Reborn As A Tyrannical Demon Lord

Reborn As A Tyrannical Demon Lord
Chapter 67 : Demon queen that transcends space and time




Begitulah semuanya terjadi dan berakhir, aku kembali bersama mereka dari langit yang seperti di robek menjadi sangat besar, kegelapan di balik kehancuran adalah dunia iblis.


Perjalanan para Iblis Scarlet ke dunia manapun juga cukup mudah, mereka hanya merobek apapun seperti ini dan melangkah ke sisi lain ruang ini untuk menyentuh dimensi lain.


"Aiden!"


Aku kembali tepat di hadapan Marie, dia langsung berlari dan memelukku lagi, dia pikir aku akan terluka oleh siapapun itu.


"Oh, aku sudah menanti untuk kembali bertemu denganmu lagi, manusia-manusia itu, penyihir dunia manusia yang menembus masuk ke alam iblis, lalu iblis dari dunia luar yang tersesat masuk ke dalam dunia ini, aku terpaksa harus mengawasi seluruh dunia iblis secara langsung meninggalkanmu." Ucapnya dengan nada yang benar-benar bagaikan tidak bertemu selama sepuluh tahun.


"Tugas raja iblis memang sulit, tuan."


Ucap Virditas sambil menundukkan sebelah kakinya


Mereka yang lainnya juga begitu menghormatiku, termasuk Valerie. Wajah mereka semua terlihat pucat, mungkin saja Marie melakukan sesuatu ketika kehilangan jejak ku dari dunia iblis ini. Suaranya tiba lagi.


"Siapa yang menyuruhmu berbicara?"


Ucap Marie pada Virditas.


"Apakah kalian sudah menyelesaikan tugas untuk menghabisi para manusia dan penyihir itu? Jangan biarkan mereka hidup!"


"K-kami yakin sudah benar-benar melenyapkan mereka dari langit bersama seluruh planet itu."


Ucap Virditas.


"Dan Valerie! Kamu benar-benar terlambat kali ini! Bahkan Inferno mendahului kalian semua."


"Maafkan aku, yang mulia."


"Aiden, apakah kamu terluka?" Ucap Marie sambil menyentuh seluruh wajahku kesana kemari.


Bahkan dia memeriksa seluruh pakaianku, berharap tidak ada luka sama sekali padaku, dan jika itu ada, mungkin sepuluh iblis bawahannya ini akan terkena hukuman yang berat lagi, mereka benar-benar menyedihkan.


"Apa-apaan dengan mengelus rambut ini?"


"Aku ... aku sedikit suka rambut berantakan ini."


Ucap Marie.


"Terserah, tapi kupikir ada seseorang lagi yang seharusnya menyebabkan kekacauan ini, lelaki iblis bernama Dylan itu! Akan kuhancurkan dia jika kutemukan. Kalian bisa mencarinya ke seluruh dunia iblis bukan? Temukan dia dan bawa padaku hidup-hidup."


Jadi, aku memerintah sepuluh bawahan Marie dengan serius sekarang, ini adalah pertama kalinya aku memerintah mereka semua, walau aku bukanlah raja iblis. Tapi mereka semua mematuhi perintahku, apapun itu.


Kemudian, Marie membiarkan Virditas tinggal untuk bertukaran dengan Isabel kembali ke dunia luar. Musnahkan banyak dunia lagi seperti awal, jika di pikir-pikir, mereka sudah lama menghancurkan banyak kehidupan atas perintah Marie. Marie benar-benar menjadi iblis yang paling berdosa.


Semua Iblis Scarlet ini pergi dengan cepat atas perintah, namun Valerie akan kembali ke akademi bersama latihannya atas Leon dan Eiji.


"Marie, duduk!"


Aku menarik tangannya untuk duduk di sofa ini bersamanya, dia mengira aku akan melakukan hal yang serius dan marah terhadapnya, aku tidak akan marah atas hal yang tidak jelas alasannya. Tapi sebenernya, aku ingin bertanya soal suatu alasan kenapa dia memerintahkan semua bawahannya untuk terus menghancurkan kehidupan manusia seperti itu.


"Itu, agar dunia iblis tidak perlu lagi memiliki perang, selain itu, mereka yang akan tetap hidup adalah para penyihir kegelapan yang hanya ingin bersekutu dengan iblis, mereka adalah manusia atau ras lain yang akan memujaku dari dunia lain, dengan begitu, walau dunianya di hancurkan, merekalah yang akan tetap hidup untuk bertahan ke dunia lain."


Jelasnya padaku.


Dia mengatakan bahwa para Iblis Scarlet adalah utusan untuk melakukan kontrak pemujaan iblis seperti itu. Itulah cara mereka menciptakan banyak penyihir dari dunia manusia, dunia yang bersekutu dan memuja nama Haumea untuk berjalannya sihir hitam mereka. Dan semua sihir itu adalah izin dari kekuatan Marie.


Penyihir-penyihir gelap seperti mereka tentu saja akan menjauh dari peradaban dan hal-hal sosial lainnya, mendirikan sekte-sekte pemuja setan dan menciptakan altar pemujaan Haumea. Membentuk lingkaran sihir dan rune yang harus di lakukan dengan sempurna atas darah dari tumbal manusia.


Dengan kata lain, mereka membutuhkan persembahan dengan darah manusia sebagai tumbal, membunuh setidaknya dua tubuh manusia yang akan di mutilasi, tubuh bagian bawah mereka di iris dan di cincang dengan sadis, darah-darah berlumuran di kain hitam persembahan. Kepala mereka akan di bakar bersama ritualnya.


Tulang-tulang korban setiap tahun akan di kumpulkan di sebuah gua tersembunyi sekte mereka, yang pastinya, orang-orang seperti ini hidup tersembunyi bersama kegelapan. Terkadang melakukan aktifitas layaknya manusia biasa dengan sedikit perilaku aneh, kemudian kembali ke tempat persembunyian mereka yang di anggap sebagai rumah pada hari menjelang sore.


Itulah yang di lakukan iblis-iblis yang pergi ke dunia lain, mereka adalah bawahan dari setiap Iblis Scarlet, dan mereka begitu banyak tersebar ke alam semesta tanpa henti. Di anggap sebagai setan yang akan menjerumuskan manusia ke jalan kejahatan, membuat manusia percaya akan keberadaan setan dan memuja mereka atas hal lain. Menciptakan ritual sihir hitam untuk pemanggilan iblis lainnya dari neraka.


Mereka yang atheis adalah mereka yang memiliki pandangan berbeda lagi, mereka bukan penyembah setan ataupun iblis, mereka tidak mempercayai Tuhan, dewa atau siapapun di dunia ini. Kepercayaan mereka adalah hanya hidup dan mati, menikmati hidup sebebas mungkin tanpa aturan dan kepercayaan manapun, mereka tidak beragama.


Jadi, inilah kenyataannya, aku menjalani kehidupan sebagai iblis, dan aku benar-benar mengotori tanganku sekarang. Dosa-dosa ini sekarang adalah milikku, dan aku mungkin akan menanggungnya suatu hari nanti.


Tapi, aku bahkan tidak meminta sesuatu, Marie membuka sebuah portal kecil dan mengambil sesuatu di sana.


"Ini, ambillah kembali."


Ucapnya sambil mengeluarkan jantungku dari tempat kurungannya.


"Tidak apa-apa, jantungku benar-benar aman bersamamu, kamu bisa memilikinya. Itu menyelamatkanku sebenarnya, aku bahkan tidak akan mati jika hanya kehilangan jantung."


"Begitu? Kalau begitu setuju? Aku akan memiliki ini selamanya?"


Tanya nya dengan serius.


"Terserahlah."


Tapi aku ingin bertanya tentang hal lain lagi yang seharusnya kutanya sejak tadi.


"Marie, bagaimana dengan tubuhmu ini? Kamu benar-benar tidak nyata?"


"Aiden, aku nyata, sudah kukatakan, tubuh ini hanyalah sebuah tempat untukku agar bisa berkomunikasi denganmu." Ucapnya dengan wajah yang agak kecewa.


"Kenapa kamu tidak bisa turun kesini secara langsung?" Aku terus bertanya karena benar-benar ingin tahu alasannya.


Jadi dia menjawab :


"Itu karena aku sudah di tetapkan menjadi eksistensi tertinggi di seluruh alam iblis."


Dia menjelaskan, tidak ada yang bisa dia lakukan selain menjadi raja iblis di suatu tempat yang lebih tinggi. Dimana dia menata dunia itu sendiri sebagai tempat tinggalnya, hanya raja iblis lah yang bisa menempuh tempat setinggi itu, berada di atas semua lapisan hierarki dunia iblis yang menumpuk tanpa batas.


Sayang sekali, hanya perlu ada satu raja, dan jika itu dua orang, maka harus menjadi raja dan ratu. Marie bisa bersatu dengan seluruh ruang dan waktu di alam iblis, memiliki kekuatan untuk melampaui mereka hanya dengan tubuh avatar ini, semua aturan berada dalam aturannya, dia akan melihat semua hal yang terjadi di alam iblis secara bersamaan.


Tapi...


Bukan berarti sosok setinggi ini tidak memiliki hati, kupikir dia adalah gadis iblis di balik kegelapan yang hanya bisa bersenang-senang di atas lautan darah iblis. Tapi, dia masih memiliki perasaan.


"Bertemu denganku itu adalah mimpi yang tidak akan pernah tercapai oleh siapapun, Aiden. Namun, aku yakin kamu bisa, jadilah milikku dan naiklah ke atas sini, aku selalu menunggumu, hingga hari itu tiba, kita akan hidup bahagia berdua di dunia kita." Dia mengucapkan hal seperti itu sambil meneteskan air matanya.


Entah kenapa, tapi aku juga kasihan melihatnya, dia hanya ingin memiliki kehidupan normal bersamaku, dan dia adalah seseorang yang tidak kuketahui, membawa ku ke dunianya karena alasan takdir di masa depan. Dan satu hal lagi yang membuat diriku tidak bisa di baca olehnya, Marie adalah Haumea, Haumea yang jiwa dan sejati dari dirinya naik ke alam iblis transendental yang melampaui seluruh ruang dan waktu alam iblis sepenuhnya, bahkan menyatukan wujud manifestasinya yang sekarang bersama kubus violet itu sendiri.


Ini memang sulit...


Kubus Violet yang berisi dunia iblis tak terbatas dan terus bertambah menjadi tak hingga, menampung lapisan dunia iblis yang lebih tinggi juga. Ini benar-benar tertata seperti bagaimana setiap lapisan adalah dunia yang lebih tinggi yang menampung multisemesta tidak terbatas, dinding-dinding dimensi yang berlapis ke atas tanpa batas, bagaikan tangga tanpa ujung.


Dengan menjadi eksistensi tidak terbatas seperti ini, tidak memiliki batasan dimana konsep ruang dan waktu tidak lagi berarti, bebas melompat ke ruang waktu manapun, hadir di setiap titik ruang dan waktu, dimana masa lalu, masa kini, dan masa depan alam iblis itu sendiri, hadir di hati semua iblis, hadir di pikiran dan jiwa seluruh iblis, tapi sayang sekali ... walau sudah hadir sekalipun di masa depan, Marie tidak akan menemukan keberadaan ku yang tak terduga. Karena aku, belum berada di sana, masa laluku juga tidak ada di dunia iblis, itulah sebabnya dia tidak bisa melihat riwayat kehidupan ku di dunia lain.


Dia tidak akan bisa membaca ku, namun, melihatku dengan membuka sebagian penglihatan nya akan menenangkan sebagian beban hidupnya, dia memanggilku kesini dengan sungguh-sungguh. Hanya dengan keberadaan ku disini sekarang, dia sudah sangat senang. Marie mengatakan bahwa dia menganggap hubungan kami bukan lagi seorang teman, sahabat, ataupun kekasih, kita adalah dua entitas dunia atas dan bawah yang berhubungan dengan tubuh avatar.


Aku tidak tahu, apakah kamu bercanda.


Aku tidak tahu, apakah kamu tertawa di atas sana.


Tapi, keberadaanmu di sisiku cukup memenuhi hatiku, walau hanya sebatas diri avatar.