
"Bagaimana keadaan Boy saat ini, Kev?" Tanya Mama Lita cepat.
"Boy mengalami sakit perut karena pencernaannya terganggu akibat memakan es krim terlalu banyak, Ma." Jawab Kevin.
"Apa? Memakan es krim terlalu banyak?" Tanya Mama Lita dengan wajah terkejut.
Kevin menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
"Tapi bagaimana bisa? Mama bahkan tidak melihat Boy memakan es krim hari ini?" Tanya Mama Lita lagi.
Baru saja Kevin hendak menjawab pertanyaan Mama Lita, niatnya terhenti saat melihat Daniel memasuki rumah sakit sambil menggendong Zeline yang tengah menangis kesakitan.
"Hua... Papa..." raung Zeline di dalam gendongan Daniel.
Mama Lita dan Papa Adam pun sontak menatap pada Zeline yang tengah menangis dengan wajah bingung.
"Daniel?" Ucap Papa Adam.
Daniel dan Naina menghentikan langkahnya.
"Om Adam? Kevin?" Daniel turut terkejut melihat Papa Adam dan Kevin di tempat yang sama dengannya saat ini.
Kevin mendekat pada Daniel. "Ada apa dengan Zel? Kenapa dia menangis?" Tanya Kevin.
"Zeline menangis karena merasakan sakit pada perutnya." Jawab Daniel cepat. "Dan kau, sedang apa kau di sini?" Tanya Daniel.
"Apa? Zel sakit perut?" Ulang Kevin.
Daniel mengangguk sebagai jawaban.
"Aku ada di sini karena Boy juga merasakan sakit pada perutnya." Jawab Kevin kemudian.
"Apa?" Kali ini Daniel dan Naina yang terkejut mendengarnya. "Boy juga sakit perut?" Tanya Daniel.
Kevin mengangguk. "Bot sakit perut karena memakan es krim saat di acara pernikahanku dan Queen kemarin."
"Makan es krim?" Ulang Daniel lalu menatap pada putrinya.
"Papah ayo... perut Zel sakit ini!" Zeline mulai menjerit dalam gendongan Daniel.
Daniel mengurungkan niatnya untuk bertanya dengan Zeline melihat putrinya yang semakin kesakitan.
"Daniel, ayo." Ajak Naina sambil menatap seorang dokter yang sudah menunggu kedatangan mereka.
Daniel mengangguk lalu berjalan mengikuti dokter menuju ruangan pemeriksaan. Untung saja sebelum datang ke rumah sakit Daniel sudah meminta pada Dara untuk mempercepat administrasi Zeline hingga ia tidak perlu lagi mendaftarkan Zeline ke pihak administrasi.
"Apa jangan-jangan Zeline sakit perut karena makan es krim juga?" Ucap Mama Lita setelah Daniel dan Naina masuk ke dalam ruangan pemeriksaan.
"Sepertinya begitu, Ma." Jawab Kevin lalu menghela nafas panjang.
Papa Adam dan Mama Lita turut menghela nafas panjang mendengarnya. Tak lupa mereka menggelengkan kepalanya masing-masing melihat tingkah para bocil yang akhirnya membuat mereka masuk ke dalam rumah sakit.
Di dalam ruangan pemeriksaan, Daniel menatap intens pada putrinya yang nampak ketakutan saat ia menanyakan apa yang dimakan Zeline hingga membuatnya sakit perut seperti saat ini.
Walau sudah cukup mengetahui jawabannya dari ucapan Kevin beberapa menit yang lalu, Daniel tetap ingin mendengar jawaban langsung dari putri kecilnya itu.
"Jawab Papa, Zeline... apa Zel memakan es krim yang banyak saat acara pernikahan Om Kevin kemarin?" Tanya Daniel lembut.
"Hua... iya Papah." Jawab Zeline semakin menangis dengan kencang.
Daniel dan Naina menghela nafas panjang. Sedangkan dokter yang menangani Zeline nampak menahan senyum melihat Zeline yang tengah ketakutan saat ini.
"Jadi bagaimana, Dok?" Tanya Daniel setelah Dokter melakukan pemeriksaan pada tubuh putrinya.
"Untuk saat ini lebih baik Zel dirawat lebih dulu untuk mendapatkan perawatan intensif." Saran Dokter.
Daniel memandang pada Naina yang tengah berkaca-kaca. "Bagaimana, Sayang?" Tanya Daniel.
"Aku setuju. Aku takut sakit perut Zel semakin parah jika tidak dirawat." Ucap Naina. Ia cukup merasa trauma dengan kondisi Zeline yang rentan dengan penyakit beberapa bulan belakangan ini.
Daniel mengangguk lalu meminta Dokter melakukan perawatan pada putrinya. Setelahnya ia keluar dari dalam ruangan untuk mengurus administrasi ruangan perawatan Zeline.
Di bagian administrasi, Daniel kembali berjumpa dengan Kevin yang juga tengah mengurus administrasi ruangan perawatan Boy. Kedua pria itu saling pandang dengan tatapan mata lalu menghela nafas secara bersamaan seolah mengerti keadaan mereka yang bernasib sama saat ini.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, gift dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Queenara update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.