Queenara

Queenara
Kembali bertemu Zeline



"Queen saat ini merasa sangat senang, Pah." Jawab Queen lalu melebarkan senyumannya saat mengingat kembali hubungan Mirza dan Riri.


"Senang karena apa?" Tanya Papa Adam.


Queen pun menceritakan hubungan yang terjalin di antara Mirza dan Riri saat ini. Papa Adam yang mendengarkannya pun turut merasa senang karena orang kepercayaannya kini sudah menemukan tambatan hatinya yang tak lain adalah pria yang baik dan sangat dikenalinya.


"Syukurlah kalau begitu. Riri dan Mirza adalah pasangan yang serasi." Jawab Papa Mirza setelah Queen menceritakan tentang Mirza dan Riri.


"Papa benar. Mereka adalah pasangan serasi." Balas Queen.


"Sebagai hadiah atas kinerja Riri selama ini, Papa akan memberikan hadiah dengan menyelenggarakan pesta pernikahan yang mewah untuknya dan Mirza saat mereka menikah nanti." Ucap Papa Adam yang membuat Queen tersenyum lebar mendengarnya.


"Lalu bagaimana denganmu? Kapan Kevin akan datang untuk melamarmu?" Tanya Papa Adam.


"Tiga hari lagi Kevin dan kedua orang tuanya akan datang ke rumah kita, Pah." Jawab Queen.


"Baguslah jika begitu. Ternyata dia tidak ingin membuang waktu menjadikanmu kembali menjadi istrinya." Jawab Papa Adam.


Queen tersenyum membalas ucapan Papa Adam. "Oh ya, dimana Boy, Pah? Dan kenapa tadi tidak jadi bermain ke perusahaan?" Tanya Queen.


"Saat di perjalanan tadi Mama tiba-tiba mendapatkan pesan dari temannya meminta untuk datang ke rumahnya karena ada hal yang ingin mereka bicarakan di sana bersama Mama dan Papa juga. Mau tidak mau Mama dan Papa membatalkan niat membawa Boy ke perusahaan karena hal yang ingin dibahas adalah hal penting." Jawab Papa Adam.


Queen mengangguk paham. Ia juga tidak mempermasalahkan batalnya kedatangan Boy ke perusahaan karena tadi siang ia memilik jadwal padat untuk rapat dan mengintrogasi Riri dan Mirza.


"Oh ya, dimana Boy, Pah?" Tanya Queen karena Papa Adam belum menjawab pertanyaannya.


"Boy sedang berada di taman samping bersama Mama." Jawab Papa Adam.


"Baiklah, kalau begitu Queen ingin ke taman samping menyusul Boy dulu, Pah." Jawab Queen yang diangguki Papa Adam sebagai jawaban.


Queen pun segera melangkah lebar menuju taman samping. Sesampainya di taman samping, Queen tersenyum lebar melihat Boy yang sedang tertawa bermain tangkap bola bersama Mama Lita.


"Boy..." suara Queen yang terdengar mengalun menghentikan Boy yang hendak melempar bola pada Mama Lita.


"Mommy! Mommy!" Boy membuang bola di tangannya begitu saja lalu berlari ke arah Queen. "Mommy dah puyang!" Ucapnya sambil melompat-lompat setelah berada di dekat Queen.


Queen tersenyum dan segera mengangkat tubuh Boy. Ia memberikan ciuman bertubi-tubi di wajah Boy hingga membuat Boy tertawa-tawa karena kegelian.


"Queen... kau sudah pulang, nak?" Tanya Mama Lita yang sudah berdiri di hadapan Queen.


"Maaf karena tidak jadi mengajak Boy bermain ke perusahaan." Ucap Mama Lita.


"Tak masalah, Mah. Queen mengerti ada hal yang ingin Mama kerjakan." Ucap Queen.


Mama Lita mengusap lengan Queen. "Sejak tadi Boy selalu menanyakan keberadaanmu dan Daddynya." Ucap Mama Lita pelan.


"Mana Daddy, Mom? Mana Daddy?" Tanya Boy.


"Emh, Daddy masih berada di perusahaannya, Boy." Jawab Queen.


"Boy mau Daddy!" Ucap Boy sedikit keras.


"Apa Kevin tidak datang ke rumah malam ini, Queen?" Tanya Mama Lita.


"Entahlah, Mah. Kevin tidak ada mengatakan apa-apa pada Queen tadi." Jawab Queen.


"Mommy..." Boy mulai merengek meminta Daddynya.


"Tunggu sebentar." Ucap Queen lalu memberikan Boy pada Mama Lita. Queen segera mengeluarkan ponselnya dari tas sandangnya. Setelah membuka aplikasi pesan, Queen dibuat tersenyum membaca pesan masuk dari Kevin yang mengatakan akan menjemputnya dan Boy nanti malam untuk bermain di rumah Zeline.


"Nanti malam kita bertemu Daddy, Boy. Daddy ingin mengajak kita bermain di rumah Kak Zel." Ucap Queen pada Boy.


"Main lumah Tak Jel?" Tanya Boy yang diangguki Queen sebagai jawaban.


Wajah Boy pun berubah senang. Pun dengan Mama Lita yang turut senang melihat kebahagiaan di wajah cucunya.


"Mamah, kalau begitu Queen pamit membawa Boy ke kamar dulu." Ucap Queen yang diangguki Mama Lita sebagai jawaban.


"Mommy... nanti jumpa Tak Zel tantik?" tanya Boy setelah kembali berada dalam gendongan Queen. Balita itu nampak tersenyum senang seperti membayangkan pertemuannya dengan anak Daniel nanti.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.