengan sabun sampai bersih, itu lah tugasmu untuk melayani ratu iblis mu ini."


Mwehehe, rasanya seluruh tanganku begitu gemetaran, tapi tidak akan ada yang bisa merasakan getaran tubuhku yang gugup, lagipula ini adalah kesempatan emas ku. Ku basuh tubuh bagian belakang nya dengan hati-hati agar tidak di anggap macam-macam.


"Aiden! Itu terlalu lambat! Kamu terus bergerak membasuh di bagian itu, pindah ke bagian lain lagi untuk membersihkannya." Ucapnya sambil menggerakkan tanganku ke depan.


...Tidak......


...Tidak......


...Apakah aku bermimpi?...


...Apakah aku sedang berkhayal?...


...Tidak mungkin, kurasa ini adalah kenyataan....


...Mimpi, khayalan, atau bisa kusebut dengan cita-cita?...


...Kalau begitu semua itu hanyalah hal bodoh yang menjadi kenyataan untukku....


...Ini adalah Surga!...


Dia refleks menggerakkan tanganku berpindah ke tubuh bagian depannya, ketika dia makin menyandarkan tubuhnya semakin rapat padaku, benar-benar tersandar padaku tanpa batasan. Kedua tanganku ... bahkan jariku-jariku menyentuh bagian lain seorang ratu iblis kesukaanku secara langsung.


Ini adalah hal yang tidak terduga, dia benar-benar salah dan bodoh ataukah dia sengaja? Aku berpikir sejak awal dia juga berpura-pura bodoh untukku.


Terlintas terus di pikiranku!!


Bulat yang bagaikan oval hampir seperti bentuk sempurna kesukaanku, rasanya ... keras dan lembut nya benar-benar seperti ekspektasi, apakah ini adalah takdir keberuntungan hidupku?


"Aiden, ini benar-benar terasa nikmat, ketika tangan seseorang yang belum pernah menyentuhku kembali menyentuhku, sudah ribuan tahun aku tidak merasakan sensasi mandi bersama orang lain, terkecuali di mandikan oleh ibuku, aku mengingatnya."


"Marie ... aku punya satu pertanyaan."


"Apakah itu?"


"Apakah kamu masih perawan?"


Sial! Kata-kata bodoh ini tiba-tiba terlontar tak terkendali dari mulutku, ini lah akibatnya jika pikiranku benar-benar kacau, aku bisa bertindak bodoh.


"Pertanyaan yang bagus~ kebetulan memang seperti ini, dan itulah kenyataannya. Aku adalah ratu iblis yang perawan, jadi bagaimana? Mau mengambil segalanya dariku sekarang?"


"Tidak! Hanya bercanda! Kurasa aku salah bicara."


Astaga, bagaimana ini? Apa yang harus ku lakukan untuk keluar dari situasi tak terkendali ini? Tapi kudengar suara ketukan dari pintu terluar, tepat di luar pintu kamar. Eugene mengetuk pintu beberapa kali dengan pelan sedikit, namun bersamaan dengan peringatan bahwa hari sudah menunjukkan pukul enam lewat empat puluh menit.


Ini sudah begitu lama! Selama ini aku mandi hanya sekitar lima menit atau tujuh menit, menggosok gigi, shampo, dan lain-lain yang simpel, tapi ini bahkan adalah kenikmatan dua puluh menit yang terasa seperti sepuluh menit saja.


"Marie! Ini sudah pukul enam lewat empat puluh, berdirilah dari sini."


"Ahh! Dasar pelayan! Benar-benar menganggu waktu bercintaku." Dengan nada kesal sesaat.


Apa-apaan dengan kata bercinta itu, ini bahkan hanyalah situasi mandi bersama, mandi bersama yang terlalu berlebihan dan melampaui batasan. Membuat pikiranku menjadi kacau balau, jika aku terus berlama-lama lagi disini, maka akal ku yang tidak sehat akan datang seperti dulu.


Begitulah mandi berlebihan ini di akhiri, dia bergegas berdiri setelah berbaring di tubuhku begitu lama dalam rendaman air penuh busa, jadi kami membuat seluruh busa nya turun dan membasuh seluruhnya dengan air bersih dari shower.


Akhirnya aku harus memakai pakaian ku sendiri dan borgol hitam bodoh ini di lepaskan dari ikatan diriku dan dirinya. Borgol yang benar-benar mengacau, tapi sayang sekali, kekuatan segel ini sebenarnya tidak sebanding untuk menahan sihir penghancuran segel ku.


Jujur saja, sebenarnya aku bisa melakukan segel menyegel tubuh seperti ini dengan metode lain, dan melepaskan ikatan sihir atau apapun itu dengan mudah, ini hanyalah trik agar aku bisa menempuh kesempatan terbaik dalam hidupku, tidak mungkin aku tidak ingin di perlakukan seperti tadi, dan melewatkan kesempatan berlian.