Queenara

Queenara
Hasil kunjungan siang itu



Bulir-bulir keringat nampak membasahi wajah dan pelipis Queen. Hembusan nafas wanita itu pun turut terdengar tersengal-sengal setelah percintaannya dan Kevin berlangsung cukup lama. Kevin tak henti memberikan ciuman bertubi-tubi di wajah cantik Queen hingga membuat wanita itu merasa kegelian karenanya.


Kedua mata Kevin menatap lekat wajah cantik Queen yang terlihat semakin cantik di matanya dengan keringat yang membasahi wajahnya. Kevin tersenyum dan mengucapkan kata terima kasih yang tak terhitung banyaknya pada Queen.


Queen pun membalas perlakuan dan ucapan Kevin dengan senyuman manis di wajah cantiknya. "Kau berat." Ucapnya kemudian.


Kevin tersenyum tipis lalu turun dari atas tubuh Queen. Setelahnya ia menarik tubuh Queen masuk ke dalam dekapannya dan kembali memberikan ciuman bertubi-tubi di wajah cantik Queen.


"Tidurlah." Ucapnya kemudian.


Queen mengangguk lalu memejamkan kedua kelopak matanya. Karena tubuhnya sudah lelah dan mengantuk, tak membutuhkan waktu lama bagi Queen untuk terlelap.


Kevin tersenyum menatap wajah cantik istrinya yang kini terlelap dalam pelukannya. "Terima kasih, Sayang. Terima kasih karena telah menjadi ibu dan istri yang baik untukku dan Boy." Lirih Kevin lalu mengecup kening Queen cukup lama. Setelahnya ia pun turut menyusul Queen masuk ke dalam alam mimpi.


*


Queen terbangun dari tidurnya saat waktu sudah menunjukkan pukul 14.30. Ia menatap ke sebelah ranjang dimana tadi Kevin berbaring di sana sambil mendekap erat tubuhnya. "Dimana dia?" Gumamnya karena tidak melihat keberadaan Kevin. Ranjang nampak kosong dan pakaian Kevin pun sudah tak terlihat lagi di sana.


Queen memperhatikan sekitar ruangan namun tak kunjung melihat keberadaan Kevin. "Sepertinya dia sudah keluar dari dalam kamar ini." Gumamnya. Queen pun memilih turun dari ranjang. Ia berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya lebih dulu sebelum mencari Kevin di luar kamar pribadinya.


Ceklek


Suara pintu ruangan kamar pribadinya yang terbuka membuat Kevin menatap ke sumber suara. Queen terlihat keluar dari dalam kamar dengan wajah yang lebih segar dan rambut yang sedikit basah.


"Kau sudah mandi, Sayang?" Tanya Kevin lembut.


Queen tersenyum lalu mendekat pada Kevin. "Kenapa kau meninggalkanku?" Tanyanya.


"Maaf, ada pekerjaan dadakan yang harus aku kerjakan." Jawab Kevin.


Queen mengangguk paham. "Sepertinya aku harus kembali ke perusahaan sekarang juga." Ucap Queen.


"Aku lupa jika masih ada pekerjaan yang belum selesai dan harus dikumpulkan besok pagi." Jawab Queen tersenyum kaku. Karena terlalu bersemangat menyusul Kevin ke perusahaannya membuat dirinya lupa jika masih ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.


"Baiklah. Aku akan mengantarkanmu." Ucap Kevin lalu bangkit dari duduknya.


Queen menggelengkan kepalanya. "Tetaplah di sini dan selesaikan pekerjaanmu. Aku bisa turun ke bawah sendiri." Tolak Queen.


"Tapi..."


"Sudahlah, Sayang. Pekerjaanmu lebih penting saat ini." Ucap Queen lembut.


Kevin menghela nafas panjang. Ia tidak bisa membantah ucapan istrinya itu jika sudah seperti saat ini.


Queen pun berpamitan untuk kembali ke perusahaannya dan tak lupa memberikan ciuman singkat di bibir Kevin. Kevin pun menyambut ciuman Queen dengan melu-mat bibir Queen sejenak.


"Aku pergi dulu." Ucap Queen yang diangguki Kevin sebagai jawaban.


Saat baru saja keluar dari dalam ruangan kerja Kevin, Queen sudah disambut dengan senyuman manis dari dua orang sekretaris Kevin. Queen membalas senyuman mereka dengan senyuman tak kalah manis di bibirnya.


Kedua orang sekretaris Kevin pun nampak tersenyum malu melihat rambut Queen yang masih nampak basah. Queen pun berlalu dari meja kedua sekretaris Kevin dengan wajah bingungnya melihat tatapan aneh kedua sekretaris Kevin itu pada wajahnya.


"Kenapa mereka melihatku seperti itu. Memangnya ada yang salah pada wajahku?" Gumam Queen lalu memegang wajahnya. Setelahnya ia membulatkan kedua matanya saat tangannya tanpa sadar memegang rambutnya yang masih basah.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.