Reborn As A Tyrannical Demon Lord

Reborn As A Tyrannical Demon Lord
Chapter 177: Mental Disorders



Seluruh dunia di hebohkan dengan pembunuhan terbanyak yang terjadi di Rebecca. Total pembunuhan berantai yang jauh melampaui sejarah-sejarah pembunuh berantai terjadi di sana dalam waktu yang terlalu singkat. Pihak polisi dan beberapa detektif ahli di Rebecca bahkan telah tersebar ke seluruh negeri ini. Mengunjungi setiap TKP untuk melacak bukti pembunuhan berupa jejak-jejak yang di tinggalkan tersangka.


Tidak ada yang tahu identitas asli pembunuh berantai tersebut, yang mereka tahu selama ini hanyalah beberapa rekaman sadis yang terlihat dari kamera pengawas yang masih aktif. Pihak polisi benar-benar menemukan setiap TKP penuh dengan darah atau beberapa organ tubuh yang di keluarkan dari dalam tubuh mayat.


Aksi paling kejam yang di ketahui saat ini adalah insiden hotal Oriana, pembunuh melakukan aksi nya dengan merengut enam nyawa di malam yang sama dalam satu lokasi. Tapi, tidak ada yang mengetahui indetitas pembunuh setelah di cari tahu lebih dalam. Bahkan sebelumnya dia melakukan check in di kamar nomor 418 dengan kartu identitas penduduk palsu.


Aiden telah membuat kartu tanda penduduk nya tepat ketika dia mendaftar masuk ke perguruan tinggi, namun, dia tak sengaja di pertemukan dengan semua ini, penyihir, gadis penyembah setan, dan hal-hal lain yang masuk ke dalam kisah hidupnya. Tapi Aiden tahu, bahwa dia tidak akan melakukan segalanya dengan kacau. Maka dari itu, pihak kepolisian bahkan tidak menemukan satu hal pun yang berhubungan dengan identitas Aiden entah itu berupa helai rambut, sidik jari, dan sebagainya.


Terkadang dia melakukannya dengan begitu sadis, sementara itu, ada beberapa pembunuhan yang dia lakukan dengan begitu rapih. Tidak ada noda darah berhamburan, atau benda-benda yang rusak. Dia membunuh beberapa orang dan membuatnya terlihat seolah-olah bahwa itu adalah kasus bunuh diri. Dia benar-benar menikmati hal seperti itu.


Tapi, sisi kejahatannya memancing beberapa orang untuk menyewa nya, termasuk Erine yang berusaha menajlin komunikais rahasia dengan Aiden untuk membunuh Billie Alfred yang merupakan pimpinan tertinggi perusahaan Aisquin, tujuannya singkat, membunuh Billie agar Karl bisa mewarisi posisi tertinggi di perusahaan, dan ketika Karl memegang posisi tersebut, maka Erine akan di promosikan sebagai manager perusahaan tersebut, dia akan memiliki keuntungan, dan penghasilan yang jauh lebih besar.


Sementara itu, pembunuh yang profesional di butuhkan untuk melakukan skenario terbaik yang dia inginkan, juga beberapa jaringan untuk menghilangkan jejak atau membuat hal-hal palsu selamanya. Di minggu ketiga setelah Aiden setuju untuk melakukannya, Erine menemuinya kembali di sebuah bar besar, tepatnya di ruangan VIP tertutup di lantai 5.


Erine menarik sendiri uang sebanyak lima juta scarlet dari rekeningnya. Memberikannya kepada Aiden di malam itu dan mengatakan tujuan besarnya. Dengan begitu, semuanya jelas. Bahkan Erine telah menarik uang itu yang merupakan sepertiga uang simpanan di rekeingnya dari gaji selama tiga bulan. Lima juta scarlet adalah jumlah yang terlalu banyak.


Dan ini adalah mata uang yang berlaku di  seluruh penjuru dunia, negara apapun itu hanya menggunakan satu mata uang yang sama, yang bahkan mereka sendiri mengatakan sejarah yang berbeda-beda dari mana asal mula mata uangh scarlet. Di dalam fiksi-fiksi barat, Aiden seharusnya pernah melihat itu di dalam mimpinya. Bahwa ada fiksi-fiksi yang dia lihat melalui mimpinya, di mana mereka bertransaksi dengan mata uang yang berbeda-beda pada negara yang berbeda juga.


Seperti bagaimana Amerika menggunakan dolar sebagai mata uang mereka, atau salah satu negara asia yang baru saja mejadi negara berkembang denga rupiah sebagai mata uang mereka. Itu semua terlihat di dalam mimpi-mimpi singkatnya yang acak. Tapi entah siapa yang tahu kebenarannya, karena seluruh dunia sepakat bahwa mata uang scarlet adalah mata uang internasional yang di gunakan di seluruh dunia, dan itu baik-baik saja.


Di malam itu juga, Aiden dan Erine melakukan pertukaran rencana. Singkatnya Erine mengatakan rencananya pada Aiden, dan Aiden mengatakan rencana nya pada Erine. Dia bilang bahwa itu butuh waktu yang cukup lama asalkan Erine mau bersabar, maka dia akan mendapatkan segalanya yang dia inginkan, termasuk permainan yang rapi, dan hidupnya yang terhindar dari segala kecurigaan.


Rencananya, Aiden lah yang akan masuk menjadi pekerja baru. Dia benar-benar ingin tahu seperti apa rupa Karl Alfred, atau bagaimana caranya dia menunjukkan sikap bodoh. Mendengar ini sebelumnya, Erine agak berat hati. Tapi ini semua demi bermain rapi dan menentukan skenario terbaik sesuai keinginannya, sisanya adalah rencana rahasia Aiden yang tidak akan di ketahui siapapun.


"Nona Erine ... kamu tahu sesuatu? Aku melakukan ini bukan untuk uang."


"Anggap saja aku melakukan ini semua untuk bersenang-senang, nona."


Seperti itulah dialog terakhir yang mereka lakukan di dalam bar. Dave memperingati Erine yang merupakan atasannya bahwa orang itu lebih dari sekedar gila dan gangguan mental. Tapi itulah kenyataan, Aiden memang telah menyadari dirinya mengalami kerusakan mental sejak satu tahun yang lalu. Mulai dari insomnia ringan, anxiety, pseudobulbar affect, dan depresi-depresi lainnya.


Sikapnya tenang dan cuek, namun sebenanrnya dia adalah seorang pendendam. Aiden tidak akan menghapus dendam dan ras abenci itu di hatinya hingga dia membunuhnya. Dulu, dia begitu takut melihat darah, atau melihat hal-hal yang terkait pembunuhan, dan trauma ketika melihat pisau-pisau bedah di ruang operasi, tapi kini, rasanya sangat menyenangkan baginya ketika menikmati sensasi tersebut, teriakan ampun, jeritan, dan sensasi menusuk perut seseorang dengan pisau berkali-kali.


Usianya benar-benar masih muda, tapi pikirannya tidak. di sisi lain, Aiden bisa tertawa dan bercanda menggunakan suara layaknya anak-anak yang bahagia. Tapi itu hanya sebuah kebohongan belaka. Di luar pengetahuan seseorang, suaranya berbeda, tatapannya sangat tidak enak di pandang seolah-olah dia memiliki rasa ingin menusuk jarus suntik di otak Anda berkali-kali.


Dan rencana Erine telah di tetapkan, Aiden hanya perlu memalsukan identitas nya sebagai Valo Kairi, entah darimana dia mendapatkan nama itu, tapi dia memanfaatkan istrinya lagi untuk menduplikasi kartu identitas palsu sebagai Valo Kairi, begitu juga dengan sidik jarinya. Sekalipun pihak polisi menemukan jejak yang di tinggalkan Aiden, hasil tes DNA tidak akan menunjukkan hasil pemilik jejak tersebut.


Tidak hanya itu, di malam dini hari, Aiden menerobos masuk ke sebuah dealer utama Volvo dan mencuri salah satu yang dia sukai. Volvo S90 Mild Hybrid. Itulah mobil yang dia curi. Aiden akan mengambil banyak hal yang dia inginkan, sekalipun itu harus menggunakan cara kotor. Sebelumnya, Aiden juga pernah di ajari untuk mengendarai beberapa mobil oleh pamannya, tapi itu sudah berlalu. Pamannya yang merupakan kakak kandung ibunya telah meninggal dua tahun lalu akibat kecelakaan.


Histori nya, Pamannya atau di kenal sebagai Nanda Aralyn tewas saat berkendara menggunakan mobil toyota supra tanpa plat dan melaju menerobos jalur kereta. Kereta yang bertepatan menabraknya dari samping, memecahkan segalanya dan menghancurkan mobilnya. Endelyn, ibu Aiden saat itu benar-benar cukup sedih dengan kematian kakaknya.


Endelyn tahu, bahwa sebelum Aiden di lahirkan, ketika mereka masih remaja dan memiliki orang tua, kakaknya benar-benar seorang lelaki yang hobi memodifikasi mobil dan melakukan balap liar untuk merusuh jalanan kota di tengah malam. Tapi, semuanya telah tiada sekarang. Maka Aiden tidak lagi melihat pamannya, atau bahkan kakek dan neneknya, karena sebelum Aiden di lahirkan, kakek dan neneknya telah meninggal lebih dulu karena penyakit kanker.


Tidak heran saat ini Aiden tahu bagaimana cara mengemudikan mobil, itu karena dia mempelajarinya dari pamannya tiga tahun yang lalu. Dia terkadang menganggap bahwa pamannya adalah seorang pria bermulut besar yang suka menyombongkan keahliannya dalam mengemudi. Aiden pernah menulis di salah satu lembaran buku hariannya tentang sifat pamannya, di sana dia menulis bahwa dia kesal dengan beberapa sikap pamer pamannya seperti "Aiden, kamu tahu, aku adalah ini ... aku bisa itu, dan bla bla bla" dia menulisnya sambil tertawa pada saat itu.


Berbeda dari jalur sejarah keturunan keluarga mereka, semuanya berhasil memiliki profesi baik, seperti bagaimana pamannya sebenarnya merupakan ahli sebagai mekanik mobil balap, bibinya yang merupakan guru dengan prestasi tinggi, ibunya yang merupakan model, atau kakek nya yang sebenarnya merupakan keturunan konglomerat kaya raya dari masa lalu.


Tapi Aiden jelas beda dari semua pencapaian yang di lakukan keluarganya. Tidak hanya putus dalam menjalani kehidupan kuliahnya, dia bahkan menjadi seorang kriminal dengan hobi-hobi kotor yang hanya di lakukan oleh orang-orang gangguan mental, tidak hanya itu, dia juga menikahi wanita cantik yang empat tahun lebih tua dari usianya yang entah darimana merupakan seorang wanita penyihir pemuja setan. Aiden mungkin pasrah dengan nasibnya yang begitu buruk, tapi dia telah berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan pernah menangis lagi, dan dia tidak sudi untuk menangis lagi.