Reborn As A Tyrannical Demon Lord

Reborn As A Tyrannical Demon Lord
Chapter 184: The Answer Has Not Been Found



Pukul 12.29


Di pinggir jalanan, Kairi menghentikan sebuah taksi berwarna hitam dengan plat nomor RC473. Kairi turun ke sebuah barber shop, tidak terlihat seperti sebuah barber shop jika di lihat dari tampak luar, namun itu merupakan barber shop yang sangat baik dengan bagian interiornya yang cukup mewah, biayanya juga lumayan mahal.


Biaya mahal cenderung lebih penting untuk menghasilkan gaya yang baik. Karena semasa hidupnya ketika masih duduk di bangku sekolah menengah, dia pergi ke tukang pangkas rambut yang tidak profesional dan menghasilkan gaya rambut yang buruk. Butuh berbulan-bulan untuk menata kembali gaya rambutnya.


Menjadi Kairi saat ini membutuhkan kesabaran, Aiden sangat perlu untuk merendahkan dirinya sendiri demi berakting. Namun, dia benar-benar cuek untuk berbicara dengan orang lain terkecuali keperluan yang penting.


Dia tidak kembali ke kantor logistik, kali ini dia ingin membiarkan para pegawai bodoh itu melakukan tugas dengan benar tanpanya. Merek bahkan meletakkan barang-barang di gudang dengan acak-acakan sebelumnya. Karena Erine menghubunginya untuk bertemu sore ini. Jadi Aiden memutuskan untuk menandatangani absen pulang sebagai izin dengan alasan tertentu.


Dia juga menghubungi seseorang bernama Eric melalui panggilan telepon, Eric Jillen merupakan seorang pria berusia tiga puluh satu tahun yang bekerja sebagai supervisor logistik yang juga di anggap sebagai atasan para staf. Kairi bisa pulang kerja sekarang karena telah diizinkan, namun izinnya berbeda dari yang seharusnya.


QnA Dinner, pukul 07.45. Aiden dan Erine mengatur jadwal mereka untuk bertemu di sana.


"Terlihat lebih baik dari seorang gangguan mental yang sebelumnya." ucap Erine.


"Jaga ucapanmu, aku hanya sedikit senang melakukan ini."


"Begitukah? Tapi gaya rambut itu lebih cocok untuk seorang yang ... yang ingin membunuh atasannya, mungkin?"


"Direkturku hanya ingin aku mengubah penampilanku untuk datang ke acara pelantikan dua minggu lagi, jadi aku akan memenangkan hati banyak orang dengan apresiasi untukku, lalu ... untuk apa kamu meminta ku datang ke sini? Bukankah sudah ku bilang untuk membiarkan urusanku?" tanya Aiden.


"Dengar Aide—"


Aiden menarik nafas panjang kemudian berucap dengan tegas, "Jangan sebut nama itu!"


"Sudah ku katakan, kairi sebagai identitasku saat ini adalah peran penting untuk rencana, ini bukan hanya untuk kesenanganku sendiri, tapi ini juga untuk keberhasilan rencanamu. Ketika para polisi telah mengungkap identitasku, kemudian berhasil membuatku terkurung di balik sel jeruji, maka rencana mu gagal, uang mu habis, aku juga akan membenci mu." ucap Aiden.


"Begitukah? Sayang sekali, aku mengawasimu selama ini, uang ku mungkin tidak akan hangus karena telah membayarmu, aku tinggal menagih kembali uang ku pada keluargamu, kamu memberikan uang itu pada istri mu bukan? Jelas sekali, jika dia bersikeras, aku sendiri bisa mengungkap keberadaan keluargamu, dan itulah caraku untuk menjerumuskan mu ke dalam penjara."


Aiden tercengang dengan tatapan matanya yang sedikit serius, "Darimana kamu tahu itu?"


"Ah, aku akhirnya bisa melihat wajahnya ketika salah-satu kenalanku meretas sosial medianya, istri mu benar-benar cantik, dia memprivasikan akun sosial media nya dengan interaksi yang sangat sedikit, beberapa selera pakaiannya juga menarik tapi sebagian seleranya benar-benar buruk ketika aku bisa melihat bahwa dia memesan beberapa lipstik dengan warna ungu dan beberapa gaun gotik." ujar Erine dengan menahan tawa.


"Meretas akun sosial media? Erine, tindakanmu sedikit keterlaluan untuk menerobos dan mengintip privasi orang lain." balas Kairi.


"Lagipula, kamu ingat darimana aku bisa menemukan nomor teleponmu kan? Dua tragedi. Yang pertama adalah 13 Juni, kemudian kunci terakhirnya adalah 25 agustus 2026, keduanya terjadi tahun lalu, aku cukup jenius untuk menjawab teka-teka seperti itu."


Aiden masih ingat, bahwa sebelumnya dia membunuh tiga orang dengan memukul kepala mereka dengan fire hydrant berkali-kali, dan dua mayat lainnya di tembak di kepala, pembunuhan ini terjadi pada 5 Januari 2025, dia ingat bahwa dua mayat yang di tembak di kepala akan menjadi teka-teki pertama untuk dua mayat yang berarti dua kardinalitas akan di anggap sebagai angka dua.


Pembunuhan itu memang tidak di lakukan semuanya secara acak, walau mereka terbunuh dengan kasar, namun waktu pembunuhannya telah di atur dalam waktu singkat, Aiden menunggu tepat untuk 5 Agustus 2025 sebagai teka-teki nomor ponselnya. Dia juga memiliki total sepuluh digit nomor telepon, dengan angka 0285 582 625, tidak hanya kebetulan bahwa nomor ponselnya berkaitan dengan angka-angka tragedi ini, karena dia telah mengganti nomor ponselnya semenjak menjalin kontrak sihir dengan Razel.


Tembakan di kepala itu harusnya sulit di pecahkan untuk menentukan angka 0 yang merupakan lubang di kepala dua mayat. Kemudian angka 2, 8, 5 dan 5 akan menjadi waktu tragedi nya, waktunya juga bertepatan dengan hari selasa, yang merupakan hari kedua dalam total satu minggu, ini bisa menjadi jawaban lain untuk menentukan angka 2.


Angka 8 merupakan angka dari bulan agustus yang merupakan bulan kedelapan dalam satu tahun, angka 5 di ambil dari angka terakhir tahun tragedi tersebut yang terjadi pada 2025, sementara angka 5 berikutnya merupakan angka kelima dalam nomor ponselnya yang juga merupakan tanggal tragedi tersebut, maka teka-teki pertama menemukan nomor ponselnya di temukan dari tragedi pertama dengan hasil angka 2, 8, 5 dan 5. Itu membulatkan jawaban dari tragedi 5 agustus 2025, walau probabilitasnya hanya mencapai 60%.


Dan angka sisanya merupakan 8, 2, 6, 2 dan 5. Erine menemukannya dari tragedi yang bertepatan pada 25 Agustus 2026, itu adalah tragedi di hari yang sama pada bulan Agustus. Tapi cara menentukannya berbeda, pertama, angka 8 adalah angka yang sama untuk bulan Agustus, kemudian Erine memakai teori yang sama seperti sebelumnya dengan menebak bahwa hari selesa akan di gunakan sebagai angka 2.


Angka 6 sebelumnya adalah kegagalan, karena dia mengurutkannya dengan benar, namun posisi ini tidak sesuai harapan dan menghasilkan 0285 582 256 dan berakhir dengan menghubungi nomor yang salah. Maka dalam 3 bulan dia memikirkan cara untuk membolak-balikkan urutan angka dan menghasilkan kombinasi nomor yang lain dengan kegagalan yang lain.


Hingga hasil akhir yang berhasil adalah menempatkan posisi angka 6 sebelum 2 dan 5, enam di ambil dengan cara yang sama yaitu angka angka terakhir tahun tragedi, kemudian 2 dan 5 akan di gabungkan seolah-olah keduanya bersangkutan untuk menghasilkan angka 25, namun itu adalah jawaban terakhir yang membuahkan hasil untuk menemukan nomor Kairi.


Faktanya tidak semudah itu. Membutuhkan waktu hampir setengah tahun agar Erine berhasil memecahkannya, dia hampir putus asa untuk berpikir keras setiap malam, namun membuang uang untuk video dark web, juga mengidentifikasi informasi dari berita-berita televisi yang menyatakan tragedi dengan sejumlah coretan acak.


Dia menyaksikan bahwa reporter juga menyampaikan angka acak yang mungkin masih di pertanyakan dengan motif tersembunyi dari pelaku, angka 2 dan 8 di tulis di dinding kamar mandi dengan darah korban, sedangkan angka sisanya; 6, 2 dan 5 ditulis di dinding menggunakan darah. Menurut hasil lab, darah dari angka di dinding tidak sesuai dengan darah enam korban tersebut.


Tapi Erine tetap meyakinkan dirinya, tidak peduli seberapa kecil probabilitas untuk berhasil, dia menggabungkan tragedi 5 Agustus 2025 dengan 25 Agustus 2026, banyak kombinasi angka akhirnya telah di coba hanya untuk menemukan nomor asli dengan hasil 0285 582 625. Lagipula, pelaku yang sama memang terlihat sengaja agar seseorang menemukannya.


Kairi tersenyum meremehkan, "Aku tidak begitu yakin bahwa kamu adalah seorang yang jenius hanya karena mampu memecahkan teka-teki nomor ponselku, kamu mungkin saja kesulitan dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memecahkan teka-teki itu."