Reborn As A Tyrannical Demon Lord

Reborn As A Tyrannical Demon Lord
Chapter 107 : Like technological primitives




Dia berkata padaku melalui panggilan, bahwa ini adalah pemandangan yang cukup bagus, dan tanpa kusadari, sebenarnya sejak awal dia sudah paham memegang ponsel sambil menelfon, hal yang sama seperti yang kulakukan dengan memegang ponsel mendekati telinga.


Dan ini cukup konyol, kami melakukan panggilan telepon hanya dengan jarak beberapa meter dari jalanan dan teras lantai dua rumah ini.


"Bagaimana? Apa kamu sudah mengerti cara menggunakannya?"


Marie: "Ya, begitulah."


"Mau menutup panggilannya?"


Marie: "Tapi, aku masih ingin berbicara denganmu."


"Jika kita terus mengobrol, ada waktu yang terbuang yang seharusnya bisa ku luangkan untuk mengajarimu hal lain dari benda ini. Bagaimana?"


Marie: "Baiklah, aku akan menunggumu."


"Baiklah, Mar–"


BEPP!


Suara nada yang tidak terlalu panjang terdengar dari ponselku, panggilannya telah terputus begitu saja. Oh astaga, aku baru saja ingin mengucapkan sesuatu, tapi, tidak apa. Aku akan mengucapkannya nya nanti saja.


Kurasa yang satu ini telah selesai, jadi, aku akan mengembalikan kembali bulan itu pada tempatnya dan wujud semulanya.


Aku kembali masuk menuju halaman rumah, menutup pagar dan berjalan kembali menuju pintu masuk, tapi, aku sempat melihat sosok aneh dari sebuah gedung yang tidak terlalu jauh dari kompleks ini.


Awalnya aku berpikir bahwa itu hanyalah sebuah patung atau apalah yang menjadi benda pajangan di atas gedung. Tapi, ini adalah malam hari yang gelap, sosok itu ternyata memajukan satu langkah nya lagi ke depan hingga setengah wajahnya terlihat.


Alasan aku terus memandangi nya, karena aku hanya memastikan bahwa tidak ada orang yang melihat ku memerintah bulan dengan jariku. Setelah dia melangkah satu kali ke depan, mata nya terlihat menyala kemerahan dari dalam kegelapan, walau aku tidak bisa melihat jelas wajahnya, rambutnya terlihat seperti Eiji, warna nya pun sama.


Tapi Eiji tidak mungkin mampu mengikutiku sejauh ini, itu tidak mungkin, kupikir ini hanya ilusi ciptaanku saja, jadi aku mencoba berkedip sekali dalam harapan sosok ini harus menghilang. Setelah membuka kembali mataku dalam sekejap, sosoknya telah hilang begitu saja. Mungkin aku sudah terlalu lama tidak merasakan tidur dan istirahat sejenak, mungkin aku akan melakukannya lagi.


Aku kembali berjalan ke kamar yang akan ku rapikan, ketika pintu ini ku buka, Marie sudah berada di dalam dan mengejutkanku.


"Apa yang kamu lakukan disini? Di lantai atas ada kamar lain, pergi saja tidur di sana."


Marie: "Tidak, aku tidak mau, bukankah barusan kamu bilang ingin mengajariku lagi menggunakan benda ini lebih banyak? Jika tidak terlalu berguna, aku akan menghancurkannya."


"Eittt!! Jangan! Jangan! Jangan!"


Aku kemudian berjalan langsung menuju kasur yang biasa saja dan tidak benar-benar memiliki ukuran sebesar rumah mansion ku. Aku membanting diriku dengan rasa penuh kemalasan, rasanya benar-benar membosankan.


Aku sudah memastikan semua pintu terkunci, setidaknya tidak akan ada pencuri yang bisa masuk ke sini, bahkan satu langkah pun melewati garis pagar itu, mereka akan langsung terbunuh.


Hahaha! Jangan berpikir untuk mencuri apapun dariku.


"Aiden, minggir!"


Dan dengan kasarnya Marie datang untuk menyingkirkan ku yang menguasai kasur. Aku benar-benar kesulitan sekarang, wilayah kekuasaanku kini terbagi menjadi dua.


"HuuFHHHHTTTTTTTTT....!!"


Aku menghela nafas dengan kuat, menandakan bahwa aku sedang kesal dan terganggu. Dia kemudian semakin mendekat dan mendekat.


"Lihatlah, ayo ajarkan padaku, apa lagi yang menarik dari benda ini?"


"Oh, baiklah, aku sedang memikirkannya."


Aku kembali ke posisi duduk di atas kasur, mengambil ponselnya dan membuka semacam aplikasi dengan nama app store, dia bertanya tentang apa lagi ini, jadi, aku menjelaskan apa itu app store. Yeah, kurang lebih seperti aplikasi bawaan handphone ini untuk mendownload aplikasi lain lebih banyak lagi.


"Apa itu aplikasi?"


"Ya ampuUUUNNNN!! Sepertinya kamu benar-benar seseorang yang mirip primitif teknologi. Tidak ... lebih buruk dari primitif teknologi, tapi setidaknya kamu tidak sebodoh mereka."


"Apa maksudmu? Aku bodoh? Jangan bercanda, aku lebih pintar darimu tahu. Aku bahkan memiliki pengalaman hidup selama ribuan tahun lebih jauh darimu."


"Oh yah? Kalau begitu, kamu benar-benar pintar yeah, sekarang, katakan padaku apa itu web."


Dia kemudian langsung terdiam dengan wajah kesal yang memerah, plonga-plongo memikirkan suatu jawaban, hingga akhirnya dia menyerah padaku. Ketika dia memikirkan hal itu terlalu lama, aku mencoba mencari tahu di browser ponsel ini, seperti bagaimana aku menemukan aplikasi ilegal untuk menikmati banyak anime dan semacamnya. Sampai aku menemukannya dari sumber-sumber yang mengatakan bahwa ini benar-benar bekerja, jadi aku mengunduh aplikasinya.


Jika Anda mencoba bertanya atau berpikir mengapa aku melakukan hal ini padahal aku tahu dan bisa melakukan cara yang lebih muda, maka aku akan menjawab dengan "Jika ada hal yang sulit, mengapa harus terus melakukan hal yang mudah?" Hahaha, walau cukup konyol, tapi tidak masalah.


Dan karena Marie menyerah, aku menggeser beranda ponsel nya, mengajari nya cara menuju browser dan mencari tahu apa itu situs web atau website.


Website adalah sekumpulan halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, ataupun jaringan area lokal (LAN) melalui alamat Internet yang dikenali sebagai URL. Begini jelas ku.


Ini tentu saja akan memudahkan banyak orang untuk mencari informasi yang mereka butuhkan tanpa perlu membaca buku, tapi bukan berarti mereka akan melupakan buku untuk selamanya dan menganggap buku itu sepele, karena tidak selamanya situs web itu mengandung informasi yang benar.


"Jadi ... bagaimana sekarang?" Tanya nya lagi.


"Kamu hanya perlu menekan bagian ini, kemudian hal seperti ini akan muncul, kamu hanya perlu mengetiknya."


"Apa ini?"


"Oh, astaga, itu namanya keyboard. Sepertinya aku akan menjelaskan terus-menerus dan menjadi seorang guru."


"Tutup mulutmu, dan ajari saja aku!"


Setiap ada sesuatu atau apapun itu, menjelaskan padanya akan membutuhkan waktu, dan ini membutuhkan waktu lebih lama daripada mengajar seorang siswa kelas komputer yang komputer atau perangkat lunak yang bodoh. Cukup menguji kesabaran.


Jika ada banyak kata, istilah, atau bahasa yang tidak di mengerti, aku akan membagi terjemahan otomatis untuknya, ini akan mempermudahkannya dalam membaca apapun yang tidak dia mengerti. Karena dengan kemampuan ini, aku bahkan bisa membaca apapun tanpa perlu terjemahan.


Sampai notifikasi yang tidak berbunyi rupanya telah selesai, sesuatu yang sudah cukup lama tidak kugunakan akhirnya ku gunakan kembali, walau di dunia ini nama aplikasi nya sedikit berbeda, tapi dunia parallel ternyata hampir memuat semua yang berasal dari dunia lain. Mereka tidak berbeda jauh, hanya saja mereka berada di semesta lain.


Aku bertanya-tanya lagi pada diriku, mungkin saja ada Aiden lain yang hidup di banyak semesta yang berbeda, apakah wajah mereka sama sepertiku, atau kah rambut dan postur tubuhku di semesta lain juga berbeda-beda? Entahlah, aku tidak tahu dan tidak terlalu peduli.


Tapi, aku selalu merasa bahwa aku ini adalah Aiden utama. Aiden utama yang keren dan akan menjadi calon raja iblis.


"Marie, lihatlah aku."


"Apa! Jangan mengacaukan konsentrasi ku dulu!"


"Ayolah, lihat, sekali saja lihat diriku."


Kemudian dia akhirnya meninggalkan pandangannya dari handphone setelah fokus untuk mencoba belajar tentang ponsel dan internet. Kemudian melihat ke arahku.


"Ekhem, ekhem..."


Wahai penghuni seluruh alam iblis sekalian, aku menyapa kalian hingga anak tangga terbawah dan dunia jiwa iblis terdalam. Aku Aiden Leonore, dengan ini dan hari ini juga menyatakan diriku sebagai raja iblis kalian yang baru, tunduk dan sujudlah padaku, yang membangkang akan menerima hukuman mati.


"Bagaimana, Marie, apakah aku terdengar keren? Kurasa aku cukup tampan lho~"


"Jangan terlalu percaya diri, kalimatmu masih salah dan tidak mengesankan, aku akan menunjukan padamu caranya."


....


Wahai penghuni seluruh alam iblis sekalian, dari lapisan tak terbatas yang terdalam, aku menyapa kalian semua hari ini, Aku, Aiden Leonore dan di sebelahku, ratu iblis scarlet ku yang agung dan terhormat, lihatlah parasnya yang cantik dan rambut merah nya yang indah, hari ini juga, Ratu kalian akan memberi posisinya untukku, dan kalian semua akan menerima diriku sebagai raja iblis yang baru. Tunduk dan bersujud lah untukku.


"Seperti itu, itulah yang benar."


"Tidak, itu kurang baik, bahkan menyebutkan dirimu di sana itu buruk, aku hanya ingin memperkenalkan diriku sendiri sebagai raja iblis yang baru."


"Apa? Itu bahkan tidak terdengar baik untukku, hatiku tidak senang."


"Begitu? Terserahlah, aku hanya akan memiliki posisi itu namun bukan dengan raja iblis agung atau semacamnya."


"Lalu ... sebutan apa untukmu, bukankah itu benar-benar terhormat untuk kita?"


"Tidak, yang benar adalah 'Sang raja iblis tirani, Aiden Leonore' ini akan menyenangkan, ketika aku bisa membuat seluruh dunia iblis yang jumlahnya tak terhingga sujud padaku."


"Tirani yah? Itu lebih mirip sebutan untuk leluhur iblis paling pertama untuk seluruh alam iblis, tapi, aku tidak tahu siapa namanya, kurasa benar-benar tidak ada yang mengingat namanya bahkan sejak ribuan tahun yang lalu, mereka hanya menyebutnya sebagai raja iblis tirani." Jelas Marie padaku.


"Walau usiamu ribuan tahun, kamu bahkan tidak akan lahir di waktu selama itu, itu sudah terlalu lampau dan terlupakan. Biarkan aku yang menjadi raja selanjutnya, memperkenalkan diriku sebagai raja iblis tirani kedua dalam sejarah."


Aku tidak tahu siapa raja iblis tirani yang di katakan oleh Marie, bahkan namanya tidak pernah ada di buku dan perpustakaan dunia iblis manapun. Apapun itu, alam iblis, alam manusia, alam peri, alam penyihir, alam dewa sekalipun, tidak ada yang mengetahui namanya, terkecuali sejarah dimana tertulis pada ayat-ayat tertentu bahwa dia menyatakan dirinya sebagai raja iblis sekaligus iblis primordial yang menciptakan alam iblis untuk pertama kalinya.


Dia bilang, bahwa era dan zaman miliaran tahun yang lalu adalah zaman dimana Iblis-iblis tingkat tinggi hidup dengan kekuatan tidak terbatas, sekalipun mereka bukan iblis di lapisan dunia yang lebih tinggi. Marie tidak pernah lahir sejauh itu, itu terlalu lampau dan hanya tertulis dari sejarah yang di terus kan waktu ke waktu, kekuatan dunia iblis yang meluap-luap ke dalam kehampaan, merobek alam-alam lainnya dan kehancuran yang membawa mimpi buruk bagi banyak mahluk di alam raya selamanya.