
"Entahlah, Mah. Kevin tidak ada mengatakan apa-apa pada Queen tadi." Jawab Queen.
"Mommy..." Boy mulai merengek meminta Daddynya.
"Tunggu sebentar." Ucap Queen lalu memberikan Boy pada Mama Lita. Queen segera mengeluarkan ponselnya dari tas sandangnya. Setelah membuka aplikasi pesan, Queen dibuat tersenyum membaca pesan masuk dari Kevin yang mengatakan akan menjemputnya dan Boy nanti malam untuk bermain di rumah Zeline.
"Nanti malam kita bertemu Daddy, Boy. Daddy ingin mengajak kita bermain di rumah Kak Zel." Ucap Queen pada Boy.
"Main lumah Tak Jel?" Tanya Boy yang diangguki Queen sebagai jawaban.
Wajah Boy pun berubah senang. Pun dengan Mama Lita yang turut senang melihat kebahagiaan di wajah cucunya.
"Mamah, kalau begitu Queen pamit membawa Boy ke kamar dulu." Ucap Queen yang diangguki Mama Lita sebagai jawaban.
"Mommy... nanti jumpa Tak Zel tantik?" tanya Boy setelah kembali berada dalam gendongan Queen. Balita itu nampak tersenyum senang seperti membayangkan pertemuannya dengan anak Daniel nanti.
"Ya, kita akan bertemu dengan Kak Zel." Jawab Queen lalu mengecup kedua pipi bulat putranya dengan gemas setelah mendengarkan ucapan putranya. Queen terus melangkah menuju kamarnya dan sesekali tertawa mendengar celotehan Boy memuji-muji kecantikan Zel.
"Bagaimana bisa di umurmu yang masih sekecil ini sudah bisa memuji kecantikan orang lain?" Queen tak kuasa menahan senyumannya mendengar ucapan putranya.
"Ehe... jumpa Tak Jel tantik itu." Ucap Boy lagi. Queen pun hanya bisa tersenyum mendengarnya.
Setelah sampai di dalam kamarnya, Queen meletakkan tubuh Boy di atas Sofa. "Kita buka bajunya dulu, ya." Ucap Queen lalu menanggalkan satu persatu pakaian yang melekat di tubuh Boy. Setelahnya ia pun turut menanggalkan pakaiannya.
"Daddy, Mommy." Boy kembali merengek mengingat Daddynya.
"Tenanglah, Boy. Nanti malam kita akan bertemu Daddy." Queen mengusap kepala putranya untuk menenangkannya.
"Daddy main sini?" Tanya Boy yang diangguki Queen sebagai jawaban.
"Main rumah Tak Jel?" Tanya Boy lagi.
"Iya... Daddy menjemput kita untuk bermain di rumah Kak Zel." Jawab Queen.
Senyuman di wajah Boy pun kembali terbit mendengar nama Zeline. Queen pun turut tersenyum melihat senyuman di wajah putranya itu.
"Ayo kita ke kamar mandi." Ajak Queen yang ingin membersihkan tubuhnya sembari membersihkan tubuh Boy.
Boy membalas perkataan Queen dengan tertawa-tawa. Queen yang melihatnya pun dibuat gemas dengan sikap putranya itu.
*
Pukul tujuh malam, mobil Kevin nampak sudah terparkir di depan rumah kedua orang tua Queen. Kevin nampak keluar dari dalam mobilnya dan berjalan masuk ke dalam rumah setelah seorang pelayan membukakan pintu untuknya. Di ambang pintu, Kevin dapat melihat Queen yang saat ini tengah memakaikan jaket ke tubuh Boy.
Kevin pun kembali berjalan masuk ke dalam rumah lalu sejenak menghentikan langkahnya kembali.
Boy dan Queen seketika menatap ke arahnya.
"Daddy!" Pekik Boy dan seketika berlari ke arah Kevin tanpa memperdulikan jika jaket yang melekat di tubuhnya belum terpakai dengan sempurna.
Kevin pun berjongkok sambil merentangkan kedua tangannya menyambut kedatangan Boy. Seolah mengerti maksud Kevin, Boy segera masuk ke dalam dekapan Kevin.
Kevin memeluk erat tubuh putranya sambil memberikan ciuman di kedua pipi bulat putranya.
"Daddy datang sini." Ucap Boy merasa senang.
Kevin tersenyum lalu mengusap gemas kepala putranya.
"Kevin..." suara lembut Queen membuat Kevin mendongak menatap Queen yang sudah berdiri di hadapannya. "Kau sudah datang?" Queen tersenyum manis pada Kevin.
Kevin mengangguk seraya tersenyum pada Queen lalu melerai pelukannya di tubuh Boy.
"Boy, kemarilah, kau belum selesai memakai jaketmu." Tutur Queen lembut.
Boy pun menurut lalu mendekat pada Queen. Queen pun segera memasangkan lengan jaket Boy yang belum terpasang sebelahnya.
"Dimana Mama dan Papa?" Tanya Kevin.
"Mama dan Papa masih ada di belakang. Apa kita mau berangkat sekarang?" Tanya Queen.
"Ya, sebaiknya kita segera berangkat agar tidak pulang terlau malam." Balas Kevin.
"Baiklah, tunggulah sebentar aku akan memanggil Mama dan Papa. Duduklah lebih dulu sambil menunggu aku kembali." Ucap Queen.
Kevin mengangguk mengiyakan lalu mengangkat tubuh Boy untuk dibawa duduk di sofa ruang tamu.
Queen pun melangkah meninggalkan Kevin dan Boy ke ruangan belakang untuk memanggil Mama dan Papanya. Tak berselang lama, Queen telah kembali bersama Mama Lita dan Papa Adam. Kevin pun seketika bangkit dari duduknya menyambut kedatangan Mama Lita dan Papa Adam.
"Kalian ingin berangkat sekarang?" Tanya Papa Adam pada Kevin.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.