Queenara

Queenara
Hari bahagia



"Mommy..." Boy menangis dengan kencang di dalam pelukan sepupu Queen meminta Queen menghampirinya.


Queen pun hanya bisa tersenyum pada putranya tanpa menghampirinya karena ia harus lebih dulu menandatangani surat nikah dan berkas yang lainnya. Setelah menandatangani surat nikah dan lainnya serat berfoto menunjukkan buku nikah masing-masing di hadapan kamera, Queen meminta sepupunya untuk membawa Boy pada mereka.


"Hua... Mommy... Daddy..." tangan mungil Boy langsung terulur meminta digendong oleh Queen. Karena melihat Queen sulit untuk menggendong Boy, Kevin pun mengambil alih untuk menggendong putranya itu.


"Jangan menangis, sayang... sekarang Mom dan Daddy sudah kembali menikah dan untuk selanjutnya kita akan terus bersama tanpa ada yang bisa memisahkan kita lagi." Ucap Kevin sambil berkaca-kaca menatap putranya.


Queen pun turut berkaca-kaca mendengar ucapan Kevin pada putranya. Kini ia merasa benar-benar bahagia karena memiliki pria yang begitu mencintainya dan juga putranya. Hal yang pernah ia harapkan sebelum dan kini sudah menjadi kenyataan. Setelah ini Queen berjanji pada hatinya sendiri untuk tak lagi mengambil kesimpulan sendiri hingga bisa membuat rumah tangga mereka kembali bermasalah.


"Ayo kita foto bertiga dulu." Ajak Queen pada Kevin.


Kevin mengangguk lalu berjalan ke tengah untuk berfoto dengan Queen dan Boy. Perhatian semua orang pun kini tertuju pada keluarga kecil mereka yang kini nampak berfoto mesra di hadapan kamera.


Semua orang nampak tersenyum menatap mereka dan merasa senang karena akhirnya Queen dan Kevin kembali bersama setelah melewati banyaknya rintangan di dalam hubungan rumah tangga mereka.


"Apa kau tidak merasa iri melihat Kevin saat ini?" Bisik Dio di telinga Marvel.


Marvel menggelengkan kepalanya. "Aku tidak pernah iri melihat hal seperti ini. Aku sudah sering melihat keluarga kecil Daniel dan kini keluarga kecil Kevin. Aku cukup bahagia melihat sahabatku bahagia. Tapi aku belum berminta merasakan kebahagiaan seperti mereka." Jawab Marvel.


Dio mendengus lalu menggelengkan kepalanya. Entah mengapa ia merasa jika Marvel saat ini tidak normal karena tidak menginginkan sebuah pernikahan. Walau ia juga belum menikah sama seperti Marvel, namun ia masih menginginkan sebuah pernikahan dengan kekasihnya kelak.


"Sudahlah, jangan menatapku seperti itu. Kau nanti bisa jatuh cinta padaku." Kelakar Marvel.


"Cih." Dio berdecih lalu menjauhkan tubuhnya. "Aku curiga apa kau tidak normal hingga tidak ingin merasakan sebuah pernikahan." Cibir Dio.


"Sembarangan! Walau aku tidak menginginkan sebuah pernikahan, namun aku masih tertarik dengan wanita bukan pria seperti dirimu!" Cetus Marvel.


"Kau..." Marvel menatap jengah pada Dio. Ia pun memilih menatap Kevin dan Queen kembali tanpa memperdulikan lagi ucapan Dio.


Keluarga Kevin dan Queen kini nampak sudah berdiri di hadapan kamera untuk melakukan foto bersama. Wajah Papa Adam dan Papi Niko nampak tersenyum pada kamera tanpa paksaan sedikit pun. Pun dengan Mama Lita dan Mami Eve yang turut tersenyum pada kamera memperlihatkan kebahagiaan mereka saat ini.


Sementara Boy, balita itu kini tertawa-tawa menatap Marvel dan Dio yang sudah mengambil alih tugas di belakang kameramen untuk membuat Boy tersenyum dan tertawa menatap pada kamera.


"Om Marvel dan Om Dio sudah cocok diajak jadi pemain sirkus." Bisik Farhan pada Fahri.


"Kau benar. Merek sangat cocok jadi pemain kuda lumping." Balas Fahri lalu tertawa sinis menatap pada Marvel dan Kevin.


Setelah sesi foto keluarga selesai, Kevin dan Queen pun mengajak teman-teman mereka untuk foto bersama. Dan tentu saja hal itu disambut dengan antusias oleh Marvel dan Dio. Mereka kini sudah terlihat tegak di samping Kevin sambil mengacungkan jempol ke kamera.


"Jangan terlalu bersemangat. Baru kalian berdua yang berdiri di sini." Cibir Daniel lalu berdiri di sebelah Marvel.


Marvel dan Dio tak menghiraukan cibiran Daniel dan tetap mengacungkan jempol pada kamera. Tak lupa mereka memperlihatkan wajah coolnya saat para wanita tengah menatap pada mereka.


Daniel menggelengkan kepalanya melihat sikap kedua sahabatnya itu. Pun dengan Farhan dan Fahri yang saling mencibir menatap pada Dio dan Marvel.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.