
Queen tersenyum mendengar Kevin yang terlihat begitu menyayangi Boy. Dan bukan hanya pada Bou, Kevin juga begitu menyayangi Zeline dan Ziko yang sudah ia anggap sebagai keponakan kandungnya sendiri.
"Sejak dari dalam kandungan Kevin sudah sangat menyayangi Boy, Mah." Cerita Queen pada Mama Lita. Queen pun turut menceritakan bagaimana perhatian Kevin padanya saat mengandung Boy dulu.
Mendengar ucapan Queen membuat Mama Lita melebarkan senyumannya karena firasatnya selama ini benar jika Kevin adalah pria baik yang dapat ia percaya menjaga dan menyayangi putrinya dengan baik.
"Kevin adalah sosok yang sangat penyayang pada anak kecil." Ucap Queen memuji mantan suaminya itu.
Mama Lita menatap Queen dengan tersenyum penuh arti melihat wajah Queen yang mulai merona menceritakan segala kebaikan Kevin. "Queen... kau terlihat begitu bahagia menceritakan segala kebaikan Kevin. Apa saat ini kau sudah menyadari jika kau sudah mencintai Kevin?" Tanya Mama Lita dengan tersenyum.
Queen tersenyum lalu menundukkan pandangannya merasa malu karena telah berekspresi berlebihan menceritakan tentang Kevin pada Mama Lita.
"Tidak perlu dijawab karena Mama sudah mengetahui jawabannya." Ucap Mama Lita.
"Mamah... Queen harap Mama dapat merestui hubungan Queen dan Kevin." Ucap Queen dengan wajah serius.
Mama Lita menghela nafas sesaat. "Mama sangat senang jika kau kembali lagi pada Kevin. Namun kau tahu jelas bukan jika Papamu sangat keras dan sangat sulit untuk diberikan pengertian jika Kevin tidaklah seperti apa yang dia pikirkan." Ucap Mama Lita dengan lesu.
"Mama tenang saja. Queen sudah mengumpulkan banyak bukti jika selama ini Kevin tidak-lah sama seperti apa yang Papa pikirkan." Ucap Queen meyakinkan Mama Lita.
"Bukti seperti apa yang kau maksud, Nak?" Tanya Mama Lita bingung.
Queen hendak menjawab pertanyaan Mama Lita namun ucapannya terhenti saat melihat Papa Adam sedang menuruni tangga dan menatap kepadanya.
"Secepatnya Queen akan menunjukkan buktinya pada Mama dan Papa." Ucap Queen sambil mengarahkan pandangannya sekilas pada Papa Adam. Mengerti arti kode yang diberikan Queen membuat Mama Lita tak lagi bertanya dan memilih mengiyakan ucapan Queen.
"Kau sudah pulang?" Tanya Papa Adam setelah sampai di lantai bawah.
Queen memganggukkan kepalanya. "Queen baru saja pulang, Pah." Jawab Queen.
Papa Adam mengangguk paham. Queen pun menatap pada Boy yang kini tengah menatap padanya. "Boy, anak Mommy, ayo kita ke kamar." Ajak Queen.
Queen tersenyum melihat ekspresi putranya. Pandangannya beralih pada Papa Adam dan Mama Lita. "Kalau begitu Queen pamit naik ke kamar dulu, Mah, Pah." Ucap Queen.
Papa Adam dan Mama Lita mengangguk sebagai jawaban. Queen pun meminta Boy juga berpamitan pada Mama Lita dan Papa Adam dan setelahnya naik menuju kamarnya sambil menggendong Boy.
"Apa yang Queen katakan kepada Mama?" Tanya Papa Adam yang samar-samar mendengar ucapan Mama Lita dan Queen.
"Queen hanya bertanya apa tadi Boy bertemu dengan Kevin dan teman-temannya, Pah." Jawab Mama Lita seadanya.
"Dari mana dia tahu?" Tanya Papa Adam cepat.
"Tentu saja dari Boy karena Boy menceritakan jika tadi dia bertemu dengan Daddy dan teman-teman Daddynya." Jawab Mama Lita.
Papa Adam terdiam dengan wajah datarnya. Melihat ekspresi Papa Adam membuat Mama Lita kembali angkat bicara. "Jangan terlau keras pada Queen, Pah... ingatlah jika dia adalah anak kita satu-satunya. Jangan sampai karena sikap keras Papa membuat kita kembali kehilangan Queen. Mama benar-benar tidak sanggup jika Queen kembali pergi dari hidup kita, Pah..." ucap Mama Lita memohon pada Papa Adam.
"Jangan berbicara seperti itu, Mah... Papa juga tidak akan sanggup jika Queen kembali pergi karena kesalahan Papa." Jawab Papa Adam.
Mama Lita seketika melebarkan semyumamnya mendengarkan ucapan Papa Adam. Entah mengapa saat ini melihat ada sesuatu yang baik dari dalam diri Papa Adam untuk kelanjutan hubungan Queen dan mantan menantunya.
"Mama tahu Papa hanya ingin yang terbaik untuk Queen. Tapi terkadang apa yang kita anggap baik belum tentu dianggap baik untuk Queen. Queen sudah dewasa dan dia pasti sudah mengerti jalan mana yang terbaik untuk dirinya dan juga anaknya." Tutur Mama Lita.
Papa Adam mengangguk membenarkan ucapan Mama Lita. "Papa tahu itu. Tapi bagaimana pun juga Papa tidak bisa semudah itu membiarkan anak kita kembali masuk ke dalam kesalahan yang sama. Papa ingin memastikan lebih dulu jika apa yang menjadi pilihan Queen benar-benar yang terbaik untuknya." Jawab Papa Adam.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.